Info Terkini

10/recent/ticker-posts

6 Film tentang Munir Diputar Serentak di 23 Kota di Indonesia

Empat sutradara yang terdiri atas Steve Pillar (kedua kiri), Ratrikala Brhe (ketiga kiri), Riri Riza (ketiga kanan) dan Hariwi (kedua kanan) saat hadir dalam jumpa pers pemutaran film tentang Munir Said Thalib didampingi oleh aktivis HAM, Koordinator KontraS Haris Azhar, Suciwati, dan juga Usman Hamid.(Foto-foto: Dedy Istanto)

Para pengunjung menyaksikan tayangan karya film dari sutradara Hariwi yang diberi judul "Cerita tentang Cak Munir" yang digelar di Kinosaurus, Kemang, Jakarta Selatan.

Suciwati (kiri) istri almarhum Munir Said Thalib, didampingi sutradara Riri Riza (kanan), memberi sambutan tentang enam film dari enam sutradara yang bercerita tentang kisah hidup aktivis hak asasi manusi (HAM) Munir yang diberi tajuk "Merawat Ingatan" yang digelar di Kinosaurus, Jalan Kemang Raya, No 8B, Jakarta Selatan, Rabu (7/9). Pemutaran film yang diberi tema "Malam Menyimak Munir: Pekan Merawat Ingatan" mengenang 12 tahun wafatnya Munir juga serentak diputar di 23 kota di Indonesia. (Foto-foto: Dedy Istanto)

Koordinator KontraS, Haris Azhar memberi keterangan dan juga pendapat terkait dengan penyelenggaraan pemutaran film tentang Munir Said Thalib dalam rangka mengenang 12 tahun wafatnya yang digelar di Kinosaurus, Kemang, Jakarta Selatan.
BeritaSimalungun.com, Jakarta-Enam film tentang kisah aktivis hak asasi manusia (HAM), Munir Said Thalib, diputar dalam bingkai “Merawat Ingatan” yang digelar di Kinosaurus Jalan Kemang Raya No 8B, Jakarta Selatan, pada hari Rabu (7/9/2016).

“Saya berharap ada sineas muda, perempuan, yang mau membuat karya film tentang suami saya (Munir), karena dari keenam sutradara yang ada saat ini, semuanya laki-laki,” kata Suciwati, istri almarhum Munir dalam acara jumpa pers.

Suciwati berterima kasih kepada sutradara Riri Riza, Ratrikala Brhe, Lexy Rambadeta, Steve Pilar, Dhandy Dwi Laksono, dan Hariwi, yang telah merekam jejak perjalanan hidup Munir dengan apik dan kuat.

“Enam sutradara telah merekam dan mendokumentasikan Munir agar tidak menguap di udara, 23 kota menghimpun semangat luar biasa untuk melawan lupa,” ujar Suciwati.

Kegiatan pemutaran film mengenang 12 tahun wafatnya Munir bertajuk “Malam Menyimak Munir: Pekan Merawat Ingatan” juga diputar secara serentak di 23 kota di Indonesia mulai dari tanggal 4 – 11 September 2016 yang diselenggarakan atas kerja sama Omah Munir, LBH Jakarta, KontraS, Imparsial, Setara Institute, Gema Demokrasi, dan beberapa lembaga lain.

Hadir di hari pertama pemutaran, Koordinator KontraS, Haris Azhar, Usman Hamid, Riri Riza, Ratrikala Brhe, Steve Pillar, dan Hariwi. (*)


Sumber: SATUHARAPAN.COM

Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments