Home » , , , , » Gubsu Tengku Erry Nuradi Buka Festival Danau Toba

Gubsu Tengku Erry Nuradi Buka Festival Danau Toba

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 13 September 2016 | 07:34

MEMBUKA: Gubsu Ir Tengku Erry Nuradi didampingi para kepala daerah antara lain Bupati Taput Drs Nikson Nababan, Bupati Tobasa Darwin Siagian, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dan Bupati Karo Terkelin Brahmana, saat membuka Festival Danau Toba 2016 di Muara, Jumat (9/9/2016).

*Bupati Taput: Bandara Silangit Dukung Muara Jadi Gerbang Destinasi Danau Toba
BeritaSimalungun.com, Taput-Gubsu Tengku Erry Nuradi meresmikan Festival Danau Toba (FDT ) 2016, Jumat (9/9) di pantai Muara, Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara ditandai dengan menabuh gendang.

Puluhan ribu warga dari berbagai daerah termasuk kabupaten tetangga hadir menyaksikan acara tersebut. 

Kedatangan Gubsu dan rombongan antara lain Wakapolda Brigjend Pol Adi Prawoto, anggota DPR Sukur Nababan, Danrem 023/KS Kolonel Rechard Tampubolon, staf ahli Menteri Pariwisata Hary Guntoro disambut tokoh masyarakat dengan tortor. Tengku Erry Nuradi diberikan seperangkat pakaian adat Batak.

Sejumlah kepala daerah juga hadir antara lain Bupati Taput Drs Nikson Nababan, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Pl Bupati Tapteng Bukit Tambunan, Wakil Bupati Dairi Irwansyah serta Fasi anggota DPRD Sumut FL Fernando Simanjuntak SH MH dan Sarma Hutajulu.

Bupati Taput Drs Nikson Nababan dalam sambutannya menyampaikan Pemerintah Kabupaten Taput telah berupaya maksimal untuk meningkatkan sarana dan prasarana mendukung Festival Danau Toba (FDT) 2016 agar dapat dinikmati masyarakat pengunjung.

Dijelaskan, Muara akan ditata baik sebagai destinasi wisata di Kabupaten Tapanuli Utara karena memiliki spesifikasi tersendiri yang menjadi keunggulannya dari daerah wisata di kabupaten lainnya sekitar kawasan Danau Toba.

Sekaitan dengan itu diminta kepada Kementerian Pariwisata dan Pemprov Sumut agar membantu menjadikan Muara sebagai pintu gerbang destinasi wisata Danau Toba. "Bandara Silangit telah beroperasi dengan adanya penerbangan ke Jakarta dan Medan. Bahkan akan dikembangkan dengan penerbangan ke kota lainnya. Maka dengan dukungan bandara tersebut, Muara dapat menjadi gerbang wisata Danau Toba," sebutnya.

Nikson Nababan mengajak seluruh kepala daerah kabupaten kawasan Danau Toba bersinergi mengembangkan pariwisata Danau Toba bertaraf internasional.

Sebelumnya, Ketua Panitia Elisa Marbun yang merupakan Kadis Pariwisata Sumut melaporkan pelaksanaan Festival Danau Toba 2016 merupakan program kerja Dinas Pariwisata Sumatera Utara melestarikan seni budaya tradisional kawasan Danau Toba dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata nusantara dan mancanegara.

Dalam pelaksanaan FDT tahun ini digelar berbagai kegiatan atraksi seni budaya dan olahraga bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata, Pemprov Sumut dan Pemkab Taput dengan pembiayaan APBN, APBD Sumut dan APBD Taput.

Sementara, Gubsu Ir Tengku Erry Nuradi mengatakan Pemerintah Provsu mendukung kabupaten/kota melaksanakan event pariwisata Danau Toba dengan memberikan bantuan dana.

Disampaikan, Danau Toba telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas Indonesia. Sebelumnya juga sudah ditetapkan menjadi kawasan strategis nasional (KSN) dan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN).

"Artinya Danau Toba merupakan salah satu kawasan atau destinasi penting di Indonesia yang sudah seharusnya menjadi tujuan utama, tidak hanya bagi wisatawan nusantara dan mancanegara, melainkan menjadi tujuan investor atau pemilik modal untuk berinvestasi.

Diminta kepada pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba untuk serius membangun sektor pariwisata sebagai andalan dalam memajukan perekonomian masyarakat di samping pertanian dan perkebunan.

Turut memberikan sambutan anggota DPR Sukur Nababan dan staf ahli Menteri Pariwisata Hary Guntoro.

Semarak

Pada kesempatan itu, Bupati Taput Drs Nikson Nababan didampingi istri Satika br Simamora mendapat piagam penghargaan dari Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI) atas kepeduliannya mengembangkan budaya daerah.

Pembukaan FDT 2016 berlangsung meriah dengan pertunjukan kembang api dan atraksi paralayang serta penampilan tari empat puso yang dibawakan pelajar SMA dari Taput.

Sebanyak 10 ribu pelajar SMP dan SMA dari Muara, Siborongborong dan Pagaran terlibat dalam penyambutan iring-iringan pejabat mulai dari Bandara Silangit hingga Muara yang berjarak 26 km.

Mereka berbaris di sepanjang jalan sambi manortor membuat semaraknya penyambutan para tamu dan pengunjung.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Taput Drs Jamel Panjaitan mengatakan, dilibatkannya para pelajar tersebut dengan manortor sebagai bentuk pelatihan membentuk mental. "Tortor merupakan salah satu budaya orang Batak sehingga perlu ditanamkan kepada generasi muda agar dapat lestari," ucapnya.(SIB)
Share this article :

Post a Comment