. Lakalantas di Jalan Lintas Purba-Saribudolok, PW Hetty Moy Sipayung Meninggal Dunia | BeritaSimalungun
Home » , » Lakalantas di Jalan Lintas Purba-Saribudolok, PW Hetty Moy Sipayung Meninggal Dunia

Lakalantas di Jalan Lintas Purba-Saribudolok, PW Hetty Moy Sipayung Meninggal Dunia

Written By Beritasimalungun on Saturday, 24 September 2016 | 13:49

Suasana Rumah Duka Alm (PW) Hetty Moy Sipayung di Galang. Foto Oleh Horasmida Sinurat.

BeritaSimalungun.com, Purba-Dua Fulltimer Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) yakni Penginjil Wanita (PW) Hetty Moy Sipayung (26) berboncengan dengan Pdt Kurnia CD Girsang STh (30) mengalami kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), di Kecamatan Purba, Jumat (23/9) sekitar pukul 14.00 WIB. PW Hetty Moy Sipayung meninggal setelah dirawat beberapa jam di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar.
(Alm PW Hetty Moy Sipayung). Segenap Jemaat GKPS Se Resort Jambi Mengucapkan Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Penginjil Wanita GKPS Resort Purba PW Amoy Sipayung. "Selamat Jalan Kerumah Bapa Di Sorga. Semoga Keluarga Yang Ditinggal Tabah dan Podas Tarapoh,".)

Lakalantas itu terjadi di Jalan Lintas Provinsi Siantar-Saribudolok, Km 48-49 persisnya di Dusun Bayu Tongah, Nagori Purba Tongah, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Jumat (23/9) sekira pukul 14.00 Wib.

Informasi dihimpun, kejadian itu bermula ketika sepedamotor Honda Supra 125 dikendarai PW Hetty Moy Sipayung (26) berboncengan dengan Pdt Kurnia CD Girsang STh (30) melintas dari Tigarunggu menuju arah Saribudolok. Bersamaan dari arah yang sama juga melaju sepedamotor Yamaha RX King BK 4378 TJ dikendarai Tommi Sipakkar (22) warga Sukadame, Kecamatan Pamatang Silimahuta, berboncengan dengan rekannya Tambunan Sinabariba (20).
Pdt Cintya Kurnia Darmi Girsang STh (Pendeta GKPS Resort Purba) yang patah tangan kanan akibat korban lakalantas di Hutabayu Purba Tongah, Kecamatan Purba  cepat sembuh dan dapat kembali melayani Jemaat Resort Purba. Pdt Cintya Kurnia Darmi Girsang STh dirawat jalan. Foto Darwis Girsang

Tiba di Bayu Tongah, tepatnya di depan Rumah Dinas Pendeta GKPS Resort Purba, pengendara sepedamotor Honda Supra 125, Hetty Moy Sipayung hendak berbelok ke kanan menuju rumah tersebut.

Namun dari belakang, diduga akibat terlalu kencang, pengendara Yamaha RX King Tommi Sipakkar tak mampu mengendalikan kendaraannya. Seketika itu, tabrakan pun tak terelakkan. Penumpang kedua sepedamotor itu pun terpental hingga beberapa meter.

Melihat itu, masyarakat mencoba untuk memberikan pertolongan kepada korban dengan membawa langsung menuju Puskesmas Tigarunggu. Namun akibat mengalami luka parah, PW Hetti Moy Sipayung beserta Pdt Kurnia CD Girsang STh terpaksa langsung dirujuk menuju rumah sakit di Kota Siantar. 

Sementara, pengendara sepedamotor RX King beserta dengan boncengannya sementara waktu dirawat di Puskesmas Tigarunggu.

Kaposlantas Saribudolok E Sibarani didampingi Brigadir P Sipayung membenarkan kejadian. Insiden tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Ya, saat ini kita telah melakukan penyelidikan. Dua orang korban mengalami luka parah telah dirujuk menuju Siantar. Barang bukti berupa dua unit sepedamotor sudah kita amankan di Polsek Tigarunggu,” tandasnya.

Sementara salah seorang korban PW Hetty Moy Sipayung akhirnya meninggal dunia akibat menderita luka parah di bagian kepala.

“Menderita luka berat pada kepala bagian belakang, korban PW Hetty Moy Sipayung tak tertolong hingga menghembuskan nafas terakhir setelah sempat mendapatkan pertolongan di RS Vita Insani,” jelas Kaposlantas Saribudolok, E Sibarani.

Terpisah, Ephorus GKPS Pdt Martin Rumanja Purba menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya PW Hetty Moy Sipayung pada kecelakaan di Tiga Runggu. “Almarhum meninggal di rumah sakit. Sementara Pendeta Kurnia masih dalam perawatan. Jenazah PW Hetty dibawa ke Galang, kediaman orangtuanya,” kata Pdt Rumanja Purba. (Berbagai Sumber/Lee)
Petugas kepolisian tengah mengamankan barang bukti berupa 2 unit sepeda motor insiden Lakalantas di Bayu Tongah, Nagori Purba Tongah, Kecamatan Purba, Jumat (23/9/2016). Yoga Girsang
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.