. Gaya Jokowi Cukur Rambut di Bogor Ditemani Lagu Slank | BeritaSimalungun
Home » , » Gaya Jokowi Cukur Rambut di Bogor Ditemani Lagu Slank

Gaya Jokowi Cukur Rambut di Bogor Ditemani Lagu Slank

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 17 January 2017 | 18:03





BeritaSimalungun.com, Bogor-Bagas Gumilang (22) sampai hari ini masih tidak percaya. Sabtu lalu, Presiden Joko Widodo mampir ke tempat usahanya, Barber Shop Hungky Dory.

Sekilas, tempat pangkas rambut ini tak berbeda dengan usaha pangkas rambut bergaya anak muda. Musik khas kaum muda terdengar dari dalam tempat pangkas rambut.

Bagas menuturkan, Sabtu 14 Januari 2017, dia dan beberapa pegawainya yang tengah bersantai dikejutkan oleh kedatangan 3-4 Paspamres.

"Mereka tanya apa sudah buka, saya jawab sudah," tutur Bagas saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (16/1/2017).

"Bapak mau cukur," ucap Bagas menirukan suara salah seorang Paspampres.

Putra dari Wakil Asisten Logistik KSAD Brigjen Widagdo ini seketika terkesiap. Dia hampir tidak percaya siapa tamu yang akan berkunjung ke tempat usahanya yang terletai di Jalan Salak, Kota Bogor ini.

"Bapak siapa? tanya saya. Paspampres bilang Bapak Presiden," Bagas menuturkan.

Setelah memastikan tamu spesial yang datang Sabtu siang itu adalah Presiden Jokowi, Bagas lalu mengumpulkan karyawan. Dia memberikan pengarahan kepada pegawainya yang saat itu bersiap menyambut Presiden Jokowi.

"Saya minta profesionalisme dijaga karena ini tamu spesial mereka, jangan kaku dan biasa saja," tutur Bagas.

Setelah memberikan pengarahan, 10 Paspampres kemudian kembali mendatangi tempat cukurnya. Beberapa menit kemudian, Jokowi tiba di tempat cukur ditemani putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

"Speachless banget, engga nyangka," kata Bagas. Layaknya barber shop muda-mudi, suara musik pastinya diputarkan. Lalu, apa musik pilihan Jokowi?

"Bapak maunya diputarkan lagu Slank, yang mana saja. Saya putarkan yang 'Terlalu Manis'," ujar dia.

Menurut Bagas, Jokowi tidak meminta potongan rambut khusus di tempat pangkas rambut ala british vintage ini. "Beliau minta dirapikan saja," Bagas menuturkan.

Menurut Bagas, tidak ada tarif khusus yang dipatok tempatnya kepada Presiden Joko Widodo. "Tarifnya sama, Rp 60 ribu cukur dan pijat," ucap Bagas.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan ayahnya cukur rambut di barber shop kawula muda Hungky Dory. Layaknya pemuda, Jokowi terlihat menikmati barber shop berkonsep British Vintage tersebut.

Dari video blog (vlog), Kaesang mengungkapkan bahwa Jokowi bercukur di tempat tersebut, Sabtu 14 Januari 2017, atas rekomendasi dirinya.

"Nanti kalau bapak bagus, aku ke sini sendiri. Biar yang percobaan bapak saja," canda Kaesang sambil tertawa. "Ooo... nakal," timpal Jokowi.

Dalam Vlog yang diunggahnya dan berdurasi 3 menit 38 detik tersebut, tidak sedikit canda yang dilontarkan Kaesang kepada sang ayah.

"Kalau bapak-bapak rambutnya jelek kan biasa, kalau anak muda jangan sampai," seloroh Kaesang.

Canda lainnya ketika Kaesang meminta pemangkas rambut untuk memberikan pomade ke rambut Jokowi.

"Jangan kebanyakan loh, mas. Ini rambut orangtua," kata Kaesang. "Pomade itu diapain?" tanya Jokowi ke pemangkas rambut.

"Dikasih gel gitu," jawab pemangkas rambut. "Ya cuma biar tambah rapi saja," timpal Kaesang.

Sang pemilik barber shop, Bagas Gumilang saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin 16 Januari 2017, mengaku terkejut dan tidak menyangka kedatangan 'tamu spesial'.

"Speachless banget , engga nyangka," kata Bagas. Sambil bercukur, terdengar lantunan musik dari kelompok rock Slank. "Bapak maunya diputarkan lagu Slank, yang mana saja. Saya putarkan yang Terlalu Manis ," ujar dia.

Keesokan harinya, setelah Jokowi bercukur di tempatnya, Kaesang mampir. "Besoknya Mas Kaesang cukur di sini," kata Bagas. (*)

Sumber: Liputan6.com




Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.