. Hasil Pertanian Melimpah, Tapi Jalannya Tetap Buruk “Oh Nagori Dolok Mariah” | BeritaSimalungun
Home » , , , » Hasil Pertanian Melimpah, Tapi Jalannya Tetap Buruk “Oh Nagori Dolok Mariah”

Hasil Pertanian Melimpah, Tapi Jalannya Tetap Buruk “Oh Nagori Dolok Mariah”

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 31 January 2017 | 12:44

Jalan utama menuju Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun dengan kondisi memperihatinkan. Butuh perhatian khusus Pemkab Simalungun, supaya petani lebih mudah mengangkut hasil taninya, Kamis (26/1/2017). Foto Yoga Girsang

BeritaSimalungun.com, Dolok Silau-Siapa bilang Kabupaten Simalungun miskin hasil pertanian. Siapa bilang Kabupaten Simalungun miskin Sumber Daya Alam (SDA). Siapa bilang Simalungun tidak terkenal. Siapa bilang Simalungun bukan di Sumatera Utara. Tentunya siapa bilang Bupati Simalungun JR Saragih lupa bangun jalan di Simalungun.

Hahahahah.......Memang selama ini pembangunan infrastruktur di Simalungun menjadi persoalan mendasar dari tahun ke tahun di Simalungun. Tidak peduli siapa bupatinya, namun jalannya tetap buruk. Karena jalan buruk menjadi “jualan’ politik saat Pilkada.

Memang masyarakat di Simalungun sungguh teruji kesabarannya. Karena saat pemilihan Pilkada selalu mendapatkan uang politik. Jadi tak masalah janji politik kandidat direalisasikan atau tidak, yang penting saat Pilkada ada dapat siraman uang pencoblosan. Urusan khalayak banyak belakangan, seperti infrastruktur misalnya.

Belum lama ini Yoga Girsang wartawan Metrosiantar menelusuri Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. Nagori Dolok Mariah merupakan salah satu daerah terisolir di Kabupaten Simalungun. Sepantasnya, daerah yang kaya akan potensi perkebunan ini, mendapatkan perhatian khusus oleh Pemkab Simalungun, khususnya program pembangunan infrastruktur.

Nagori Dolok Mariah adalah daerah bekas wilayah pusat Kerajaan Dolok Silau, di masa lampau. Terdiri dari 5 dusun yakni Dusun Dolok Mariah Atas, Dolok Mariah Bawah, Bandar Lingga, Partibi Sinombah dan Dusun Saran Laklak. Luas wilayah lebih kurang 3.000 hektar, dengan jumlah penduduk 133 Kepala Keluarga (KK).

Akan tetapi, akibat minimnya pembangunan infrastruktur, daerah Nagori Dolok Mariah, hanya memiliki 1 jalan pintu utama, yaitu dari wilayah kabupaten tetangga, tepatnya Desa Gunung Sinombah, Kabupaten Deli Serdang. Dengan jarak 4 Km dari Jalan provinsi Saribudolok-Kualanamu, jalan menuju Nagori Dolok Mariah ini bisa dikatakan jauh dari yang diharapkan.

Sementara, hasil bumi pertanian masyarakat di Nagori Dolok Mariah seperti sawit, karet, kakao, durian, kincung, padi dan lainnya, hasilnya cukup memuaskan. Hanya saja, akibat kondisi jalan menuju daerah itu rusak parah, hanya bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda 4 double gardan (4×4). Akibatnya, biaya operasional pun sangat mahal.

Pangulu Nagori Dolok Mariah Marlianton Purba mengatakan, Nagori Dolok Mariah yang kaya dan memiliki potensi besar sebagai daerah perkebunan ini, butuh jamahan khusus Pemkab Simalungun. Terutama pembangunan infrastruktur jalan menuju nagori itu.

“Bisa dikatakan daerah kami ini adalah daerah terisolir. Kebutuhan utama kami itu adalah perbaikan akses jalan. Keluar dan masuk, jalan hanya satu, yaitu dari Kabupaten Deli Serdang,” kata Marlianton Purba memaparkan kepada Yoga Girsang wartawan Metrosiantar di Nagori Dolok Mariah, Kamis (26/1/2017) lalu.

Marlianton berharap, dengan adanya program ketahanan pangan yang diselenggarakan oleh TNI bekerjasama dengan Pemkab Simalungun, penanaman padi gogo di nagori itu, diharapkan menjadi pendongkrak pembangunan infrastruktur jalan menuju Nagori Dolok Mariah.

“Ya, besar harapan kita dengan adanya program pemerintah seperti padi gogo ini, pembangunan infrastruktur jalan akan digalakkan Pemkab Simalungun, khsususnya jalan menuju Nagori Dolok Mariah ini," katanya. (BS)





Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.