}); Rosentina Purba Tewas Tenggak Racun Gromoxon | BeritaSimalungun
Home » , » Rosentina Purba Tewas Tenggak Racun Gromoxon

Rosentina Purba Tewas Tenggak Racun Gromoxon

Written By Beritasimalungun on Friday, 10 March 2017 | 11:02

Jenazah korban Rosentina Dameria Boru Purba usai diotopsi di Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih.
BeritaSimalungun.com, Raya-Rosentina Dameria Boru Purba (46), Warga Dusun Lokkung, Nagori Lokkung Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri dengan menenggak racun gromoxon. Diduga kuat motif bunuh diri Rosentina akibat persoalan ekonomi keluarga.

Sebelum meninggal dunia, Rosentina Dameria Boru Purba sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tuan Rondahaim di Pematangraya. Namun akhirnya nyawa Rosentina Dameria Boru Purba tak tertolong lagi.

Kronologis kejadian itu saat korban pertama kali ditemukan suaminya di sebuah gubuk tak jauh dari rumahnya Minggu (5/3/2017). Saat itu kondisi korban mengenaskan. Ia menggelepar dengan mulut berbuih. Disampingnya didapati botol racun rumput merek Gramoxon.

Karena merintih kesakitan, korban Rosentina Dameria Boru Purba pun langsung dibawa pulang ke rumah. Akan tetapi, Rosentina tetap saja merintih kesakitan dan perutnya terasa panas. Selanjutnya Minggu (5/3/2017) sekitar pukul 12.10 WIB, Rosentina dilarikan ke RSUD Tuan Rondahaim.

Karena kondisinya semakin kritis, Rosentina sempat dipindahkan ke kamar ICU. Sayangnya, nyawa Rosentina tetap tak tertolong hingga meningggal dalam perawatan medis pada Minggu (5/3/2017) sekitar pukul 17.55 WIB. Jenazah korban pun kemudian dibawa ke rumah duka.

Walau sempat disemayamkan, keluarga korban menaruh curiga dengan kematian Rosentina, lantaran pada bagian leher sebelah kiri membiru serta ada luka memar di bagian rusuk sebelah kiri.

Karena kematian Rosentina yang dianggap tidak wajar, pihak keluarga pun melaporkan ke Polsek Raya, sehingga petugas langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Usai melakukan olah TKP, jasad Rosentina dibawa ke Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih dan tiba di Siantar pada Senin (6/3/2017) sekitar pukul 22.30 WIB.

“Kami curiga karena lehernya membiru dan rusuk memar. Makanya kami laporkan ke Polsek. Kami nggak tau apa masalah kakak kami sampai minum racun. Baik-baik saja kami lihat rumah tangganya,” terang Jan Edi Purba, keluarga korban.

Maknur Manurung, petugas kamar forensik RSUD Djasamen Saragih ditemuai  Selasa (7/3/2017) menuturkan, hasil pemeriksaan didapati luka pada bagian rusuk sebelah kiri.

Pun begitu, luka memar di bagian rusuk sebelah kiri Rosentina itu tidak ada kaitannya dengan benda tumpul, melainkan karena racun yang sudah menyebar di tubuh korban.

“Ada luka memar di rusuk dan bukan penyebab kematian. Tapi karena racun yang telah menyebar. Kita saja masih memeriksa lebih jauh racun yang menyebar ke tubuh korban,” jelasnya. Selasa (7/3/2017).


Kapolsek Raya AKP Liston Siregar dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya saat ini tengah memeriksa sejumlah saksi untuk menyelidiki kejadian tersebut. Bahkan pihak keluarga kata dia masih menunggu hasil otopsi. (BS-1)
Share this article :

Post a Comment