}); Dinkes Simalungun Bantu Perobatan Afnida Duma Sari Saragih | BeritaSimalungun
Home » , , , , » Dinkes Simalungun Bantu Perobatan Afnida Duma Sari Saragih

Dinkes Simalungun Bantu Perobatan Afnida Duma Sari Saragih

Written By Beritasimalungun on Thursday, 4 May 2017 | 05:37


BeritaSimalungun.com, Raya-Dinas Kesehatan Simalungun membantu perobatan Afnida Duma Sari Saragih penderita tumor kulis ganas untuk sembuh. Afnida seorang pelajar Kelas 3 SMA Sultan Agung Pematang Siantar menderita penyakit langka di tubuhnya. Kondisinya semakin drop, benjolan tumbuh di lengan, dibagian ketiak dan punggung. Beberapa bulan kemudian, benjolan semakin besar hingga menyebar kebagian leher dan payudara.

Hingga saat ini tangannya tidak berdaya, kaki semakin parah dan badan semakin kurus bahkan benjolan yang tumbuh lebih besar dibanding badannya. Jika sahabat bisa beri solusi, mohon dukungan Doa dana atau perobatan Afnida Duma Sari Saragih. Kini dia masih dirawat di rumah.(Baca: Begini Kondisi Afnida Br Saragih Dirawat di Rumah)

Kepala Puskesmas Panombeian Panei dr Taruli mengungkapkan awalnya Afnida Duma Sari Saragih mengalami kecelakaan saat bermain bola voli di bagian jempol sebelah kiri. Setelah itu di bawa ke bidan desa di dekat rumahnya.

“Setelah diperiksa terdapat benjolan kemudian Afnida dirujuk ke RS. Vita Insani ke spesialis bedah, ternyata menjurus ke tumor dan itu dilakukan Januari 2016,” ucapnya di Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (03/5/2017).

Selanjutnya, pelajar SMU Sultan Agung Kota Pematangsiantar ini dirujuk ke laboratorium Rani di Siantar. Dari sana pun dibawa ke RS  Murni Teguh untuk diamputasi. “Setelah 21 hari pasca diamputasi bagian jempolnya, maka saran dokter untuk melakukan kemoterapi,” katanya.

Diakuinya, penyakit yang diderita siswi kelas 3 SMU ini tak kunjung sembuh. Pasalnya, selepas dua kali di kemoterapi Afnida merasakan benjolan naik ke atas bagian lengan kirinya. Bahkan, setelah enam kali di kemoterapi Afnida merasakan mual dan muntah.

“Sampai sekarang pun kita terus memantau kondisinya, karena mengalami mual dan muntah pasien enggan untuk dibawa lagi ke rumah sakit,” tegasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara tidak berdiam diri. Melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara Sarimauli Siadari SKM mengatakan pihaknya berupaya untuk membuat Afnida sembuh.

“Sesuai arahan Bupati Simalungun DR JR Saragih bahwa kesehatan harus diutamakan dan kita sekuat tenaga untuk membujuk Afnida agar mau dibawa ke rumah sakit kembali,” katanya. (BS-Lee)


Share this article :

Post a Comment