. (Video) Simpatik Untuk Ahok Sempat Macetkan Jalan di Kota Siantar | BeritaSimalungun
Home » , , » (Video) Simpatik Untuk Ahok Sempat Macetkan Jalan di Kota Siantar

(Video) Simpatik Untuk Ahok Sempat Macetkan Jalan di Kota Siantar

Written By Beritasimalungun on Saturday, 13 May 2017 | 09:14

 Massa "Save Ahok" di kota Pematangsiantar / FB. Ronal
BeritaSimalungun.com, Siantar-Belasan ribu warga Kota Pematangsiantar sekitarnya dari berbagai suku dan agama mengelar aksi simpatik dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan penyalaan lilin di Taman Makam Pahlawan Nagur di Kota Pematangsiantar, Jumat (12/5/2017) malam.


Sambil berteriak-teriak "Bebaskan Ahok, NKRI Harga mati". massa juga menyalakan lilin dan mengikat kepala dengan pita Merah Putih. Massa juga  menyanyikan lagu Indonesia Raya, Maju Tak Gentar, Indonesia Tanah Airku, dan lagu lainnya.


"Kami Cinta NKRI dan NKRI harga mati, bebaskan Ahok," ujar massa yang memadati ruas jalan Sangnaualuh dan jalan Sutomo, dua ruas jalan utama yang sempat macet di kota pematangsiantar.

Ini Videonya :












Sumber: Lintas Publik.com


(FB) Jerry Sigumonrong: Kalian tau ngga kenapa aku datang tadi malam. Aku mau tau siapa sebenarnya panitianya ( yang benar benar loh ). Begitu tahu, langsung saja aku ngomong dalam hati"Pantaslah kreeennn". Karena ternyata panitia orang yang sangat kukenal dan bisa dipercaya kecintaan nya untuk NKRI.

Coqlah klien bayangkan. Ada pun orang yang mau cari kesempatan naik panggung untuk kepentingan pribadi dan golongannya, tak diijinkan panitia karena khawatir aksi tadi malam berubah jadi sandiwara politik. Ujungnya sipeniat naik panggung kecewa. Jangan kecewa bang karena abang aja kurang pas momennya curi panggung.


Trimakasih lah panitia, kalian buat Siantar Kota yang benar benar punya aksi tulus. Sehat kalian dan teruslah berbuat baik. Abang yang kecewa mari kukek-kukek di dunianya si maya ini...wakakakakak.


Simpatik Untuk Ahok Sempat Macetkan Jalan di Kota Siantar .IST

Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.