. Amblas, Jalan Akses Menuju Tigaras Lumpuh Total | BeritaSimalungun
Home » , , » Amblas, Jalan Akses Menuju Tigaras Lumpuh Total

Amblas, Jalan Akses Menuju Tigaras Lumpuh Total

Written By Beritasimalungun on Monday, 27 November 2017 | 14:52


Jalan jalur menuju Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun longsor yang menyebabkan jalan amblas. Beberapa rumah warga disekitar lokasi kejdian rusak. Warga sekitar kini resah dan takut terjadinya bencana susulan. Sejumlah rumah warga berada tak jauh dari lokasi longsor. Musibah longsor ini terjadi Minggu (26/11/2017) sekitar Pukul 19.00 WIB. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun rumah warga ada yang rusak akibat terkena material longsor tersebut.Photo2:
Kamson Nicholas Napitu
BeritaSimalungun-Jalan jalur menuju Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun longsor yang menyebabkan jalan amblas. Beberapa rumah warga disekitar lokasi kejdian rusak. Warga sekitar kini resah dan takut terjadinya bencana susulan. Sejumlah rumah warga berada tak jauh dari lokasi longsor. Musibah longsor ini terjadi Minggu (26/11/2017) sekitar Pukul 19.00 WIB. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun rumah warga ada yang rusak akibat terkena material longsor tersebut.

Seorang warganet, Kamson Nicholas Napitu menyematkan sejumlah photo di linimasa media sosial miliknya sejumlah photo becna longsor tersebut, Senin (27/11/2017). 

"Breaking news. Jalan Raya Tigaras Longsor tadi malam sekitar Pukul 19.00 WIB. Longsor terjadi di jalan raya menuju Pelabuhan Tigaras. Seluruh badan jalan amblas sedalam 5 meter dan hanya tersisa kurang dari 1 meter mendekati rumah marga Sidabutar abang beradik di atas jalan. Sementara di atas jalan di bawahnya (jalan melingkar) satu warung milik marha Haloho hancur," tulis Kamson Nicholas Napitu.
Dikatakan, awalnya tanah bergeser sedikit demi sedikit diikuti padamnya PLN, hingga Senin (27/11/2017) pagi tanah terus bergerak pohon kemiri besarpun ikut tumbang.

"Keluargaku marga Napitu yang tingal di bawah jalan jalur kedua terpaksa mengungsi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga pihak terkait segera turun dan jika mungkin Bapak Presiden Joko Widodo berkenan turun ke lokasi. Sementara dari dan atau menuju Tigaras via Tambun Raya," kata Kamson Nicholas Napitu.

Dermaga di Tigaras juga merupakan akses Kapal Ferry menuju Pulau Samosir. Longsor itu diduga akibat tingginya curah hujan. Akibat kejadian bencana alam ini menyebabkan semua aktivitas terhenti disebabkan arus transportasi tidak berjalan alias lumpuh total.

Seorang Anggota DPRD Simalungun John MT Saragih sudah melakukan sidak ke titik bencana, Senin (27/11/2017). Dia berharap agar pihak terkait Pemkab Simalungun segera melakukan penanganan darurat guna menghindari terjadinya bencana susulan.


John MT Saragih meminta Pemkab Simalungun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menanggulangi bencana longsor di Nagori Tiga Ras Kecamatan Dolok Pardamean.

“Pangulu sudah memiliki usulan alternatif, jika lokasi longsor tidak dapat diperbaiki lagi. Ini merupakan dukungan warga yang harus disambut positif oleh pemerintah,” kata John MT Saragih.
 
Dijelaskan John MT, akses Siantar – Tiga Ras sangat vital untuk menunjang perekonomian masyarakat dan mendukung arus wisatawan yang memanfaatkan jalur veri Tiga Ras – Simanindo.

Mengingat musim hujan masih berlangsung, lanjut John MT, warga diminta untuk berhati-hati dan tanggap jika melihat, mendengar dan merasakan adanya tanda-tanda di sekitar lingkungan.

“Tiga Ras memang rawan longsor, warga dan pengunjung harus hati-hati. Kita sarankan yang berada di titik rawan, untuk mengungsi,” katanya.

Sementara Pangulu Nagori Tiga Ras Mika Jaya Sitio mengatakan, pihaknya sudah mendata korban yang terdampak longsor. Lasdon Haloho, merupakan pemilik rumah yang rusak paling parah karena tertimbun longsoran pohon kemiri.

Lusden Silalahi, Darwin Sidabutar, Fernando Silalahi, Laiden Sinambela, dan Hesekiel Turnip, merupakan warga yang tinggal di sekitar longsor.

Sementara satu rumah milik Khairun Maha, anggota Koramil Dolok Pardamean, penghuninya diungsikan karena longsor tepat di depan rumahnya.
Hingga Senin siang, jalan putus sebelum pelabuhan Tigaras menuju Pantai Paris amblas sedalam 1 Meter belum ada penanganan dari pihak terkait. Diharapkan kepada masyarakat yang ingin berpergian menuju arah Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun untuk berhati-hati dan memutar arah mengambil jalur alternatip lain.

Kepala BPBD Simalungun, Mudahalam Purba belum berhasil dimintai komentar dan keterangan nya terkait bencana longsor di Tigaras ini.

Sementara Bupati Simalungun JR Saragih sudah meninjau lokasi longsor Senin sore. "Hujan deras semalam mengakibatkan salah satu jalan lintasan Sipituangin-Tigaras terkena longsor dan akses terputus total. Saya telah meninjau dan berkoordinasi dengan Kepala Dinas BPBD Simalungun untuk ditindaklanjuti. Saya harap masyarakat di daerah rawan longsor untuk tetap berhati-hati," kata JR Saragih usai meninjau lokasi longsor itu.  (BS-Lee)
Jalan jalur menuju Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun longsor yang menyebabkan jalan amblas. Beberapa rumah warga disekitar lokasi kejdian rusak. Warga sekitar kini resah dan takut terjadinya bencana susulan. Sejumlah rumah warga berada tak jauh dari lokasi longsor. Musibah longsor ini terjadi Minggu (26/11/2017) sekitar Pukul 19.00 WIB. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun rumah warga ada yang rusak akibat terkena material longsor tersebut.Photo2: Kamson Nicholas Napitu

Jalan jalur menuju Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun longsor yang menyebabkan jalan amblas. Beberapa rumah warga disekitar lokasi kejdian rusak. Warga sekitar kini resah dan takut terjadinya bencana susulan. Sejumlah rumah warga berada tak jauh dari lokasi longsor. Musibah longsor ini terjadi Minggu (26/11/2017) sekitar Pukul 19.00 WIB. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun rumah warga ada yang rusak akibat terkena material longsor tersebut.Photo2: Kamson Nicholas Napitu

Jalan jalur menuju Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun longsor yang menyebabkan jalan amblas. Beberapa rumah warga disekitar lokasi kejdian rusak. Warga sekitar kini resah dan takut terjadinya bencana susulan. Sejumlah rumah warga berada tak jauh dari lokasi longsor. Musibah longsor ini terjadi Minggu (26/11/2017) sekitar Pukul 19.00 WIB. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun rumah warga ada yang rusak akibat terkena material longsor tersebut.Photo2: Kamson Nicholas Napitu



Jalan jalur menuju Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun longsor yang menyebabkan jalan amblas. Beberapa rumah warga disekitar lokasi kejdian rusak. Warga sekitar kini resah dan takut terjadinya bencana susulan. Sejumlah rumah warga berada tak jauh dari lokasi longsor. Musibah longsor ini terjadi Minggu (26/11/2017) sekitar Pukul 19.00 WIB. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun rumah warga ada yang rusak akibat terkena material longsor tersebut.











Jalan jalur menuju Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun longsor yang menyebabkan jalan amblas. Beberapa rumah warga disekitar lokasi kejdian rusak. Warga sekitar kini resah dan takut terjadinya bencana susulan. Sejumlah rumah warga berada tak jauh dari lokasi longsor. Musibah longsor ini terjadi Minggu (26/11/2017) sekitar Pukul 19.00 WIB. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun rumah warga ada yang rusak akibat terkena material longsor tersebut.
Bupati Simalungun JR Saragih saat meninjau lokasi longsor Senin sore. "Hujan deras semalam mengakibatkan salah satu jalan lintasan Sipituangin-Tigaras terkena longsor dan akses terputus total. Saya telah meninjau dan berkoordinasi dengan Kepala Dinas BPBD Simalungun untuk ditindaklanjuti. Saya harap masyarakat di daerah rawan longsor untuk tetap berhati-hati," kata JR Saragih usai meninjau lokasi longsor itu.

Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.