. Mampir di Mal, Presiden Jokowi Hebohkan Warga Medan | BeritaSimalungun
Home » , » Mampir di Mal, Presiden Jokowi Hebohkan Warga Medan

Mampir di Mal, Presiden Jokowi Hebohkan Warga Medan

Written By Beritasimalungun on Saturday, 25 November 2017 | 09:25


Presiden Joko Widodo berkunjung ke mal Sun Plaza, Medan, 24 Nov. 2017. (Istimewa)

Pengunjung Sun Plaza Medan heboh oleh kedatangan Presiden Jokowi.
(Arnold Sianturi)
BeritaSimalungun, Medan- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membuat kejutan untuk masyarakat Sumatera Utara. Setelah secara tak terduga Presiden menggunakan Bahasa Batak secara fasih saat meresmikan Bandara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (24/11/2017), malam harinya Presiden secara mendadak menyapa langsung warga dengan berkunjung ke salah satu mal terbesar di ibu kota Sumatera Utara itu.

Kedatangan Kepala Negara di Sun Plaza di Jl Zainul Arifin, Medan, sontak membuat heboh ribuan pengunjung mal. Para pemilik toko dan karyawan tanpa sadar meninggalkan tempat usahanya untuk berebut bisa melihat Jokowi dari berbagai lantai pusat perbelanjaan itu.

"Kami sebagai karyawan di sini sudah pasti sangat bangga melihat kedatangan Presiden Jokowi. Ini membuktikan bahwa Bapak Presiden kita memang benar-benar merakyat dan ingin memperlihatkan kesederhaan kepada rakyatnya," ujar Dewi, 36, karyawan penjualan makanan dan minuman di Sun Plaza.

Presiden Jokowi tampak sangat santai dalam kunjungannya itu, bahkan sempat bermain game simulasi bola basket.

Pantauan di lapangan, para pengunjung sangat riuh menyambut kedatangan Presiden dengan memanggil dan menyebut nama Presiden di sepanjang perjalanannya di dalam gedung.

Sebagian dari mereka beruntung karena bisa berswafoto bersama Presiden. Dengan sabar Presiden melayani permintaan pengunjung yang ingin mengambil foto bersama. Petugas Paspampres yang melakukan pengawalan pun dibuat sibuk atas sikap pengunjung.

Mereka yang tidak mendapat kesempatan berfoto tetap berupaya mengabadikan momen tersebut dengan merekam lewat video telepon seluler masing-masing.

"Saya sengaja mengambil video kedatangan Presiden Jokowi untuk diperlihatkan kepada keluarga maupun teman-teman. Saya akan menyampaikan bahwa saya ada di Sun Plaza saat Presiden berkunjung. Menurut saya, semua orang pasti bangga ketika mengabadikan video dan foto tersebut," kata seorang pengunjung, Sri, 26.

Bahasa Batak

Sebelumnya, saat meresmikan Bandara Silangit Internasional, Presiden Jokowi mengejutkan masyarakat dari Tano Batak yang jauh-jauh datang khusus untuk melihat kedatangan Kepala Negara tersebut. Masyarakat terkejut karena Presiden dengan fasihnya menggunakan Bahasa Batak di Silangit, yang merupakan bandara internasional kedua di Sumut setelah Kualanamu International Airport.

Presiden mengajak masyarakat untuk melakukan marsipature hutanabe. Bahasa batak ini mempunyai arti mengajak masyarakat memperbaiki dan memajukan kampung halamannya masing-masing. Dengan adanya perbaikan kampung, hal itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Bukka ma pittu, bukka ma harbangan. Ai nungga rade labuan ni hopal habang internasional. Pidong na habang, pasarma barita on tu luat portibi," kata Presiden Jokowi. Kalimat ini kurang lebih bermakna membiarkan burung-burung yang terbang memberitahukan kabar baik ke penjuru dunia atas Tano Batak.

Warga setempat tampak makin terpaku ketika Presiden meminta dimainkan musik gondang.

"Amang Pargocci nami na malo, baen hamu ma jo gondang na rade tu son. Horas tondi madingin pir tondi matogu, mauliate. Horas (Bapak yang pintar musik, mainkan dulu musik gondang yang paling bagus dan mantap itu. Selamat buat kita semua. Salam sejahtera. Semoga kita semua diberkatiNya. Terimakasih)," sebutnya. (BS)


Sumber: SuaraPembaruan.com
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.