. Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Silangit | BeritaSimalungun
Home » , , , » Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Silangit

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Silangit

Written By Beritasimalungun on Saturday, 25 November 2017 | 09:29

Penumpang di Bandara Silangit, Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. (B1/Primus Dorimulu)
BeritaSimalungun, Medan - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meresmikan Bandara Internasional Silangit di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), Jumat (24/11/2017). Bandara Silangit merupakan bandara internasional yang kedua setelah Kualanamu International Airport (KNIA) di Kabupaten Deli Serdang.

Presiden berangkat ke Bandara Silangit bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dan rombongan. Sesuai informasi, rombongan Presiden menumpang pesawat khusus jenis RJ - 85 yang akan take off dari Kualanamu sekitar pukul 08.30 WIB.

Peresmian Bandara Silangit sebagai bandara internasional, yang sudah melayani penerbangan dengan tujuan Singapura itu, dilaksanakan menjelang siang. Peresmian bandara inteenasional itu dalam rangka mendorong pariwisata Danau Toba sebagai tujuan wisata Monaco of Asia. Setelah melakukan sholat Jumat dan makan siang, Presiden akan kembali ke KNIA.

Sebelumnya, Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Badan Otorita Danau Toba (BODT), Rommy Fauzi mengatakan, beroperasinya Bandar Udara Silangit menjadi bandara internasional, dengan pendaratan perdana dari Singapura - Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, 28 Oktober lalu, dipastikan semakin meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara maupun domestik tujuan Danau Toba.

"Bandara Silangit ini menjadi motor penggerak utama yang menarik wisatawan mancanegara dan domestik untuk langsung menuju lokasi wisata di Danau Toba. Selama ini, wisatawan dari luar berpikir panjang untuk berwisata ke Danau Toba. Sebab, jika melalui Bandara Kualanamu dengan perjalanan darat tujuan Danau Toba, memakan waktu perjalanan 4 sampai 5 jam. Sekarang ini, perjalanan menuju Danau Toba sangat singkat," katanya.

Pendaratan perdana yang sekaligus peresmian Bandara Silangit menjadi bandara internasional itu oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan sejumlah bupati yang memiliki wilayah perbatasan dengan Danau Toba.

Bandara Silangit Jadi Gerbang Pelestarian Adat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kehadiran Bandara Silangit Internasional diharapkan bisa menjadi pintu gerbang kemakmuran masyarakat Batak.

Peresmian Bandara Silangit Internasional ini di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), Jumat (24/11) pagi.

Peresmian bandara internasional ditandai dengan penabuhan Gondang Batak yang dibarengi tarian manortor sebagai bagian dalam adat maupun budaya Batak.

Hadir dalam acara peresmian Bandara Silangit, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Sumut HT Erry Nuradi, kepala daerah dan tokoh masyarakat.

Jokowi menceritakan, tujuh puluh empat ribu tahun yang lalu, Danau Toba lahir dari maha dahsyatnya letusan Gunung Toba. Dampak letusannya terasa di seluruh dunia.

"Mari kita membuat ledakan baru dalam dunia pariwisata. Bandara Silangit menjadi gerbang pelestarian adat Batak dan gerbang untuk memperbaiki kampung halaman," katanya.

Presiden juga meminta Menteri Perhubungan agar runway Bandara Silangit Internasional diperpanjang dari sebelumnya memiliki panjang 2.650 meter menjadi 3.000 meter

Selain itu, terminal yang memiliki luas sekitar 3.000 meter diperluas menjadi 10.000 meter persegi. Dengan demikian, pesawat paling besar dapat mendarat ke Silangit di tahun 2020 mendatang.(BS)



Sumber: Suara Pembaruan 
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.