. Ternak Ayam Petelur Milik Marga Damanik Ini Produksi 1,8 Ton Sehari | BeritaSimalungun
Home » , , » Ternak Ayam Petelur Milik Marga Damanik Ini Produksi 1,8 Ton Sehari

Ternak Ayam Petelur Milik Marga Damanik Ini Produksi 1,8 Ton Sehari

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 25 April 2018 | 14:36

Awal Damanik Saat Meninjau Kandang Peternak Ayam Petelor Milik U Damanik di Desa Jasinga, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jabar, Minggu (22/4/2018). Photo2: Asenk Lee Saragih
BeritaSimalungun, Bogor-Peternakan ayam petelur milik U Damanik, warga Bogor, Jawa Barat ini mampu produksi 1,8 ton telor setiap harinya. Peternak ayam telur yang berada di Desa, Jasinga, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor ini sudah ada sejak tahun 1998 berkat pengalaman U Damanik/Br Purba ini bekerja di peternakan ayam petelor di Bogor.

Salah seorang pengusaha Simalungun asal Jambi, St Awal Juni Damanik MM mengajak Penulis untuk melihat lokasi peternakan ayam petelur itu, Minggu (22/4/2018). 

Menurut U Damanik, ada sekitar 35 kandang dengan masing-masing kandang dihuni 4500 ayam petelor. Bibit ayam petelor itu dipesan dari Sukabumi, Jawa Barat. U Damanik mempekerjakan sekitar 30 orang masyarakat setempat dan perantau.

Menurut M Sianipar, salah satu pekerja ternak milik U Damanik mengatakan, setiap harinya ayam petelur itu mampu memproduksi sekitar 1,8 ton dari 35 kandang. Pemasaran telur hasil peternakan itu di seputar Bogor.

Sementara dari pengamatan, bangunan kandang ayam ini terbuat dari kayu dengan kandang kawat jarring yang setiap kandangnya ada dua ayam indukan petelur. Tampak kotoran ayam dari kandang menumpuk hingga setengah meter, tanpa dikumpulkan untuk kompos. 
Ternak Ayam Petelor Milik Marga Damanik Ini Produksi 1,8 Ton Sehari.
“Petani di wilayah ini enggan menggunakan kompos kotoran ayam untuk pertanian. Makanya peminat kompos minim, sehingga kotoran dibawah kandang dibiarkan hingga ada yang memesan,” ujar M Sianipar. 

Sementara menurut Awal Damanik, dirinya meninjau peternakan ayam petelor ini untuk berencana mengembangkannya di Jambi. Areal peternakan ayam petelur ini jauh dari permukiman warga dan berada di bukit yang jarak tempuh sekira 2 jam dari Kota Bogor. U Damanik merupakan alumni IPB Jurusan Peternakan dan asal dari Kota Pematangsiantar. (Asenk Lee) 

  
















 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.