. Bandara Baru Kertajati, Majalengka | BeritaSimalungun
Home » » Bandara Baru Kertajati, Majalengka

Bandara Baru Kertajati, Majalengka

Written By Beritasimalungun on Monday, 11 June 2018 | 09:54

Saya mendarat di Semarang setelah terbang dari bandara baru Kertajati, Majalengka. Dari udara, Bandara Internasional Ahmad Yani di ibukota Jawa Tengah ini terlihat cantik, landas pacunya memanjang sampai di pinggir laut, terminal dan ruang parkirnya dibangun di atas rawa-rawa.
BeritaSimalungun-Saya mendarat di Semarang setelah terbang dari bandara baru Kertajati, Majalengka. Dari udara, Bandara Internasional Ahmad Yani di ibukota Jawa Tengah ini terlihat cantik, landas pacunya memanjang sampai di pinggir laut, terminal dan ruang parkirnya dibangun di atas rawa-rawa.

Terminal baru inilah yang saya resmikan kemarin sore. Dan saya begitu takjub, selama setahun pembangunannya oleh PT Waskita Karya saya tidak pernah datang meninjau, tapi hasilnya begini: arsitekturnya bagus dan lingkungannya cantik.

Saya ingat dulu saat mendarat di sini. Saya sedih, namanya bandara internasional tapi calon penumpang berdesakan dan -- maaf -- kumuh. Dua tahun lalu saya pun memerintahkan Menteri BUMN untuk membangun terminal Bandara Bandara Ahmad Yani. Pembangunannya dimasukkan ke dalam percepatan Program Strategis Nasional.

Dan inilah hasilnya. Terminal yang dulunya hanya 6.708 meter kini menjadi seluas 58.652 meter persegi -- hampir sembilan kali lipat! Terminal lama yang hanya menampung 800 ribu penumpang per tahun kini bisa sampai 6,5 juta penumpang per tahun.

Luas apron pada terminal yang dilengkapi tiga unit garbarata ini mencapai 72.522 meter persegi sehingga mampu menampung 12 pesawat berbadan ramping. Hanya landas pacunya yang masih kurang panjang, saat ini masih 2.500 meter. Akhir tahun depan, Insya Allah akan ditambah menjadi 3.000 meter.

Selain terminal, menara pengawas bandara juga dibangun sembilan lantai setinggi 45 meter.(FB-Presiden Joko Widodo-8 Juni 2018/Foto: Agus Suparto/Presidential Palace)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.