Home » , , , » Kapolda Sumut Dipercaya Penyulut Torch Relay Obor Api Asian Games 2018 di Parapat

Kapolda Sumut Dipercaya Penyulut Torch Relay Obor Api Asian Games 2018 di Parapat

Written By Berita Simalungun on Wednesday, 1 August 2018 | 09:20

Rumah pesanggerahan Bung Karno di Parapat, Kabupaten Simalungun menjadi lokasi prosesi awal dimulainya torch Relay (kirab obor) Asian Games 2018 di Sumatera Utara, yang dimulai Rabu (1/8/2018) pagi, pukul 07.00 WIB.RRI
BeritaSimalungun, Parapat-Rumah pesanggerahan Bung Karno di Parapat, Kabupaten Simalungun menjadi lokasi prosesi awal dimulainya torch Relay (kirab obor) Asian Games 2018 di Sumatera Utara, yang dimulai Rabu (1/8/2018) pagi, pukul 07.00 WIB.

Sebelum diinapkan di persanggerahan rumah Bung Karno, api abadi terlebih dahulu menyambangi empat daerah di Sumut, diantaranya Deliserdang, Sergai, Tebingtinggi, dan Pematangsiantar. 

Ditentukannya rumah Pesanggerahan Bung Karno karena sebelumnya api abadi Asian Games yang diletakkan dalam Tinder  Box diinapkan di Pesanggrahan tersebut, dan telah disulut dalam mini Caldron. Bentuk Obor api Asian Gamesd2018 sendiri nantinya merupakan perpaduan dua alat beladiri tradisional betawi (Jakarta) dan Palembang dengan perpaduan golok dan skin berwarna perak.

Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dipercaya menjadi penyulut obor api dari Mini Caldron dengan dipadu logo dan maskot Asian Games, yang tepat berada di depan rumah pesanggerahan Bung Karno. 

Sebelumnya dilaksanakan acara seremoni dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian obor yang memiliki tinggi 600 mm dan lebar 35-90 mm dengan berat kosong 1.600 gram ini diserahkan Kapolda kepada pelari pertama. 

Saat estafet obor akan terisi penuh bahan bakar gas propane, beratnya akan menjadi 1.725 gram.

Secara estafet obor akan diarak oleh Torch bearer menuju titik pantai bebas Danau Toba, Parapat dan di pantai Bul - Bul Balige, Toba Samosir. Torch relay sendiri melibatkan 24 pelari baik mantan atlet nasional, artis, sponsor, kepala daerah maupun dari pihak Inasgoc.

Pada torch relay di Parapat akan melibatkan 14 pelari (torch bearer) diantaranya mantan atlet nasional seperti Dahliana, Hendrik Simangunsong, Janpiter Napitupulu dan Sutiono. Kemudian juga melibatkan atlet Simalungun seperti Pesta Simanjuntak, Don Juando, Melica, David Sijabat, Jeka Saragih. Lalu perwakilan sponsor Herdi Rosadi (Telkom), Inasgoc, Sutiadi (Astra). Kemudian Kapolres Simalungun Marudut Liberty Simanjuntak, Kepala BIN Budi Gunawan, serta artis ibukota Olivia Zalianti.

Setelah obor disulut oleh Kapolda Sumut, kemudian obor api diserahkan secara estafet kepada semua pelari, dan pelari pertama yang melakukan torch relay adalah mantan pesilat nasional peraih emas tiga tahun berturut - turut pelaksanan PON Dahliana. Dahliana akan berlari dengan titik start dari depan rumah pengasingan Bung Karno dan secara estafet melanjutkan kirab obor kepada pelari kedua, tiga dan keempat. 

Setibanya di Dermaga Astri Torch Bearer keempat Dahliana akan menyerahkan obor kepada artis Olivia Zalianti dibawa menuju Dermaga Sibaganding untuk diserahkan kepada Jeka Saragih yang sebelumnya melintasi perairan Danau Toba dengan menggunakan sejumlah kapal motor hias dan dikawal oleh Ditpolair Polda Sumut. Selain itu juga akan dikawal melalui jalur darat oleh sepeda hias.

Selanjutnya torch relay menuju pantai bebas Danau Toba hingga obor diserahkan kepada kepala BIN Budi Gunawan untuk selanjutnya diserahkan kepada Bupati Simalungun JR Saragih dan menyulut api ke Caldron. Kemudian obor akan disambut dengan tarian daerah Tok - tok Arwan Bolan, pencak silat, serta penyerahan bantuan seribu Life Jacket oleh pihak Telkom.

Selanjutnya konvoi rombongan berangkat dari pantai bebas Parapat menuju kantor Telkom Balige. Setibanya di kantor Telkom Balige rombongan diterima Pangdam I/BB Mayjend TNI Ibnu Triwidodo. 

Selanjutnya obor diserahkan kepada torch bearer pertama Donny F Siregar, kemudian secara estafet diarak oleh 10 pelari yang melewati tugu perjuangan, Mess Pemprov, Gapura Home Stay, Pantai Dua dan di Pantai Bul -bul dengan jarak tempuh kurang lebih 2 kilometer.

Torch bearer terakhir Bupati Tobasa menyerahkan obor kepada Pj Gubsu Eko Wibowo dan selanjutnya menyulutkan api ke mini Caldron. Kemudian dilanjutkan acara seremoni seperti tarian daerah, antraksi kungfu, dan penampilan drum band.

Usai dari pantai Bul - Bul rombongan Torch Relay menuju gapura perbatasan kabupaten Tobasa dan Tapanuli Utara yang dilanjutkan penyerahan obor dari Inasgoc kepada Sekda Tapanuli Utara. Kemudian menyerahkan obor api kepada torch bearer untuk diarak ke bandara Silangit.

Kemudian setibanya di bandara Silangit, obor diterima Bupati Taput kemudian diserahkan kepada FKPD Pemprovsu, dan menyerahkan Tinder box kepada Inasgoc Jakarta, untuk di bawa menuju Pekanbaru Provinsi Riau. 

Selain melibatkan torch bearer, kirab obor juga melibatkan 20 personil, terdiri dari 10 personil kepolisian Kabupaten Simalungun dan 10 personil TNI Yonif 125/SMB Tobasa.

Hadir juga pada Torch Relay Asian Games seperti Pj Gubsu Eko Subowo, Sekda Hj Sabrina, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kadispora Sumut Baharuddin Siagian, Kajati Sumut Bambang Sugeng Rukmono, Pangdam I/BB Mayjend TNI Ibnu Triwidodo, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, serta Komandan Lanud Soewondo Kolonel Dirk Polje Lengkey. (*)

Sumber: rri.co.id
Share this article :

Post a Comment