. Jeka Asparido Saragih Perkasa, Pertahankan Gelar Kelas Ringan One Pride | BeritaSimalungun
Home » , , , , » Jeka Asparido Saragih Perkasa, Pertahankan Gelar Kelas Ringan One Pride

Jeka Asparido Saragih Perkasa, Pertahankan Gelar Kelas Ringan One Pride

Written By Beritasimalungun on Sunday, 2 December 2018 | 12:33




Jakarta-Petarung Jeka Asparido Saragih (merah) berhasil mengalahkan lawannya Hatoropan Simbolon (biru) di One Pride Pro Never Quit Fight Night 25, di Jakarta, Minggu 2 Desember 2018 dinihari. Dengan kemenangan tersebut sabuk juara Kelas Ringan One Pride Berhasil dipertahankan Jeka. 

Sabuk juara kelas ringan One Pride Pro Never Quit masih melekat di pinggang Jeka Asparido Saragih. Itu setelah dia mengalahkan lawannya Hatoropan Simbolon di Fighylt Night 25, Sabtu 1 Desember 2018. 

Jeka membanting Toro di awal laga. Pertarungan pun berlangsung di bawah sejak awal. Dalam situasi tersebut, Jeka dan Toro melepaskan pukulan-pukulan kecil untuk menekan satu sama lain. 

Laga kembali berlangsung di atas. Dan, keduanya saling serang. Tapi, pertarungan tiba-tiba kembali berubah arah ke bawah. Jeka masih dominan dan kerap menekan Toro lewat serangan-serangan kecilnya. 

Tiba-tiba, Toro membalikkan keadaan. Tak lama, Jeka kembali mengambil alih kendali pertarungan. Hingga ronde pertama berakhir, belum ada pemenang yang keluar. 

Di ronde kedua, Jeka dan Toro mengawali pertarungan dengan jual-beli serangan intens. Darah segar mengucur dari pelipis Toro setelah menerika hantaman Jeka. 

Kondisi ini cukup mengganggu Toro. Dia kesulitan bertarung dengan level konsentrasi tinggi. Di sisi lain, Jeka makin diuntungkan. Serangan ground and pound dari Jeka dengan konsisten diterima Toro. Dan akhirnya, saat laga di ronde kedua tersisa satu menit, Toro menyerah.(*)

Sumber: Viva.co.id 
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.