}); Sopir Truk Gantung Diri di Pohon Melinjo | BeritaSimalungun
Home » , » Sopir Truk Gantung Diri di Pohon Melinjo

Sopir Truk Gantung Diri di Pohon Melinjo

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 22 January 2019 | 08:42

Evakusi korban yang gantung diri di cabang pohon melinjo, Kelurahan Bandar.
Bandar, BS-Warga Nagori Bandar Kecamatan Bandar mendadak geger dan heboh, mengetahui Suratno (37) warga Huta II, Kampung Gunung, Nagori Bandar Jawa, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Minggu (20/1/2019) sekira pukul 09.30 WIB, tergantung di cabang pohon melinjo. Suparmi (61) pemilik pohon, orang yang pertama menemukan korban di halaman belakang rumah miliknya.


Korban ditemukan Suparmi saat sedang menyapu halaman belakang rumahnya. Suparmi awalnya melihat ada sepasang sandal jepit swallow di bawah pohon melinjo. Merasa aneh karena tidak seperti biasanya, Suparmi pun penasaran dan melihat ke atas pohon.

Alangkah terkejutnya Suparmi saat melihat ada tubuh manusia di cabang pohon melinjo tersebut. Kemudian dipanggilnya cucunya untuk memeriksa siapa orang di atas pohon melinjo, dan saat itu Cucunya langsung menjerit karena dilihatnya ada orang tersebut sudah dalam keadaan tergantung di cabang dengan ketinggian lebih kurang 10 meter tersebut.

Warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Tak berapa lama kemudian, Polisi dari Polsek Perdagangan bersama Pemerintahan Nagori pun tiba di lokasi kejadian, dan langsung berusaha menurunkan jasad korban dari atas pohon dengan dibantu warga.

Kapolsek Perdagangan melalui Kanit Reskrimnya Iptu Zikri Muamar SIK membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini jenazah korban sudah diserahkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga, setelah terlebih dahulu membuat surat pernyataan.

“Tidak ada kita temukan tanda-tanda ataupun bekas luka akibat penganiayaan, hanya tanda-tanda sebagaimana korban bunuh diri.

Berdasarkan dari hasil pemeriksaan dan keterangan dari keluarga, korban yang selama ini bekerja sebagai supir truk tidak kunjung kerja hingga diduga membuat korban mengalami depresi. Dan diakhir-akhir masa hidupnya korban sering menyediri,” katanya.(*)

Sumber: MetroSiantar.com 
Share this article :

Post a Comment