Home » , , » Ungkap Finalis Putri Indonesia Jadi PSK Online

Ungkap Finalis Putri Indonesia Jadi PSK Online

Written By Beritasimalungun on Saturday, 12 January 2019 | 08:04

Bisnis Mucikari Vanessa Angel Beromset Rp2,8 Miliar Setahun
FOTO DARI GOOGLE
Beritasimalungun-Bisnis seks komersial secara online berhasil dibongkar Polda Jawa Timur. Dalam pengungkapan kasus ini, Polda Jatim telah menetapkan Vanessa Angel sebagai tersangka karena bertindak sebagai mucikari. Sejumlah artis lainnya berprofesi sebagai artis FTV, sinetron hingga model dan finalis Putri Indonesia juga terseret dalam jaringan bisnis prostitusi online ini.

Dari enam nama yang diduga terlibat dalam prostitusi online, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebut dua di antaranya adalah finalis Puteri Indonesia. Luki mengungkapkan keduanya merupakan finalis Putri Indonesia tahun 2016 dan 2017.

Kedua nama finalis tersebut adalah Fatya Ginanjarsari. Fatya diketahui merupakan Finalis Puteri Indonesia tahun 2017. Sementara Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 yakni Mulia Lestari atau Maulia Lestari asal Jambi.

“Finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017,” ujar Luki saat ditemui di Mapolda Jatim, Jumat 11 Januari 2019.

Sementara itu, Luki menyebut ada beberapa artis lainnya berprofesi sebagai artis FTV, sinetron hingga model. Beberapa artis tersebut yakni Baby Shu, Riri Febianti, Aldira Chena (Sundari Indira), hingga Tiara Permatasari.

“Yang dua artis sinetron di TV swasta, yang dua finalis Puteri Indonesia, yang dua lagi artis FTV atau foto model,” lanjut Luki.

Luki menambahkan, pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan. Rencananya, para artis akan datang pekan depan. Hal ini untuk mencari data penyidikan tambahan yang tengah dilakukan polisi.

Maulia Lestari

Maulia Lestari diduga terlibat prostitusi artis yang sudah menjerat Vanessa Angel. Model yang mirip dengan Ariel Tatum ini merupakan seorang model Tanah Air yang berasal dari Jambi. Kemiripan mereka diketahui melalui unggahan Maulia di akun Instagram pribadinya.

Lea panggilan Maulia lahir pada tanggal 10 Agustus 1994 di Jakarta. Meski lahir di ibu kota, tapi Lea tumbuh dan besar di Jambi.

Lea merupakan seorang finalis Putri Indonesia perwakilan Jambi di tahun 2016. Lea juga pernah mengikuti sebuah ajang perlombaan model dan pada saat itu mendapatkan berbagai prestasi dari Runner Up Super Model Indonesia di tahun 2011 hingga mewakili Jambi diajang Putri Indonesia tahun 2016 lalu.

Meskipun seorang model, ternyata Lea memiliki kepribadian yang cukup tomboy dan terkesan cuek. Ia bahkan tertarik dengan otomotif.

Kecintaannya terhadap otomotif membuat Lea suka mengikuti balapan motor dan juga mobil. Satu lagi kesukaan dari Lea, Ia juga sangat suka dengan olahraga.

Saat ini Lea memiliki sekitar 44 ribu followers di instagram. Karena hal tersebut, tak jarang Ia kerap ditawari untuk endorse. Sehingga beberapa unggahan Lea di akun Instagramnya terdapat beberapa foto barang-barang endorse.

Terlibat Prostitusi Mucikari Vanessa?

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan merilis, dua nama dari enam yang terlibat prostitusi online adalah finalis putri Indonesia. Satu nama, Maulia Lestari, diketahui adalah filanis Putri Indonesia Jambi 2016.

Penelusuran menunjukkan, Maulia Lestari memang salah seorang finalis Putri Indonesia Jambi 2016. Tahun itu, Jambi hanya mengutus beberapa orang untuk seleksi di Jakarta. Tidak ada acara pemilihan Putri Indonesia diadakan di Jambi.

Beromset Rp2,8 Miliar Setahun

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan menyebutkan, bisnis prostitusi online yang melibatkan 45 artis serta 100 model yang dikelola mucikari Endang Siska mencapai Rp 2,8 miliar setahun.

Temuan transaksi tersebut didapat penyidik dari bukti rekening koran, serta dokumen pencatatan perbankan milik Siska, selama satu tahun terakhir.

“Transaksi Rp 2,8 miliar itu ada pada rekening bank milik ES. Untuk mucikari TN, kami masih dalami lagi,” kata Luki, Kamis (10/1/ 2019).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Ahmad Yusep Gunawan mengatakan, seluruh hasil transaksi prostitusi tersebut dibagi-bagi dengan artis pelaku prostitusi, serta anggota tim mucikari. Jumlah pembagiannya bervariasi sesuai kesepakatan.

“Dari total transaksi, mucikari dapat pembagian 15 persen dari pembayaran. Bisa juga lebih. Sesuai kesepakatan. Sisanya untuk oknum artis,” katanya.

Ada Bukti Transfer

Subdit V Cyber Crime Kriminal Khusus Polda Jawa Timur segera memanggil 5 artis terlibat kasus prostitusi online yang dikelola oleh muncikari Henry dan Siska. Kelima artis yang segera dipanggil untuk dimintakan keterangan itu berinisial AC, TP, BS, ML, dan RF.

“Artis AC, TP, dan BS, dikelola oleh muncikari Henry. Sementara artis ML dan RF menjadi PSK di bawah kendali muncikari Siska,” kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Kamis 10 Januari 2019.

Luki menjelaskan, kelima artis itu akan segera dipanggil penyidik. “Kelimanya akan dipanggil sebagai saksi untuk menguatkan peran mucikari.”

Selain itu, kata Luki, personelnya sudah mendapat bukti tranksaksi dalam bisnis prostitusi artis ini. “Ada bukti transaksi, nilainya terbilang besar, mencapai miliaran rupiah.”

Luki juga mengungkapkan, dalam kasus prostitusi artis yang dikelola muncikari Henry serta Siska ini, total terdapat 45 artis serta 100 model terlibat.

Dua muncikari itu telah dijadikan tersangka, setelah ditangkap kala menemani dua artis Vanessa Angel serta Avriellya Shaqqila melayani lelaki hidung belang di hotel bintang lima Kota Surabaya, Sabtu 5 Januari 2019 akhir pekan lalu.

Roro Fitria Marah

Sementara Polisi sempat mengungkap beberapa inisial artis yang terlibat dalam kasus prostitusi. Salah satunya adalah RF. Inisial itu pun lansung mengerucut ke artis Roro Fitria, yang saat ini tengah dipenjara dalam kasus narkoba.

Selain inisial tersebut, belakangan juga muncul sebuah katalog artis prostitusi dengan beberapa wajah artis terkenal, dan Roro Fitria menjadi salah satunya.

Meski di dalam penjara, kabar itu rupanya sampai ke telinga Roro Fitria. Tentu saja bintang film Street Society itu geram dengan kabar tersebut.

Roro Fitria bahkan langsung memanggil kuasa hukumnya, Asgar Sjarfie untuk membicarakan inisial itu. “Iya sudah tahu, dia (Roro) marah-marah. Dia bilang dia tahu dari temannya yang jenguk, dia juga marah gitu. Makanya saya dipanggil buat omongin itu,” ujar Asgar.

Asgar memastikan kalau inisial tersebut bukanlah kliennya. Apalagi, Roro Fitria mengaku sama sekali tak mengenal dua mucikari yang ditangkap karena menjual Vanessa Angel, ES dan TN. “Itu bukan dia. Dan Nyai (Roro Fitria) nggak kenal sama sekali dengan mucikarinya,” katanya.

Asgar pun menegaskan jika memang inisial itu adalah nama kliennya, sejauh ini pihaknya tak menerima panggilan apapun dari Polda.

“Lagipula belum ada panggilan dari Polda. Di rumah Nyai juga nggak ada panggilan. Saya lupa siapa-siapa yang diutus dari Jambi,” katanya. (Berbagaisumber/Lee)
 
Share this article :

Post a Comment