. Juli GH Saragih Simarmata Bersama Mangadu Hutagaol Jelajahi Bromo | BeritaSimalungun
Home » , , » Juli GH Saragih Simarmata Bersama Mangadu Hutagaol Jelajahi Bromo

Juli GH Saragih Simarmata Bersama Mangadu Hutagaol Jelajahi Bromo

Written By Beritasimalungun on Saturday, 8 June 2019 | 10:46

Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.
Beritasimalungun-
Juli GH Saragih Simarmata bersama Istri tercinta Mangadu Hutagaol dan tiga anaknya mengeksplorasi keindahan Gunung Bromo mengisi Liburan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M, Jumat (7/6/2019). Perjalanan eksplorasi Gunung Bromo ini dibagikan Mangadu Hutagaol lewat linimasa social media (FB). 

Berikut Foto-Foto dan Narasinya Oleh Mangadu Hutagaol:

#Gubuk derita.
Biarlah hanya gubuknya aja yang menderita. Orangnya jangan ya bang do, kak Thesia. Tadinya sih aku sama suami pengen juga difoto di gubuk ini, tapi sadar akan berat badan. Takut gubuknya roboh. Macam sudah reot kutengoklah.

**Spot untuk berfoto yang sangat bagus. Ditambah lagi guidenya yang super humble dan punya keahlian. Terus jumpa dengan diriku yang suka exsis. So.....jadi deh like that. Jadi suami sama anak-anak ketularan Gilfotnya si mama.

***Ada hal yang menarik di Bromo inilah. Semua kendaraan yang dipake disana tuh: Mobil Hardtop. Mungkin karena kondisi ke Bromo-nya kali ya. Jadi begitu sampe sana, agak kaget juga. Banyaknya Hardtop itu. Tor hudokma tu supirnai. Ahhh ....pantaslah ga ada lagi Mobil Hardtop. Kulihat wara-wiri di Jakarta, ternyataaa...yang kalian bawanya semua kesini ya. Hmmmm....baru tau aku.

Jadi buat kalian saudaraku yang pengen liat. Mobil hardtop yang banyak, datang aja ke Bromo ya, ratusan Hardtop ada disana.

****Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.

****Bromo aja ku taklukkan, apalagi cintamu pi....
Bromo aja ku taklukkan, apalagi cintamu pi....
#Gubuk derita. Biarlah hanya gubuknya aja yang menderita. Orangnya jangan ya bang do, kak Thesia. Tadinya sih aku sama suami pengen juga difoto di gubuk ini, tapi sadar akan berat badan. Takut gubuknya roboh. Macam sudah reot kutengoklah.







Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.

Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.








Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.
 

***Ada hal yang menarik di Bromo inilah. Semua kendaraan yang dipake disana tuh: Mobil Hardtop. Mungkin karena kondisi ke Bromo-nya kali ya. Jadi begitu sampe sana, agak kaget juga. Banyaknya Hardtop itu. Tor hudokma tu supirnai. Ahhh ....pantaslah ga ada lagi Mobil Hardtop. Kulihat wara-wiri di Jakarta, ternyataaa...yang kalian bawanya semua kesini ya. Hmmmm....baru tau aku. Jadi buat kalian saudaraku yang pengen liat. Mobil hardtop yang banyak, datang aja ke Bromo ya, ratusan Hardtop ada disana.
















Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.

Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.


Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.


Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.

Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.


Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.

Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.



Trimakasih Tuhan kami masih diberi kesempatan untuk melihat dan menikmati sebagian dari ciptaan Mu yang begitu indah yaitu Gunung Bromo. Tak terlukis dengan kata-kata. Benar-benar indah.

**Spot untuk berfoto yang sangat bagus. Ditambah lagi guidenya yang super humble dan punya keahlian. Terus jumpa dengan diriku yang suka exsis. So.....jadi deh like that. Jadi suami sama anak-anak ketularan Gilfotnya si mama.





***Ada hal yang menarik di Bromo inilah. Semua kendaraan yang dipake disana tuh: Mobil Hardtop. Mungkin karena kondisi ke Bromo-nya kali ya. Jadi begitu sampe sana, agak kaget juga. Banyaknya Hardtop itu. Tor hudokma tu supirnai. Ahhh ....pantaslah ga ada lagi Mobil Hardtop. Kulihat wara-wiri di Jakarta, ternyataaa...yang kalian bawanya semua kesini ya. Hmmmm....baru tau aku. Jadi buat kalian saudaraku yang pengen liat. Mobil hardtop yang banyak, datang aja ke Bromo ya, ratusan Hardtop ada disana.






***Ada hal yang menarik di Bromo inilah. Semua kendaraan yang dipake disana tuh: Mobil Hardtop. Mungkin karena kondisi ke Bromo-nya kali ya. Jadi begitu sampe sana, agak kaget juga. Banyaknya Hardtop itu. Tor hudokma tu supirnai. Ahhh ....pantaslah ga ada lagi Mobil Hardtop. Kulihat wara-wiri di Jakarta, ternyataaa...yang kalian bawanya semua kesini ya. Hmmmm....baru tau aku. Jadi buat kalian saudaraku yang pengen liat. Mobil hardtop yang banyak, datang aja ke Bromo ya, ratusan Hardtop ada disana.


(BS-Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.