. Kota Parapat Sepi, Wisatawan Serbu Samosir | BeritaSimalungun
Home » , , » Kota Parapat Sepi, Wisatawan Serbu Samosir

Kota Parapat Sepi, Wisatawan Serbu Samosir

Written By Beritasimalungun on Saturday, 8 June 2019 | 20:10

Pusat penjualan suvenir di Jalan Pora-pora, Parapat, Kabupaten Simalungun tampak sepi pembeli. (Foto: Tagar/Fernandho Pasaribu)
Parapat, BS-Wisatawan sepertinya tak menikmati liburan ke Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Akibat tidak adanya tempat-tempat menarik di daerah tepian Danau Toba itu.

Sebaliknya, Pulau Samosir atau Kabupaten Samosir diserbu para wisatawan guna menikmati masa liburan Lebaran saat ini.

Selain berhawa sejuk, di sana banyak tempat wisata yang indah. Masyarakat ingin menelusuri tempat-tempat eksotis di daerah berjuluk Negeri Indah Kepingan Surga itu.

Pantauan Tagar, ratusan mobil dan sepeda motor menyeberang ke Pulau Samosir dalam dua hari sejak Lebaran. Bahkan, ada yang sengaja memarkir kendaraan di Parapat untuk kemudian menyeberang menggunakan kapal ke pulau di tengah Danau Toba itu.

Putra Aritonang (25), warga Kota Medan, mengaku lebih memilih berlibur ke Pulau Samosir karena banyak tempat wisata yang akan dikunjungi di sana.

"Ke Samosir lah dulu hari ini, Bang. Keluarga pengen menikmati liburan di sana. Penasaran mereka sama Samosir," katanya ditemui Jumat 7 Juni 2019.

    Gak begitu ramai lah sekarang. Mungkin takut orang ke sini karena Kapal Sinar Bangun yang tenggelam itu

Dia mengkritik Parapat yang tak menarik untuk dikunjungi. Putra memberi saran agar daerah itu menawarkan hal baru.

Menurut dia, melihat Danau Toba yang indah, harusnya Parapat ditata dengan baik dan pasti akan menarik para pengunjung.

"Maunya adalah perubahan di sini (Parapat), Bang. Masa dari tahun-tahun kemarin gini-gini aja. Sayang kalau tempat sebagus ini gak ditambah lokasi wisata," cetusnya.

Sementara itu ketika Tagar memantau salah satu destinasi di Parapat, pemandian di Jalan Pora-pora yang berada di tepi pantai Danau Toba, terlihat hanya beberapa wisatawan di sana.

Salah seorang pemilik lapak peristirahatan, marga Ambarita mengeluhkan sepinya pengunjung di masa Lebaran. "Sunyi pengunjung sekarang. Gak tahu kenapa bisa gini. Padahal tahun-tahun sebelumnya ramai kali, sampai ada yang gak kedapatan tempat untuk beristirahat dan mandi," ucapnya.

Salah seorang penjual suvenir, boru Sirait juga merasakan berkurangnya wisatawan ke Parapat. Berbeda sebelum kejadian tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun, membeludak.

"Gak begitu ramai lah sekarang. Mungkin takut orang ke sini karena Kapal Sinar Bangun yang tenggelam itu," terangnya.

Meskipun wisatawan tidak begitu banyak dari hari-hari besar sebelumnya, pendapatan mereka masih normal. "Kalau penjualan aksesoris masih lumayan. Walaupun masih lebih banyak hari-hari besar sebelum ini," terang boru Sirait.(*)

Sumber: Tagar.id
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.