. Fuso Dilarang Melintasi Jalan Simpang Haranggaol-Haranggaol | BeritaSimalungun
Home » , , » Fuso Dilarang Melintasi Jalan Simpang Haranggaol-Haranggaol

Fuso Dilarang Melintasi Jalan Simpang Haranggaol-Haranggaol

Written By Beritasimalungun on Saturday, 18 January 2020 | 10:36

Plank Larangan di Sirpang Haranggaol. IST
Haranggaol, BS-Mobil jenis Fuso yang bermuatan lebih dari tonase jalan dilarang untuk melintasi Jalan Lintas Sirpang Haranggaol-Haranggaol, Kabupaten Simalungun. Selama ini Mobil Fuso beroda 6 lebih yang membawa pellet diduga milik pengusaha KJA di Haranggaol, sering melintas di jalan Simpang Haranggaol-Haranggaol.

Hal itu diungkapkan R Lingga, warga Simpang Haranggaol saat berbincang-bincang dengan Tim Haranggaol.Sideka.Id di Simpang Haranggaol, Kamis, (16/1/2020).

Dia mengaku kesal melihat fuso yang membawa pakan ikan ke Haranggaol bermuatan melebihi 8 ton. Padahal, sudah tertera, plank larangan melebihi panjang, tonase, lebar dan tinggi tepatnya di Simpang Haranggaol.

“Wah, mobil besar itu, kurasa milik orang yang berkeramba di Haranggaol itu. Lewat dari sini membawa pelet (pakan ikan) satu fuso. Tentukan itu sudah melebihi tonase," kata R Lingga kesal.

Dia berharap, agar pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan, Kabupaten Simalungun menindak oknum oknum yang ‘bandel’.

“Kami mohonlah, kepada Pihak terkait menindak seperti itu. Jadi jalan ini tahan lama atau tidak cepat rusak, ” katanya.

Mungkin duloe.. pakai aspal baja.Sekarang pake aspal??? Apa ya...???Jadi bingung GW. Jelasin dong Min.Tulis Sariambah Saragih di laman komentar FB dengan membanginan foto diatas.
Seperti yang tertuang dalam plank tersebut, Jalan Simpang Haranggaol-Haranggaol termasuk Kelas III, dan hanya dapat dilintasi mobil cold Diesel bermuatan maximal 8 ton.

Jika ada oknum yang melanggar, dapat di jerat dengan UU No. 22 Pasal 19 ayat 2(C) tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang telah ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada tanggal 26 Mei 2009 yang kemudian disahkan oleh Presiden RI pada tanggal 22 Juni 2009.

Dimana Undang-Undang ini adalah kelanjutan dariUndang-Undang Nomor 14 Tahun 1992.(BS-RTS)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Pantau Simalungun

Pantau Simalungun
KLIK Benner Untuk Beritanya

Febri Saragih dan Keluarga

Febri Saragih dan Keluarga
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.