Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Dr. Djamester Simarmata Dimata Luhut Binsar Pandjaitan

Dr. Djamester Simarmata Dimata Luhut Binsar Pandjaitan, 11 Juni 2020. FB
Beritasimalungun-Saya selalu punya prinsip untuk menyelesaikan setiap permasalahan secara holistik. Artinya, harus komprehensif dan terintegrasi. Prinsip ini tetap saya bawa sampai di usia saya saat ini. Kita harus punya pemahaman yang utuh dan cara pandang yang luas dalam menyelesaikan setiap masalah.

Dan bagi saya, salah satu cara untuk memperoleh cara pandang dan pemahaman yang luas terhadap suatu hal adalah dengan berdiskusi. Seperti yang saya lakukan pagi ini dimana saya mengundang Dr. Djamester Simarmata ke kantor saya untuk duduk bersama dan berdiskusi tentang tantangan perekonomian Indonesia.

Bagi saya, Dr. Djamester Simarmata adalah orang hebat yang mendedikasikan seumur hidupnya dalam bidang pendidikan. Usia kami bisa dibilang sudah sama-sama senior, namun jalan yang kami pilih memang sedikit berbeda. 

Saya mendedikasikan sebagian usia saya berkarir di militer, dan beliau memilih jalan akademis sebagai tonggak pengabdian untuk ibu pertiwi. 

Diskusi yang berjalan hari ini cukup baik, beliau memaparkan hasil pemikiran selama ini mengenai utang Indonesia. Pak Djamester memberikan analisis yang saya pikir cukup hebat, jika ada perdebatan di dalam teori itu hal yang lumrah saja, saran dan masukan dari Pak Djamester sangat baik. 

Saya senang sekali bisa berdiskusi dan beradu argumentasi secara ilmiah seperti ini, bukan debat kusir yang tidak jelas titik temunya dimana. Apalagi sampai harus menyiapkan promotor seperti ajang tinju saja.

Saya betul-betul menghormati beliau, menguji teori dengan data yang ada saat ini. Ada satu hal yang saya sampaikan kepada beliau ketika diskusi selesai, agar Pak Djamester tidak hanya sekali datang kesini. 

Kita bisa diskusi panjang lebar, saling melempar kritik dan saran tentang tantangan khususnya di sektor ekonomi Indonesia saat ini. Saya tekankan kepada beliau bahwa kami semua benar-benar bekerja dengan hati sebagai pemangku kebijakan, karena kita bersingungan langsung dengan kepentingan seluruh rakyat Indonesia. 

Sementara Pak Djamester bisa bekerja untuk terus menyuarakan dan memberikan nasihat serta wejangan kepada kami semua di Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Di akhir pertemuan, Pak Djamester menyampaikan kepada saya apresiasi beliau atas diskusi ini karena menurut beliau, cara seperti ini belum pernah ada sebelumnya dan ini sangat bagus. 

Pujian Pak Djamester pun disematkan pula kepada tim ahli bidang ekonomi saya yang sebagian besar adalah anak-anak muda yang selalu terbuka untuk mendengar dan menerima masukan dari semua pihak, apalagi masukan ini datang dari sosok ekonom senior yang berintegritas seperti Pak Djamester. 

Sehingga ke depan, pertemuan seperti ini bisa dilakukan secara berkala, agar kita mendapat banyak "feedback" yang bermanfaat bagi pembangunan dan kemajuan Indonesia.

Saya berharap kita bisa terus melanjutkan dan terbiasa melakukan kebiasaan baik ini, berdiskusi, berdialektika, bermusyawarah untuk mencapai mufakat. 

Sesuai nilai-nilai dasar negara kita, Pancasila dan UUD'45 yang sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat. Seperti diskusi yang cukup konstruktif terjadi hari ini , tidak ada yang mencari panggung sama sekali dan tidak ada yang menang atau kalah dalam adu argumentasi hari ini. 

Tetapi kami sepakat pada satu hal, semua boleh bicara apapun untuk mengkritik Pemerintah asalkan menggunakan data yang dapat diuji bersama-sama.(FB-Lubut Binsar Pandjaitan)

Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments