. Dr. Djamester Simarmata Dimata Luhut Binsar Pandjaitan | BeritaSimalungun
Home » , » Dr. Djamester Simarmata Dimata Luhut Binsar Pandjaitan

Dr. Djamester Simarmata Dimata Luhut Binsar Pandjaitan

Written By Beritasimalungun on Saturday, 13 June 2020 | 14:47

Dr. Djamester Simarmata Dimata Luhut Binsar Pandjaitan, 11 Juni 2020. FB
Beritasimalungun-Saya selalu punya prinsip untuk menyelesaikan setiap permasalahan secara holistik. Artinya, harus komprehensif dan terintegrasi. Prinsip ini tetap saya bawa sampai di usia saya saat ini. Kita harus punya pemahaman yang utuh dan cara pandang yang luas dalam menyelesaikan setiap masalah.

Dan bagi saya, salah satu cara untuk memperoleh cara pandang dan pemahaman yang luas terhadap suatu hal adalah dengan berdiskusi. Seperti yang saya lakukan pagi ini dimana saya mengundang Dr. Djamester Simarmata ke kantor saya untuk duduk bersama dan berdiskusi tentang tantangan perekonomian Indonesia.

Bagi saya, Dr. Djamester Simarmata adalah orang hebat yang mendedikasikan seumur hidupnya dalam bidang pendidikan. Usia kami bisa dibilang sudah sama-sama senior, namun jalan yang kami pilih memang sedikit berbeda. 

Saya mendedikasikan sebagian usia saya berkarir di militer, dan beliau memilih jalan akademis sebagai tonggak pengabdian untuk ibu pertiwi. 

Diskusi yang berjalan hari ini cukup baik, beliau memaparkan hasil pemikiran selama ini mengenai utang Indonesia. Pak Djamester memberikan analisis yang saya pikir cukup hebat, jika ada perdebatan di dalam teori itu hal yang lumrah saja, saran dan masukan dari Pak Djamester sangat baik. 

Saya senang sekali bisa berdiskusi dan beradu argumentasi secara ilmiah seperti ini, bukan debat kusir yang tidak jelas titik temunya dimana. Apalagi sampai harus menyiapkan promotor seperti ajang tinju saja.

Saya betul-betul menghormati beliau, menguji teori dengan data yang ada saat ini. Ada satu hal yang saya sampaikan kepada beliau ketika diskusi selesai, agar Pak Djamester tidak hanya sekali datang kesini. 

Kita bisa diskusi panjang lebar, saling melempar kritik dan saran tentang tantangan khususnya di sektor ekonomi Indonesia saat ini. Saya tekankan kepada beliau bahwa kami semua benar-benar bekerja dengan hati sebagai pemangku kebijakan, karena kita bersingungan langsung dengan kepentingan seluruh rakyat Indonesia. 

Sementara Pak Djamester bisa bekerja untuk terus menyuarakan dan memberikan nasihat serta wejangan kepada kami semua di Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Di akhir pertemuan, Pak Djamester menyampaikan kepada saya apresiasi beliau atas diskusi ini karena menurut beliau, cara seperti ini belum pernah ada sebelumnya dan ini sangat bagus. 

Pujian Pak Djamester pun disematkan pula kepada tim ahli bidang ekonomi saya yang sebagian besar adalah anak-anak muda yang selalu terbuka untuk mendengar dan menerima masukan dari semua pihak, apalagi masukan ini datang dari sosok ekonom senior yang berintegritas seperti Pak Djamester. 

Sehingga ke depan, pertemuan seperti ini bisa dilakukan secara berkala, agar kita mendapat banyak "feedback" yang bermanfaat bagi pembangunan dan kemajuan Indonesia.

Saya berharap kita bisa terus melanjutkan dan terbiasa melakukan kebiasaan baik ini, berdiskusi, berdialektika, bermusyawarah untuk mencapai mufakat. 

Sesuai nilai-nilai dasar negara kita, Pancasila dan UUD'45 yang sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat. Seperti diskusi yang cukup konstruktif terjadi hari ini , tidak ada yang mencari panggung sama sekali dan tidak ada yang menang atau kalah dalam adu argumentasi hari ini. 

Tetapi kami sepakat pada satu hal, semua boleh bicara apapun untuk mengkritik Pemerintah asalkan menggunakan data yang dapat diuji bersama-sama.(FB-Lubut Binsar Pandjaitan)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.