. RHS : Berkorban Modal Besar di Pilkada Simalungun Adalah Pengabdian dan Keiklasan | BeritaSimalungun
Home » , , » RHS : Berkorban Modal Besar di Pilkada Simalungun Adalah Pengabdian dan Keiklasan

RHS : Berkorban Modal Besar di Pilkada Simalungun Adalah Pengabdian dan Keiklasan

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 8 September 2020 | 14:05

Paslon St Radiapoh Hasiholan Sinaga SH - Zonny Waldi (RHS-ZW) saat menyampaikan berkas pendaftaran sebagai Peserta Pilkada Bupati Simalungun di KPU Simalungun, Sabtu (6/9/2020). (Istimewa)

Tigarunggu, BS-
Modal logistik dan operasional dalam mengikuti pesta demokrasi memang tak sedikit. Namun modal besar itu bukan hambatan jika berniat tulus dalam membangun kampong halaman. Niat tulus untuk mengabdi di Simalungun dengan modal yang besar, tidak menjadi soal karena mengeluarkan modal besar itu bagian dari pengabdian dengan keiklasan tanpa berniat untuk mengembalikannya.

Hal itulah yang mendasari St Radiapoh Hasiholan Sinaga SH (RHS) ingin mengabdi untuk kampong leluhurnya Kabupaten Simalungun. Kondisi perekonomian yang sudah selesai dengan dirinya, RHS benar-benar sadar dan iklas dalam mengeluarkan modal besar dari hasil jerih usahanya yang sukses di sejumlah provinsi.

Berkorban dan iklas benar-benar menjadi landasan RHS dalam mengikuti kontestasi Pilkada Simalungun bersama pasangannya Zonny Waldi. RHS sadar, untuk bisa menjadi Bupati Simalungun harus mampu mengorbankan modal yang sangat besar dengan iklas tak berharap modal kembali. 

RHS dengan tegas mengatakan, setiap calon juga harus berani dan siap untuk tidak berniat mengembalikan modal besarnya dimasa pencalonan. Karena bagi RHS, modal besar itu bagian dari pengabdian, sehingga harus diikhlaskan.

“Inilah yang saya maksud sebagai pengabdian. Saya mengorbankan segala sesuatunya untuk membawa Kabupaten Simalungun menjadi lebih baik tanpa berharap biaya yang sudah dikeluarkan harus kembali,” kata Radiapoh Hasiholan Sinaga kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

Keinginan untuk membangun dan mengabdi di Kabupaten Simalungun itulah yang memotivasi Radiapoh Hasiholan Sinaga untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Simalungun yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Niat menjadi Bupati Simalungun, sebagai panggilan untuk membangun kampung halaman. Sebab untuk menjadi pemimpin, pengabdian menjadi yang utama. Soal modal besar, itu bagian dari pengabdian dengan iklas,” katanya.

Disisi lain, RHS juga menyampaikan, bahwa pemimpin yang baik dan profesional, akan memilih pembantu-pembantunya dengan bijak dan sesuai dengan keahliannya.

“Saya akan merasa nyaman dalam pengabdian membangun Kabupaten Simalungun, jika menempatkan setiap calon pemegang jabatan, disesuaikan dengan keahliannya,” kata suami dari Ratnawati Sidabutar ini.

RHS mencontohkan, seperti keberadaan alumni STPD (IPDN). Seorang lulusan STPDN tidak cocok ditempatkan menjadi guru, atau tidak tepat ditempatkan di bidang tehnik sipil. Karena hal itu bisa membuat kacau. Artinya, ketika pemimpin sudah tidak benar, pasti aparat di bawahnya juga menjadi tidak benar dalam bekerja.

“Kelak ketika rakyat memberi kepercayaan kepada Saya untuk memimpin Kabupaten Simalungun sesuai amanat Pilkada 9 Desember 2020, saya akan komit menempatkan pejabat di SKPD, yang profesional dan sesuai dengan kebutuhan maupun keahliannya,” katanya.

RHS yang lahir dan besar dari keluarga petani ini mengungkapkan, persoalan yang masih dihadapi Kabupaten Simalungun yaitu budaya transaksional dilingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Simalungun.

RHS bersama pasangannya Zonny Waldi, akan memberangus budaya transaksional yang selama membudaya secara terang-terangan di Kabupaten Simalungun. Karena budaya transaksional itu salah satu penyakit akut di lingkungan Pemkab Simalungun, sehingga pembangunan tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

“Sesuatu yang dihasilkan dari budaya transaksional akan tidak maksimal. Bagaimana seseorang yang menduduki sebuah jabatan atas dasar transaksional, selama masa jabatannya akan memikirkan pembangunan. Tentu yang ada dipikirannya bagaimana mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan untuk mendapatkan jabatan,” ujarnya RHS.

RHS juga berjanji jika duduk sebagai Bupati Simalungun Periode 2020-2025, akan menempatkan seseorang pejabat sesuai dengan kebutuhan dan keahlian dibidang masing-masing ASN. Semoga. (Berbagaisumber/Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Pantau Simalungun

Pantau Simalungun
KLIK Benner Untuk Beritanya

Febri Saragih dan Keluarga

Febri Saragih dan Keluarga
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.