. Drs.Djomen Purba : “Pendukung Wagner Damanik Abidinsyah Saragih Ibarat Api dalam Sekam” | BeritaSimalungun
Home » , , » Drs.Djomen Purba : “Pendukung Wagner Damanik Abidinsyah Saragih Ibarat Api dalam Sekam”

Drs.Djomen Purba : “Pendukung Wagner Damanik Abidinsyah Saragih Ibarat Api dalam Sekam”

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 21 October 2020 | 08:04

Drs.Djomen Purba.

P.Siantar, BS
-Pendukung Paslon Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Simalungun Irjen Pol (purn) Drs.M.Wagner Damanik MAP Abidinsyah Saragih (WD-BISA) saat ini ibaratnya api dalam sekam saja. Dari luar tidak terlihat tapi didalam sebenarnya sangat panas dengan jumlah mendominasi. Demikian dikatakan tokoh masyarakat Simalungun Drs.Djomen Purba kepada Aloling Simalungun Rabu (21/10/2020).

Drs.Djomen Purba mengatakan dari pengamatan yang dilakukannya ditengah masyarakat Kabupaten Simalungun sesungguhnya pendukung WD-BISA sangat luar biasa hanya saja mereka tidak mau terlalu menunjukkan dirinya. Itulah sebabnya pendukung WD-BISA saat ini layaknya seperti api dalam sekam saja ujar Drs.Djomen Purba.

Saat ini masyarakat Kabupaten Simalungun sesungguhnya sangat berharap akan adanya perubahan Kabupaten Simalungun untuk menjadi semakin baik, untuk itulah sangat dibutuhkan pemimpin yang mampu melakukan perubahan melalui berbagi program yang akan dikerjakan.

Dijelaskan Djomen Purba dirinya telah membaca  program WD-BISA, saya yakin berbagai  program yang akan dilakukan mampu  membawa perubahan di Kabupaten Simalungunmenjadi lebih baik lagi yaitu tidak ada pungutan-pungutan  bila sekiranya hendak jadi pegawai/honorer maupun pegawai/pejabat jika hendak menduduki jabatan tertentu.

Tidak ada pungli bila masyarakat hedak mengurus surat-surat serta tidak ada lagi pungutan-pungutan di sekolah yang memberatkan orang tua maupun peserta  didik.


Selanjutnya bantuan/hibah dari pemerintah pusat,pemda,swasta kepada masyarakat akan dikelola dengan baik sehingga tidak ada penyelewengan bantuan bibit, alsintan,dan pupuk bersubsidi (tidak ada lagi tukar karung).

Pengurusan KTP dan dokumen kendudukan atau dokumen lainnya cukup diselesaikan di tingkat Kecamatan dan tak perlu harus ke Pamatang Raya sehingga tidak memakan waktu dan biaya serta pegawai/pejabat justru “jemput bola” melayani ke tengah masyarakat (mendekatkan pelayanan ke tengah masyarakat. Bupati dan pejabat-pejabatnya mudah ditemui agar keluhan masyarakat dapat langsung ditampung dan ditindaklanjuti.

Infratstruktur (jalan,jembatan,irigasi) yang rusak semakin banyak dapat perbaikan karena dana pembangunan tidak boleh dikorupsi.

Tidak ada yang namanya setoran uang muka proyek atau pungutan-pungutan liar sehingga kualitas proyek memenuhi bestek dan tidak cepat rusak. Dengan demikian biaya pemeliharaan yang tidak perlu bisa dialihkan untuk membangn atau memelihara infrastruktur lain.

APBD dan proyek-proyek pembangunan dipublikasikan secara luas sehingga masyarakat mengetahui dan turut serta secara aktif mengawasinya.

Investor diuandang dan disambut dengan “karpet merah” serta diberi insentif/kemudahan berinvestasi .Tetapi perusahaan/investor haru mengutamakan tenaga kerja setempat. Pengelolaan keuangan akan lebih bersih dari KKN,transparan, profesional serta akuntabel.

Djomen Purba mengatakan dengan berbagai program terseb ut membuat banyak masyarakat Kabupaten Simalungun yang bersimpati serta mendukung  WD-BISA  pada Pilkada Simalungun 2020. (*)

Sumber: Portal https://www.alolingsimalungun.com/
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.