. Refleksi Pribadi Atas Panggilan-Nya | BeritaSimalungun
Home » , » Refleksi Pribadi Atas Panggilan-Nya

Refleksi Pribadi Atas Panggilan-Nya

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 10 February 2021 | 21:04

Melanjutkan Pekerjaan Sang Guru...Dengarkanlah Dia!
Sertijab Praeses GKPS Distrik  VI dari Pdt Jaksen Saragih (kanan) kepada Pdt Karmen Sipayung.(Istimewa)

Oleh: Pdt Karmen Dija Bram Sipayung 

Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu” (2Raj. 2:9). Nats ini merupakan permohonan Elisa kepada Elia, Sang Gurunya. Elisa minta warisan yang biasanya diberikan secara hukum kepada putra sulung (lih. Ul. 21:17). 

Dalam Alkitab BIMK (Bahasa Indonesia Masa Kini) dituliskan: ”Wariskanlah kuasa Bapak kepada saya, supaya saya dapat menjadi pengganti Bapak.”


Dalam permintaan Elisa itu tergambar jelas bahwa Elisa tidak merasa lebih hebat dari gurunya. Elisa ingin melanjutkan pelayanan yang telah dilakukan sang gurunya. Dia ingin memuliakan gurunya dengan jalan melanjutkan pekerjaannya.

Itu jugalah yang seharusnya kita lakukan sebagai murid-murid Yesus. Kita dipanggil untuk terus memuliakan Yesus. Dan itu hanya akan terjadi ketika kita sungguh-sungguh melanjutkan pekerjaan Yesus di bumi ini.

Mungkinkah???  Pasti mungkin! Caranya? Mulailah dengan mendengarkan Dia sebagai Sang Maha Guru. Kita hanya mungkin menyatakan kemuliaan seseorang ketika kita sungguh-sungguh mendengarkannya. Ketika kita peduli dengan apa yang menjadi kehendak-Nya, maka pada saat itulah kita sungguh-sungguh memuliakan-Nya.

Kalimat perintah ”Dengarkanlah Dia!” (Mrk. 9:7) sungguh-sungguh harus kita taati. Bagaimana mungkin kita memuliakan Yesus Sang Guru kita, kalau kita tidak sungguh-sungguh mendengarkan-Nya?

Jika diperhatikan dengan cermat, semua pekerjaan Yesus  berujung pada kemuliaan Allah Bapa-Nya. Dan itu jugalah yang ditegaskan oleh Paulus dalam suratnya kepada Jemaat di Korintus: ”Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus” (2 Kor. 4:5). Itu jugalah yang semestinya dilakukan para hamba Yesus pada  zamannya masing-masing. 

Sebagai contoh ketika bercakap-cakap dengan orang lain, siapakah yang kita beritakan atau tonjolkan? Diri sendiri atau Yesus Orang Nazaret? Dengan kata lain: Siapa yang kita muliakan? Diri sendiri atau Yesus Kristus?

Jika kita merayakan peristiwa ”Yesus dimuliakan di atas gunung” (Mrk. 9:2-9), maka menjadi panggilan kita pula untuk terus memuliakan-Nya. Dan itu hanya akan terjadi ketika kita sungguh-sungguh melanjutkan pekerjaan Yesus di bumi ini. Oleh karena itu, dengarkanlah Dia!  Ya.. Dengarkanlah Dia!. 
Saya akan berjuang melanjutkan pekerjaan Sang Maha Guru yg memilihku....Amin.
#Berharapdukungankeluarga.
#Iklastulusdansetia. (***)

Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.