. 210 KJA di Haranggaol Sudah Dibongkar, Target 1.494 KJA di Haranggaol akan Dibongkar Sampai Akhir Tahun 2021 | BeritaSimalungun
Home » , , , , » 210 KJA di Haranggaol Sudah Dibongkar, Target 1.494 KJA di Haranggaol akan Dibongkar Sampai Akhir Tahun 2021

210 KJA di Haranggaol Sudah Dibongkar, Target 1.494 KJA di Haranggaol akan Dibongkar Sampai Akhir Tahun 2021

Written By Beritasimalungun on Thursday, 8 July 2021 | 20:36

Tim pembongkaran bersama petugas Satpol PP melakukan pembongkaran keramba jaring apung (KJA) milik petani di Haranggaol  Sampai dengan akhir tahun, sebanyak 1.494 KJA milik petani akan dibongkar. (Istimewa)

Haranggaol, BS
-Sebanyak 210 Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba, Haranggaol, Kabupaten Simalungun sudah dibongkar. Target pengurangan KJA di Danau Toba Haranggaol hingga akhir tahun 2021 berkisar 1.494 lobang KJA tempat budidaya ikan nila/mas petani di Kelurahan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Sumalungun akan ditertibkan atau dibersihkan oleh Pemkab Simalungun.

“Di Haranggaol ada berkisar 7.920-an KJA milik masyarakat. Dan, berdasarkan hasil pertemuan dengan Pemkab Simalungun beberapa waktu lalu, sampai dengan akhir tahun 2021, berkisar 20 persen KJA akan ditertibkan atau dibongkar,” kata Rikson Saragih,  seorang pengurus Asosiasi Dearma dan pelaku budidaya KJA di Haranggaol ketika dihubungi SuaraTani.com, Kamis (8/7/2021) melalui seluler.

Menurutnya, pembersihan KJA itu dilakukan dua tahap masing-masing tahap 10% atau 792 lobang. Tahap pertama, pembersihan dilakukan mulai 23 Juni 2021 lalu sampai September mendatang. Dan, yang sudah dibersihkan sampai dengan tanggal 5 Juli, sebanyak 210 KJA. 

“Yang membongkar tim bongkar dibantu Satpol PP Simalungun. Petani hanya menunjukkan kolam yang mau dibongkar. Jadi, tim-lah yang menarik KJA itu ke pinggir pantai. Dan, yang dibongkar itu adalah KJA milik petani yang jumlahnya 20 KJA ke atas dengan persentasi proporsional,” kata Rikson.

Sedangkan tahap kedua, lanjut dia, pembongkaran akan dilakukan bulan Oktober sampai Desember 2021 mendatang.

“Itulah progress pembongkaran KJA yang akan dilakukan di Haranggaol ini. Dimana zona atau lokasi pembongkarannya berada di enam titik, yakni T. Batu, Tapian, T. Lapang, Gudang, B.1000 dan Rappa,” terang Rikson.

Meski tanpa ada ganti rugi dari pemerintah, namun pembongkaran itu menurut Rikson, ada manfaatnya. Menurut pandangannya, pemangkasan KJA untuk memenuhi syarat kuota daya dukung lingkungan dan produksi.

Kemudian, mendukung program pemerintah terhadap pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Danau Toba, menstabilkan harga ikan di tingkat petani. Yang mana, harga ikan di tingkat petani kerap anjlok sebagai implikasi dari suplai demand (hukum penawaran permintaan). 

“Dengan pemangkasan maka harga ikan akan stabil, tidak lagi di bawah produksi tapi sudah di atas biaya produksi,” jelasnya. 

Manfaat lainnya, kata Rikson, tingkat kesejahteraan petani KJA lebih meningkat dan merata serta petani kecil tidak akan gulung net dan yang sudah gulung net bisa bangkit kembali lewat lembaga-lambaga keuangan atau permodalan. 

“Itulah pandangan saya dari pembongkaran KJA yang dilakukan saat ini. Saya hanya mengimbau agar kita sama-sama mendukung pemangkasan berkeadilan ini, tepat waktu dan tepat jadwal,” ujar Rikson.

Rikson sendiri mengaku, kalau KJA nya sudah dibongkar sebelum pembongkaran dari pemerintah dilakukan. Saat ini jumlahnya tinggal 10 unit lagi atau sudah di bawah ambang minimum.

“Sudah saya jual sebagian dan yang tinggal sekarang hanya 10 lobanglah, itupun dalam situasi kosong saat ini,” tutup Rikson. (Suaratani.com/Junita Sianturi) 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.