. Anita Martha Hutagalung: Terimakasih Presiden RI Jokowi | BeritaSimalungun
Home » , , , » Anita Martha Hutagalung: Terimakasih Presiden RI Jokowi

Anita Martha Hutagalung: Terimakasih Presiden RI Jokowi

Written By Beritasimalungun on Friday, 6 August 2021 | 13:30

"Tadi pas Presiden Joko Widodo Video Call, Jumat 7 Agustus 2021 Pagi.  Yang ditanya mana Opung Anita dan Bumi? Trus beliau bilang bulan ini 15 hutan adat akan diselesaikan. Diantaranya 5 SK Hutan Adat sudah rampung. Presidenku Luar biasa," ujar Anita Martha Hutagalung (FB).







Oleh: Anita Martha Hutagalung (ONI) 

Jakarta, BS-Pagi ini Jumat 6 Agustus 2021 Oni sangati bahagia sekali. Sekalian aku mau bilang sama klen semua bahwa ketulusan itu sangat berharga. Semalam kami sampai di Apartemen Prapanca Jakarta sekitar Pukul 15.00 WIB. Dengan banyaknya barang-barang yang kami angkut lagi dari mobil. Kami udah kayak pengungsi ajah.

Selesai beberes, Togu Simorangkir   meminta kami untuk berkumpul di meja antik di ruang tamu. Dan Togu kembali mengingatkan kami soal pembicaraannya tadi siang (sewaktu masih di Apartemen Brawijaya) dengan pihak Istana Presiden.

Ya.... Togu hanya mengingatkan saja. Sebab pada saat "negosiasi" lewat phone, kami anggota Tulus Iklas Militan (TIM) 11 (Togu Simorangkir, Anita Martha Hutagalung (ONI) dan Irwandi Sirait didampingi 8 Tim Logistik yang terdiri dari Cristian Gultom, Erwin Hutabarat, Ishak Aritonang, Agustina Pandiangan, Bumi Simorangkir, Lambok Siregar, Yman Munthe dan Jevri Manik) mendengar lewat speaker. Disitu dijelaskan bahwa karena situasi PPKM yang belum berakhir.

Maka yang boleh ketemu Presiden Joko Widodo hanya 1 orang saja. Nah... Hal itu yang membuat Togu Simorangkir galau dan sedih. Dia tidak mau kalau hanya Togu yang bertemu Bapak Presiden. Togu maunya semua TIM 11 harus ketemu Jokowi.

Mengingat sudah 53 hari kami bersama dan sudah ribuan kilometer kami jalani. Padahal kami sudah katakan kami senang dan ikhlas walau cuma Togu yang bertemu Presiden. Togu itu identik dengan TIM 11.

Tapi emang Togu orangnya jugul, dia minta kami satu persatu menyatakan isi hati dan pendapat kami, apakah kami percaya pada integritas Togu Simorangkir. Dan mulailah kami TIM 11 satu persatu mengutarakan isi hati kami. 

Semua sepakat bahwa Togu bukan saja mewakili kami TIM 11tapi  mewakili Bangso Batak dan orang-orang yang perduli pada kelestarian Danau Toba. Oni juga mengatakan isi hatiku pada Togu : bahwa sejak aku bohongin Togu soal resechedule tiketku ke Papua. Itu sudah menunjukkan bahwa Oni ikhlas siapapun yang bertemu Pak Jokowi. 

Bumi( 8tahun) peserta yang termuda di TIM 11 juga diminta Togu pendapatnya Kata Bumi: "Gak apa-apa bapak sendiri yang ketemu Presiden Jokowi. Aku senang". Togu langsung menimpali : " Nanti bapak ajalah yang beli drum mu ya Bumi".

Karena pernah saat ditanya wartawan Bumi mau bilang apa sama Presiden kalau ketemu, kata Bumi dia mau minta drum dan jalan ke sekolahnya yang rusak karena truk loging di perbaiki. Setelah mendengar pendapat kami satu persatu, barulah Togu menyetujui untuk dia swab PCR.
 
Salah satu syarat untuk ketemu Presiden. Dan pihak Istana yang menghunjuk RS dan menanggung biayanya. Tadi pagi Togu masuk ke kamar Oni: "Nggak bisa tidur aku Ito, jam 3 pagi perutku mulas, aku merasa beban ini berat sekali".

Dan seperti biasa Oni menenangkannya dengan becanda-becanda. Kami langsung berbenah mempersiapkan diri masing-masing. Apartemen ramai oleh Ojol entah jam berapa tadi malam mereka datang. Pagi-pagi pas Oni bangun udah pada bergeletakan di ruang tamu, bahkan ada yang tertidur di teras.

Agenda Pagi 

TIM 11 akan berangkat ke lokasi terakhir kami ketangkol polisi Metro Jaya. Lalu dari sana kami akan berjalan kaki ke Istana Presiden. Hal itu adalah salah satu permintaan yang diajukan Togu pada pihak Istana. 

Dan dikabulkan dengan syarat kami harus mengirimkan data anggota TIM 11. Dan tidak diperkenankan lebih dari itu. Tapi sebelum itu kami laksanakan, TIM 11 harus swab Antigen dulu. Kecuali Togu dia sudah swab PCR semalam. 

Lha... Kenapa gak semalam swab antigennya? Cause kata pihak Istana untuk swab antigen mereka hanya mau terima hasil swab beberapa jam sebelum kami masuk ke komplek Istana. Jadi biar paham klen ya weiii.
 
Gak gampang masuk ke komplek Istana Presiden. Apalagi untuk bertemu Bapak Presiden. Kami bulak-balik ditanya bahkan soal pakaian, tidak boleh pake celana jeans. Harus begini.. Harus begitu.
 
Kalau mau kerjakan, kalau tak mau ya tak usah. Lalu kami harus berjalan dengan senyap. Tidak boleh menarik perhatian. Tidak boleh pakai bendera atau atribut apapun itu. Karena kabarnya ada yang mau demo juga ke Istana ntah siapalah itu. Kami hanya turut aturan saja. Yang penting sampai Istana Okelah ya.

Oni dan TIM 11 udah selesai swab antigen tinggal nunggu hasil. Barulah tersadar kami belum sarapan. Oni laparrr. Udah minta tolong mas Ojol untuk membelikan sarapan. Selalu saja ada pertolongan buat kami. 

Di kesempatan ini Oni ucapkan terimakasih buat kalian semua para sahabat teman yang sudah mendukung perjalanan TIM 11. Siapapun kalian diberkatilah kesehatan kalian dan ditambahkan berkat melimpah. 

Buat para sahabat yang sudah berupaya memfasilitasi pertemuan dengan Bapak Presiden Jokowi. Siapapun kalian, karena semua yang ingin membantu sesuai kapasitasnya kami respon baik. Diberkatilah kesehatan kalian dan sukses dalam karier dan pekerjaan tangan kalian. 

Buat para nitizen teman Facebook Oni dan folowers Oni. Siapapun kalian Oni ucapkan terimakasih karena sudah menshare setiap postingan Oni.  Dan puncaknya surat terbuka Oni dengan judul : SURAT BUAT BAPAK PRESIDEN RI kalian share sampai ribuan kali. Diberkatilah kesehatan kalian dan bertambah rezeki kalian tetap semangat menjalani hari.
 
Oke segitu dulu. Nanti Oni lanjut lagi. Panjang Umur Perjuangan. TUTUP TPL. #TutupTPL. Terimakasih Oni untuk Bapak Presiden Joko Widodo yang baik. Lope lope yang banyak buat Bapak. Sehat-sehat terus ya Pak. Tuhan memberkati.(Penulis Pegiat Media Sosial)

  
Jevri Manik

























Bumi, BANGGA Bapak denganmu Amang. Di usiamu yang ke 8, kau telah menginjakkan kakimu di Istana Negara dengan cara yang KEREN. Panjang Umur Perjuangan. #TutupTPL. #TutupPerusakLingkungan. #BosLebay.


Sampai kita bertemu di dalam Pak @Jokowi. Pargogoi au Tuhan. Berat kali pundakku ini. Panjang Umur Perjuangan. #TutupTPL. #TutupPerusakLingkungan. (Jumat 6 Agustus 2021-FB) 


Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.