. "Kepemimpinan, Habonaron Do Bona" | BeritaSimalungun
Home » , » "Kepemimpinan, Habonaron Do Bona"

"Kepemimpinan, Habonaron Do Bona"

Written By Beritasimalungun on Thursday, 30 September 2021 | 17:29


 Drs Sofyan Purba (Forkis Mayup)

Oleh: Drs Sofyan Purba

Beritasimalungun-Ketika seluruh rakyat, berharap suasana "Bahwa kehidupan ber keadilan yang merata, makmur dan sejahtera" maka pandangan Habonaron Do Bona adalah ideal dan realistis. Itu menjadi acuan sebagai pemimpin dan itu pula pandangan yang berterima sebagai rakyat yang dipimpin.

Habonaron Do Bona itu Universal. Itu adalah esensi paling mendasar dalam ajaran seluruh ummat yang ber agama dan ummat yang masih percaya, akan adanya: Allah. Tuhan. Naibata/Debata/Dibata, Oppungmulanioppung.

Bahwa "Benar itu adalah Kebenaran Yang Mutlak" dan bahwa "Ada Penguasa Alam Terbaik Terkuat di Jagat Raya. Mengeksekusi tak terdeteksi. Bukan dogma atau cerita lama, sampai saat ini, terjadi di sekitar kita " ini yang mengatur seluruh aktifitas, hidup dan berkehidupan seluruh isi alam.

Penguasa Alam, melalui Kitab kitabnya mengajarkan: Cinta Kasih dan Sayang, tampa memilah memilih kepada sesama dan mahluk lainnya. Ada konsekwensi dari setiap pembantahan setiap ajaran, sekalipun kita mahir, berkuasa merubah "Kebenaran menjadi Pembenaran".

Kepemimpinan Habonaron Do Bona, amat sangat tidak disukai banyak pihak. Satu hal yang paling pantang adalah, tidak dibenarkan KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme). Dan ini tidak mendapat tempat, bagi rakyat yang semakin menjahui nilai nilai "Habonaron Do Bona". 

Kini, kita sepertinya kehilangan pedoman hidup berkehidupan. Kini kita seakan akan mencari formula model "Hidup dalam kebebasan, yang semua akan bermuara pada kebimbangan lahir dan bathin". Ya, benar, kita ingin hidup yang ber keadilan dan sejahtera merata. 

Hidup dalam suasana tenang apa adanya secara wajar, yang penuh cinta kasih dan sayang. Semua berlangsung dalam damai dan penuh perdamaian. Mungkin kah ? (Penulis Adalah Pemerhati Pembangunan Simalungun)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.