. Terkuak Sosok 'Tuhan Yesus' di Grup WA Duren Tiga Sambo dkk | BeritaSimalungun
Home » , » Terkuak Sosok 'Tuhan Yesus' di Grup WA Duren Tiga Sambo dkk

Terkuak Sosok 'Tuhan Yesus' di Grup WA Duren Tiga Sambo dkk

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 21 December 2022 | 10:58


Jakarta, BS
- Tanda tanya sosok di balik kontak bernama 'Tuhan Yesus' anggota grup WhatsApp Duren Tiga yang dibentuk 3 hari usai penembakan Brigadir N Yosua Hutabarat terjawab. Grup WA itu sendiri berisi Ferdy Sambo dan sejumlah ajudannya.

Keberadaan kontak bernama 'Tuhan Yesus' itu diungkap Ahli Digital Forensik dari Polri, Adi Setya, saat bersaksi di sidang pembunuhan Yosua dengan terdakwa Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di PN Jaksel, Senin (19/12/2022). Adi awalnya ditanya pengacara Ricky Rizal soal siapa saja anggota di grup tersebut.

"Tadi ahli jelaskan ada grup WhatsApp Duren Tiga. Siapa saja yang ada di dalam grup WhatsApp itu?" tanya pengacara Ricky Rizal di dalam persidangan.

"Anggota grup WhatsApp bernama Duren Tiga yang pertama kontak WhatsApp atas nama Richard, yang kedua kontak WhatsApp atas nama Ricky Wibowo, yang ketiga kontak WhatsApp atas nama Damson, yang berikutnya kontak WhatsApp atas nama Daden," jawab Adi.

Adi terus menyebutkan nama-nama kontak WA yang terdaftar sebagai anggota grup WhatsApp Duren Tiga. Salah satunya, kata Adi, adalah kontak atas nama 'Tuhan Yesus'.

"Kontak WhatsApp atas nama Irjen Ferdy Sambo, kemudian kontak WhatsApp atas nama Putri Candrawathi, kemudian kontak WhatsApp atas nama Diryanto, kemudian kontak WhatsApp nama Om Kuat, kemudian kontak WhatsApp atas nama SMD, kontak WhatsApp atas nama Tuhan Yesus, kemudian kontak WhatsApp nama Alfanzu, kemudian kontak WhatsApp nama Sadam, berikutnya kontak WhatsApp atas nama Gusti Sejati. Berikutnya kontak WhatsApp atas nama Prayogi Iktara, kontak WhatsApp atas nama AR 19 dan yang terakhir kontak WhatsApp atas nama WTK46," ungkap Adi.

Namun, Adi tak menjelaskan siapa sebenarnya kontak bernama 'Tuhan Yesus' itu. Pengacara Ricky lalu bertanya dari mana data itu didapat.

"Ahli transkrip dari handphone siapa saja? Saudara FS kah?" tanya pengacara Ricky.

"Barang bukti nomor 2850/STP dengan nama Richard," jawab Adi.

Pengacara Eliezer, Ronny Talapessy, mengatakan kliennya tidak mengetahui siapa kontak bernama 'Tuhan Yesus' di grup WA Duren Tiga. Dia menyebut Eliezer tak memperhatikan siapa saja anggota grup itu.

"Dia nggak tahu, dia sudah nggak perhatiin," kata Ronny Talapessy saat ditanya soal siapa kontak bernama 'Tuhan Yesus' di WAG Duren Tiga itu.

Ronny menyebut grup itu dibuat setelah Ricky Rizal, Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf mengganti HP. Namun, katanya, Eliezer cuma sebentar berada di dalam grup tersebut.

"Itu kan ganti handphone. Kan ada ganti handphone tanggal 10 (Juli) jadi nyambung. Kan setelah ganti handphone tanggal 10 baru dibikin grup dan yang bikin grup itu Ricky Rizal," jelas Ronny.

"Masalah isi grup WhatsApp itu kan Eliezer tidak sampai sehari. Tapi yang kita tanyakan itu terkait SOP aja kalau ada tamu tolong perhatikan. Terkait dengan SOP ajudan aja," sambungnya.

Sosok Kontak Bernama 'Tuhan Yesus' Terungkap

Pengacara Ricky Rizal, Zena Dinda Defaga, mengungkap sosok di balik kontak bernama 'Tuhan Yesus' itu. Dia menyebut kontak itu merupakan milik seorang bernama Alfonsius.

"Ini saya juga tanyakan cuma Mas Ricky lupa. Tapi mungkin kalau nggak salah kata dia Alfonsius. Tapi dia nggak begitu ingat siapa," kata pengacara Ricky Rizal, Zena Dinda Defaga, saat dihubungi, Selasa (20/12/2022).

Dinda mengatakan Alfonsius merupakan sekuriti yang bertugas di rumah Sambo.

"Kalau nggak salah sekuriti. Sama kaya Damson," ucap Dinda.

Dinda juga menjelaskan alasan kliennya membuat grup WhatsApp Duren Tiga 3 hari usai Brigadir Yosua Hutabarat tewas ditembak. Dia mengatakan grup itu digunakan untuk koordinasi para ajudan Ferdy Sambo yang saat itu menjabat Kadiv Propam Polri.

Dinda awalnya mengatakan grup WhatsApp Duren Tiga berisi orang-orang yang bekerja pada Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Dia juga menyebut Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi ikut di dalam grup itu.

"Grup itu grup yang ada semua isi rumah FS dan PC. Karena kalau grup ABS (anak buah Sambo) itu yang cuma ajudan saja. Tapi kalau Duren Tiga itu ada FS dan PC-nya, ada semua ART, ajudan, driver FS dan PC," kata Dinda.

Dinda mengatakan semua ajudan Ferdy Sambo keluar dari grup WA Duren Tiga yang lama usai Yosua tewas ditembak pada 8 Juli 2022. Atas dasar itu, Ricky Rizal berinisiatif membuat grup WA baru untuk memudahkan koordinasi sesama ajudan.

"Jadi grup awal itu nama tetap Duren Tiga, tapi karena pasca Yosua sudah meninggal semua orang di grup itu pada left grup. Makanya Ricky bingung gimana mau laporan-laporan jadi dibuatkan Ricky lagi," tutur Dinda.

Dinda menyebut Bharada Richard Eliezer juga ikut dalam grup tersebut. Namun, katanya, Eliezer keluar dari grup tersebut usai mengganti nomor HP.

"Di situ ada Richard juga tapi Richard left karena Richard ganti nomor. Makanya kemarin saat kami perjelas berapa orang yang ada di grup, lebih dari tujuh. Kalau disebutkan banyak," tutur Dinda.(***)

Share this article :

Post a Comment

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Nasib Pilu Parialus Saragih Sidauruk, 7 Terbaring Sakit Tanpa Pengomatan Medis

Nasib Pilu Parialus Saragih Sidauruk, 7 Terbaring Sakit Tanpa Pengomatan Medis
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

BERITA LAIN II