Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Kisah Luhut Panjaitan dan Veranita Yosephine Sinaga Soal Gambar Danau Toba dan Ulos di Pesawat AirAsia


Jakarta, BS
-Menyemarakkan pergelaran Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 F1 Powerboat Danau Toba di Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara mulai Jumat 24 Februari 2023 hingga 26 Februari 2023, badan pesawat AirAsia menampilkan ilustrasi wanita penenun kain ulos dan Danau Toba. Rupanya ada peran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan di situ.

Dalam siaran podcast Kemenparekraf yang dipandu Menparekraf Sandiaga Uno, Luhut menceritakan awal mula adanya gambar penenun ulos dan Danau Toba di pesawat.

"Itu sebenarnya dimulai dari Vera, dirutnya (Direktur Utama Indonesia AirAsia Veranita Yosephine), kebetulan Vera sama anak saya yang paling kecil Kerri (sambil menautkan jari-jari tangannya mengindikasikan pertemanan), itu punya mainan Toba tenun, terus mereka berbincang. Ada istri saya, eh kita bikin ini yuk, mau karena dulu begini ada joke dulu, kalau saya datang ke kampung pakai mobil angkot gitu apa, sekarang kita datang ke Toba pakai pesawatnya Toni Fernandes, jadi hebat, jadi viral," ujar Luhut sambil tertawa.

PesawatAirAsia dengan livery bergambar DanauToba itu diluncurkan di Garuda Maintenance FacilityAero Asia, Jumat (17/2/2023). Tidak hanya itu, di bagian bawah mendekati ekor pesawat juga ada gambar 4 wanita sedang menenun.

"Ini adalah hari yang spesial dimana hari ini mewujudkan salah satu mimpi dan upaya kita dalam berkontribusi, dalam mendorong recovery dari destinasi pariwisata Indonesia. Terutama Danau Toba yang merupakan salah satu destinasi prioritas," ungkap Direktur Utama Indonesia AirAsia Veranita Yosephine Sinaga.

Pesawat AirAsia itu memiliki rute Jakarta-Silangit dan sudah terbang sejak tahun lalu. Tingkat keterisian rute Silangit tersebut rata-rata untuk setiap penerbangannya mencapai 83,6%.

F1 Powerboat atau F1H2O di Danau Toba ini akan berlangsung di Balige, Sumatra Utara pada 24-26 Februari 2023. Menurut Luhut, tiket untuk nonton balapan perahu motor ini sudah habis. Selain ditonton di Danau Toba, event ini akan dilihat oleh 140 juta orang dari seluruh dunia.

"Viewernya mencapai 140 juta di seluruh dunia akan melihat F1Powerboat. Jadi kita bisa bayangkan, tiba-tiba orang melihat Danau Toba. Di mata 140 juta penduduk dunia, tentu ini angka yang spektakuler banget, dan ini F1 di Danau Toba, saya pikir akan membawa confidence lagi, bahwa kita kalau sungguh-sungguh mengerjakan sesuatu fokus mengerjakan sesuatu akan bisa bagus. Jadi saya sih confidence Toba ini akan bisa menjadi destinasi super prioritas," ujar Luhut.

Menparekraf Sandiaga menambahkan bahwa dampak ekonomi dari penyelenggaraan F1Powerboat bisa mencapai Rp 220 miliar hingga Rp 300 miliar. Malah sudah ada wisatawan mancanegara yang datang ke Danau Toba menggunakan private jet.

"Ada beberapa private jet yang sudah book untuk datang di event besar ini dan untuk sobat parekraf Jangan lupa untuk menyaksikan baik langsung maupun juga melalui streaming dan mendukung F1 Powerboat kita pastikan Indonesia dan Danau Toba menjadi destinasi kelas dunia dan mewujudkan pariwisata berkualitas berkelanjutan," ujar Sandiaga. 

Komitmen AirAsia

Sementara sebagai wujud komitmen PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) untuk mendukung pengembangan dan promosi pariwisata Indonesia, pesawat AirAsia resmi mengudara dengan corak (livery) Lake Toba & Beyond.

Livery panorama Danau Toba dengan wanita penenun ulos akan tampil di badan pesawat AirAsia Airbus A320 PK-AZR sejak 17 Februari 2023 lalu.

Livery ini merupakan kolaborasi AirAsia dengan Tobatenun, BPODT dan Injourney yang menjadi bagian rangkaian promosi pariwisata Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, termasuk mensukseskan ajang F1 Powerboat World Championship tahun 2023.

Proses kreatif penciptaan livery ini dilakukan oleh Tobatenun selama kurang lebih dua bulan, dengan memasukkan unsur-unsur yang dapat memperkaya destinasi utama Danau Toba.

Dalam rilisnya, Direktur Utama Indonesia AirAsia, Veranita Yosephine Sinaga, menyatakan kegembiraannya karena AirAsia bisa memberikan kontribusi bagi pengembangan dan promosi pariwisata Danau Toba dan sekitarnya sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas dan juga penyelenggaraan F1 Powerboat.

"Selain mempromosikan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata, kami juga mendukung rencana pemerintah unutk meningkatkan ekonomi kreatif di sekitar daerah Toba - Samosir," tambah Veranita.

Tentunya kami juga berharap agar kerjasama ini akan terus membuka peluang untuk menjaring banyak turis berkunjung ke Danau Toba dan sekitarnya, sehingga pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah setempat dapat terus berkembang.” papar Veranita lebih lanjut.

Hal senada juga disampaikan oleh CEO dan Founder Tobatenun Kerri na Basaria,"Kami senang sekali dapat berkontribusi dalam mempromosikan Kawasan Danau Toba dan sekitarnya bersama-sama dengan Indonesia AirAsia."

Gambar yang terlihat di badan pesawat mewakili karya kreatif Tobatenun, yaitu motif-motif kain tenun kontemporer yang terinspirasi dari motif kain tenun Batak tradisional, perempuan penenun, keindahan Danau Toba dan kekayaan budaya Batak seperti bunga rias atau kecombrang yang sering dipakai di masakan Batak seperti ikan arsik atau sambal rias.

"Kami berharap agar livery pesawat tersebut mengundang keingintahuan tentang kekayaan kriya dan komunitas di Sumatera Utara, bahkan menarik publik untuk datang berkunjung dan merasakan pengalaman berwisata langsung di Danau Toba.” tambah Kerri.

AirAsia Indonesia sejak dari tanggal 16 Februari, menambah frekuensi terbang dengan melayani penerbangan rute Jakarta-Silangit sebanyak 7 hari dalam seminggu dengan menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang, dengan kuota bagasi gratis sebesar 20 kg dan kuota bagasi kabin sebesar 7 kg. (BS-AsenkLeeSaragih/ Berbagaisumber)








Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments