. 70 Hektare Lahan Pertanian di Panei Jadi Bangunan Pendidikan | BeritaSimalungun
Home » » 70 Hektare Lahan Pertanian di Panei Jadi Bangunan Pendidikan

70 Hektare Lahan Pertanian di Panei Jadi Bangunan Pendidikan

Written By GKPS JAMBI on Tuesday, 27 March 2012 | 13:12


Wilson ManihurukWilson ManihurukRAYA- Sekitar 70 hektare lahan eks HGU PTPN IV di Batu Duapuluh, Kecamatan Panei telah menjadi milik Pemkab Simalungun sejak 2011.
Direncanakan, di lokasi tersebut akan dibangun komplek pendidikan dan sarana pendukung lainnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Wilson Manihuruk, Minggu (25/3) menyampaikan, lahan eks HGU PTPN IV di Batu Duapuluh Kecamatan Panei sudah menjadi milik Pemkab Simalungun sejak 2011 lalu. Sesuai arahan bupati, akan dibangun lokasi pendidikan dan sarana pendukung lainnya.

“Direncanakan untuk membangun sekolah tinggi pertanian atau insitut pertanian atau bisa juga untuk bidang pendidikan lainnya. Belum diputuskan, masih dibahas,” ungkap Wilson.

Dia menyebutkan, rencana pengembangan lokasi ini telah dicantumkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Simalungun 2011-2015. Begitu juga pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)  2012 juga telah dicantumkan. Namun dia memastikan, tahun ini pembangunan  kawasan ini belum bisa dilakukan.

“Tahun ini belum karena Hak Penggunaan Lahan (HPL) lagi diproses di Kementerian BUMN dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) pusat. Kita menunggu HPL itu selesai dulu, baru nanti kita lakukan pembangunan,” jelasnya.

200 Hektare eks Bridgestone

Sementara, lahan seluas 200 hektare eks HGU Bridgestone di Kecamatan Tapian Dolok akan dimanfaatkan PD Agromadear dengan sistem pinjam pakai pengelolaan. Hak ini akan berlaku hingga lahan ini nanti akan dimanfaatkan kembali oleh Pemkab Simalungun.

“Kewajiban mengembalikan kontribusi PAD Rp500 juta kepada Agromadear setiap tahun. Mereka boleh mengelola lahan itu, namun tidak boleh membuat bangunan permanen di lokasi itu,” tambah Wilson. (ral/ara)(metrosiantar.com)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.