Info Terkini

10/recent/ticker-posts

GKPS Launching Visi Misi Badan Pendidikan

Siantar. Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), Sabtu (5/5) meluncurkan (launching) visi misi Badan Pendidikan (BP) tahun 2012-2030, di Aula SMK GKPS 2 Jalan Merek Raya, Kecamatan Siantar Timur.
Menurut Ephorus GKPS, Pdt Jaharianson Saragih,PhD, visi misi BP yang telah dikerjakan tim penyusun dari Badan Pendidikan GKPS selama hampir setahun ini, merupakan amanat Sinode Bolon GKPS ke 40.

Dikatakan, pesatnya persaingan global dalam berbagai aspek akibat kemajuan perubahan zaman, membuat semua pihak berusaha mencari terobosan, guna menjawab tantangan di masa depan yang semakin kompeks.
Salah satu tantangan yang harus segera dijawab, adalah bagaimana mempersiapkan generasi bangsa yang cerdas dan berintegritas melalui pendidikan yang terencana dengan baik. Jika tidak, siapa pun akan tergilas oleh perkembangan yang ada, katanya.

Dengan visi Mampu Melahirkan Alumni Cerdas (Spritual, Emosional dan Intelektual). Ephorus mengajak semua pemangku kepentingan pendidikan GKPS, secara bersama-sama mengimplementasikan visi-misi tersebut, melalui Rencana Strategis (Renstra) BP-GKPS menuju tahun 2030.
 
Sehingga, sekolah sekolah GKPS yang selama ini mengalami degradasi bisa bangkit kembali dan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan jemaat, maupun bangsa dan negara,� katanya di depan seratusan peserta launching dari berbagai kalangan, terutama kepala sekolah dan guru.

Visi misi BP-GKPS ini, mendapat apresiasi luar biasa dari Pdt Dr Robinson Butarbutar, perwakilan United Evangelical Mission (UEM). UEM yang berkantor pusat di Wuppertal, merupakan komuni 34 Gereja Asia, Afrika dan Jerman.

Robinson mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya gereja - gereja anggota UEM untuk meningkatkan strategi pendidikan, pelatihan maupun pemberdayaan warga gereja. Menurutnya, GKPS merupakan pelopor bagi gereja-gereja anggota UEM, yang telah berhasil merumuskan visi-misi pendidikannya secara terencana.
 
"Mudah-mudahan, apa yang telah dilakukan GKPS, bisa menjadi inspirasi bagi gereja-gereja lain dalam menyusun rencana pendidikannya," kata Direktur Bidang Pelatihan dan Pemberdayaan UEM, yang juga pendeta HKBP ini.

Sebelumnya, Sekretaris BP-GKPS, Pdt PV Pandapotan Haloho, MBA, menguraikan secara rinci visi-misi serta Renstra BP GKPS melalui layar infokus. Menurutnya, ada dua hal pokok yang menjadi misi BP-GKPS, yaitu mengembangkan talenta peserta didik melalui proses pendidikan serta pengajaran berbasis Kristen. Lalu mengelola sumberdaya (internal dan eksternal) yang unggul untuk mendukung proses pendidikan dan pengajaran.

Strategi utama BP-GKPS menuju 2030 berpedoman pada empat tahap dilakukan secara menyeluruh, paralel dengan penekanan atau fokus yang berbeda. Yakni tahap I (2011-2015), merupakan tahapan fokus & konsolidasi, tahap II (2016-2020) memperkuat keunggulan, tahap III (2021-2025) sebagai mendorong inovasi dan tahap IV (2026-2030) optimalisasi transformasi.

Dari empat tahapan itu, telah dirinci target dan strategi apa yang harus dikerjakan, termasuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan pendidik maupun tenaga kependidikan.
"Karena persoalan kesejahteraan pendidik inilah salah satu yang menjadi kendala pengembangan pendidikan GKPS selama ini," ujar Haloho. (http://www.medanbisnisdaily.com)

Post a Comment

0 Comments