. Kurnia Saragih Diduga Punya Pacar di Lapas | BeritaSimalungun
Home » » Kurnia Saragih Diduga Punya Pacar di Lapas

Kurnia Saragih Diduga Punya Pacar di Lapas

Written By GKPS JAMBI on Saturday, 9 June 2012 | 07:44

LP Siantar. Foto Asenk Lee Saragih

SIANTAR- Mantan Plt Walikota Siantar Kurnia Saragih dan istrinya Elfina diduga bercerai sejak awal tahun 2012 lalu. Penyebabnya, Kurnia Saragih diduga sudah punya pacar di Lapas Tanjung Gusta Medan.
Kepastian perceraian keduanya belum bisa dikonfirmasi kepada keluarga kedua belah pihak, termasuk Kurnia Saragih. Mantan Plt walikota ini memilih tidak mau membahas masalah ini.  Informasi beredar di kalangan warga di Kota Siantar, Kurnia Saragih telah bercerai dengan istrinya pasca Kurnia menemukan pacar di Lapas Pematangsiantar.

Kurnia bersama wanita idaman lain ini sama-sama ditahan dan menjalani hukuman di LP Pematangsiantar. Kurnia tersangkut kasus korupsi, sementara sang pacar tersangkut kasus sabu-sabu. Kurnia Saragih dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (7/6) sekira pukul 15.00 WIB, belum bisa memberikan komentar terkait status hubungannya dengan Elfina saat ini.

Dia memilih mematikan telepon seluler saat disinggung status hubungannya dengan Elfina. Setelah memperkenalkan diri dari METRO dan mengaku pernah jumpa dengan yang bersangkutan di LP Pematangsiantar, serta memperjelas yang bersangkutan merupakan mantan Plt Walikota Siantar Kurnia Saragih, yang bersangkutan kemudian mempertanyakan maksud METRO menghubunginya.

“Iya, apa yang mau kau tanyakan. Yang enggak-enggak aja pun yang kau tanya,” ujarnya sambil mematikan telepon seluler saat disinggung dugaan perceraiannya dengan Elfina. Mundofar, adik ipar Kurnia ditemui di rumahnya di Jalan SM Raja, Siantar Sitalasari, tidak mau memberikan komentar, saat disinggung perceraian Kurnia Saragih dan Elfina. Dia pun mengarahkan agar mempertanyakan ini langsung kepada pihak keluarga Elfina di Jalan Cadika Kelurahan Bah Kapul.

“Saya takut salah ngomong, nanti saya dimarahi sama keluarga yang lain. Lebih baik ditanyakan langsung sama keluarga perempuan,” katanya saat dijumpai di halaman rumahnya. Adik kandung Kurnia Saragih, Ani br Saragih, istri Mundofar, yang dijumpai di halaman rumahnya, juga tidak mau memberikan komentar. Disinggung perceraian antara Kurnia dan Elfina, dia berlalu begitu saja. “Siapa ya, saya tidak kenal. Saya tidak tahu,” katanya seraya berlalu dengan sepedamotornya.

Sementara adik kandung Elfina yaitu Efiani ditemui di rumahnya di Jalan Cadika juga tidak mau berkomentar. Dia berlalu begitu saja saat disinggung perceraian antara Kurnia dan Elfina. “Masalah itu ya, saya enggak tahu itu, saya banyak kerjaan,” elaknya seraya masuk ke rumah. Sebelumnya, Minah (70), ibunda Elfina ditemui di Jalan Sibatubatu Blok II Kelurahan Bah Kapul, Rabu sore menyebutkan, dia memang mendengar ada seorang wanita yang dekat dengan Kurnia Saragih selama ditahan di LP Pematangsiantar. Namun dia tidak tahu pasti sejauh mana hubungan wanita itu dengan Kurnia Saragih.

“Kalau saya sebagai ibu, berharap mereka tidak bercerai. Tapi kalau memang mereka sudah cerai apa boleh buat, mungkin mereka tidak berjodoh lagi. Kasihan anak-anaknya nanti,” ujarnya. Menurut Minah, perempuan lain di kehidupan Kurnia itu adalah sesama narapidana di LP Pematangsiantar. Perempuan ini keturunan Tionghoa dan tersangkut kasus sabu-sabu. Perempuan ini lebih dulu dipindahkan ke LP Tanjung Gusta, kemudian Kurnia Saragih menyusul.

“Perempuan itu duluan ke sana, baru Kurnia. Tapi tidak tahu pasti ya kalau anak saya sudah cerai. Karena kemarin sewaktu Kurnia baru tiba di LP Medan, yang mengantarkan rantangan sama Kurnia, ya anak saya itu,” tukasnya lagi.(metrosiantar.com)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.