. Pemungut Retribusi Galian C di Simalungun Wewenang Camat Setempat | BeritaSimalungun
Home » » Pemungut Retribusi Galian C di Simalungun Wewenang Camat Setempat

Pemungut Retribusi Galian C di Simalungun Wewenang Camat Setempat

Written By GKPS JAMBI on Wednesday, 6 June 2012 | 12:31

Simpang "Opat" Saribudolok, Kecamatan Silimakuta. Foto Asenk Lee Saragih

SILIMAKUTA- Pemungut retribusi galian C di Kecamatan Pematang Silimakuta itu wewenang Camat bukan Kadispenda. Itu sesuai Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2011, tentang Pelimpahan sebagian wewenang Bupati terhadap Camat untuk penggalian PAD.

Wakil Ketua DPRD Simalungun Julius Silalahi, belum lama ini mengatakan demikian. Tapi Dispenda sepertinya enggan ‘melepas’ pengurusan pengutipan retribusi  galian C. Oleh sebab itu ia menyarankan agar Kadispenda Simalungun mencabut SK anggotanya yang di Sipisopiso. 

Jasmar Girsang, selaku Pemegang Surat Perintah tugas pemungut pajak galian C di Kecamatan Pematang Silimakuta menilai Dispenda Simalungun enggan melepaskan galian C dari pengelolaan. 

Sebelumnya, sebelum Peraturan Bupati Nomor 7 tahun 2011, tentang Pelimpahan sebagian wewenang Bupati terhadap Camat untuk penggalian PAD keluar masalah Pemungutan Pajak Galian C memang langsung disetor ke Dispenda Simalungun. Kemudian pasca Peraturan Bupati Nomor 7 tahun 2011 keluar, maka semua yang terkait mengenai penggalian PAD menjadi wewenang penuh dari Camat yang bersangkutan.

Jasmar mengatakan Camat sudah tanda tangan pernyataan di depan Bupati untuk mencapai target PAD yang ditentukan.

“Selanjutnya Camat juga sudah menentukan target kepada kami petugas. Jadi untuk apa diawasi. Katanya, karena target Kita PAD, toh kalau target tak tercapai yang kena sanksi adalah kita sendiri,” sebut Jasmar. Jasmar berpraduga bahwa Dispenda Simalungun sengaja membuat pengawas karena enggan melepaskan pengutipan pajak galian C. 

Dia juga mengatakan semenjak peristiwa penabrakan mobil yang dilakukan oleh petugas Honor Dispenda terhadap mobilnya di lokasi tangkahan galian C maka pengutipan terhadap pajak Galian C tidak menentu lagi. “Jadi kalau target PAD dari Pajak Galian C tak tercapai ini salah siapa,??” ujarnya.

Sekadar gambaran tahun lalu, ketika Pajak Galian C Sipisopiso masih disetor ke Dispenda yang dikumpulkan satu tahun hanya Rp30 juta. Dengan besaran Pajak Rp2.400 per meter kubik, sementara pasca pengeluaran Peraturan Buapti nomor 7 tahun 2011, besaran Pajak Rp7200 per meter kubik dan target perolehan satu tahun Rp375 juta.

Kadis Pendapatan Simalungun Wilson Manihuruk, beberapa waktu lalu membenarkan bahwa di Sipisopiso memang ada tenaga honor. Sementara dari Dispenda sebagai pengawas galian C, dan bertugas bagi yang lolos tak dapat karcis dari petugas Pajak yang diSKkan Camat maka menagihnya menjadi urusan petugasnya. Namun ketika ditanya kemana uang hasil tagihan itu disetor dirinya tak berkenan menjawab.

Ketua Jaringan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Region Sumatera SW Purba ketika dimintai tanggapannya mengatakan, seharusnya pemerintah menyelidiki kenapa tahun lalu itu pajak Galian C yang diperoleh dari Sipisopiso hanya Rp30juta, apa mungkin ada yang menguap, siapa yang bermain? katanya.(metrosiantar.com)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.