. Penebangan Hutan Sihaporas Diadukan ke Presiden & Kapolri | BeritaSimalungun
Home » » Penebangan Hutan Sihaporas Diadukan ke Presiden & Kapolri

Penebangan Hutan Sihaporas Diadukan ke Presiden & Kapolri

Written By GKPS JAMBI on Monday, 25 June 2012 | 12:48


SIANTAR- Warga Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, mengadukan pencurian kayu dan penebangan hutan secara liar (ilegal logging) yang dilakukan mantan Pangulu Nagori Sihaporas, Manotar Ambarita kepada Presiden SBY dan Kapolri, Rabu (20/6).

Surat pengaduan disampaikan perantau Sihaporas, Andi Dallen Ambarita dan Domu D Ambarita. Pengaduan ini merupakan tembusan surat pengaduan warga Sihaporas ke Polres Simalungun 21 Mei silam. “Pengaduan ini merupakan surat tembusan dari surat warga yang Sihaporas kepada Polres Simalungun.

Setelah sebulan lebih pengaduan dilakukan ke Polres Simalungun, sampai saat ini belum ada tindakan dari kepolisian setempat. Karena itulah kami sebagai putra Sihaporas di perantauan mengantarkan langsung surat  tembusan untuk Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Setneg,” ujar Andi dihubungi METRO usai menyerahkan surat kepada Paidi, bagian Tata Usaha Sekretariat Negara di Sekretariat Negara Jalan Veteran Jakarta Pusat, Rabu siang.

“Pak, mohon sampaikan kepada Bapak Presiden ya, agar surat ini dibaca beliau, dan sengketa ini menjadi perhatian aparat kepolisian dan Pemkab Simalungun,” sambung Andi Dallen Ambarita. “Ya, pasti kami sampaikan. Ini buktinya, surat tanda terima, kan sudah saya stempel,” ujar Andi Allen menirukan ucapan Paidi sembari membubuhkan tanda tangan dan stempel TU Sekneg pada fotocopian surat pengaduan yang ditandatangani 59 warga Sihaporas.

Pada hari yang sama, Andi dan Domu juga menyampaikan surat yang sama yang ditujukan kepada Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Surat diterima staf Ruang Pelayanan dan Penerimaan Surat di lantai Dasar Mabes Polri, Safitri. Usai menerima surat, Safitri menyerahkan tanda terima surat kepada Andi.

“Surat pengaduan ini akan kami sampaikan kepada Bapak Kapolri. Seminggu lagi silakan dicek, tanggal 27 Juni boleh telepon saya lagi, Pak,” ujar Safitri sembari membubuhkan nomor telepon Mabes Polri pada lembar tanda terima dimaksud. Andi menuturkan, masyarakat adat Sihaporas merasa sangat terhina atas perlakuan Pangulu Nagori Sihaporas Manotar Ambarita yang melakukan penebanagn kayu di kawasan hutan Pardongdongan Aek Batu Sihaporas.

Padahal, warga masayarakat adat sangat melindungi kelestarian hutan. “Apalagi tanah itu bukan milik dia, maupun orang tuanya. Sebab orangtuanya tinggal di kampung yang jauh di bawah Aek Batu, mengapa dia bisa melompati Kampung Aek Batu, dan mengkalim itu tanah dia. Mentang-mentang kepala desa, dia menyelewengkan kewenangan dengan menerbitkan surat keterangan tanah atas nama sendiri. Kami tidak setuju,” ujar Andi, yang ibunya masih tinggal di Aek Batu Sihaporas.

Saat berunjuk rasa ke kantor DPRD Simalungun 21 Mei silam, warga Sihaporas meminta DPRD setempat agar mendesak pencopotan Manotar pangulu karena menyerobot 100 hektare lahan warga Sihaproas. Dengan menyalahgunakan kewenangannga, pangulu menerbitkan surat keterangan tanah atas namanya sendiri di tanah yang diserobotnya di Aek batu Sihaporas, kampung berbeda dari kampung yang dia dan keluarga huni, yakni Sihaporas Bolon.

Kemudian dia membalikkan fakta, mengadukan 14 warga yang sehari-hari bertani ke Polres Simalungun. Akibat perbuatan pangulu itu, warga marah, dan berunjuk rasa, menuntut agar Manotar ditangkap. Warga pun membuat surat pengaduan yang diteken 59 warga.

Menurutnya, Manotar Ambarita telah menyalahgunakan kewenangan jabatannya, menyerobot tanah adat Nagori Sihaporas dari mastarakat banyak, untuk kepentingan dan atas nama pribadi maupun kelompoknya. Namun Pangulu Manotar Ambarita memutarbalikkan fakta dengan melaporkan warga sebagai pihak yang menyerobot tanah tersebut. (msc)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.