. Permukiman Warga di Bah Jambi III Terancam Longsor | BeritaSimalungun
Home » » Permukiman Warga di Bah Jambi III Terancam Longsor

Permukiman Warga di Bah Jambi III Terancam Longsor

Written By GKPS JAMBI on Wednesday, 6 June 2012 | 12:21


Rumah ‘Dikepung’ Jurang Masjid Dipindah 100 Meter

TANAH JAWA- Permukiman Warga Bah Jambi III, Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun, terancam longsor. Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) yang bermukim di Bah Jambi III itu dihantui ketakutan terutama ketika hujan lebat. Sebab di depan dan belakang rumah mereka terdapat jurang. Bahkan masjid terpaksa dipindah sejauh 100 meter. Seperti apa kampung itu?

Kediaman Syamsul (45), salahsatu warga yang terancam akan kehilangan tempat tinggal. Sebab dari teras rumahnya ke bibir jurang hanya berjarak 1 meter. Begitupun warga tetap saja lalu lalang dari depan rumah Syamsul, ketepatan jalan itu merupakan pintu keluar masuk Dusun II Purwodadi. 

Menurut H Prayoto, mantan Pangulu Bah Jambi III, kepada METRO, Selasa (5/6), dulunya jurang sedalam 30 meter itu merupakan hamparan tanah. Bahkan warga Purwodadi dulunya bisa naik sepeda menuju sawah. Tapi sejak Desember 1986, terjadi longsor di depan dan dari belakang rumah warga. Penyebabnya hujan lebat setiap malam, selama 3 minggu berturut-turut.

Sejak saat itu, kata Prayoto, terjadi erosi yang cukup parah di tiga titik. Erosi menimbulkan jurang dalam dan lebar. Di depan rumah dan di belakang rumah warga muncul jurang. Semakin hari semakin lebar dan jika hujan lebat, warga Purwodadi Bah Jambi III siap-siap untuk mengungsi. Masjid Al Hidayah yang sudah berada di bibir jurang terpaksa dipindahkan 100 meter ke tempat lebih aman.

Demikian juga areal persawahan milik warga, juga tak luput dari erosi. Sawah milik wak Selamat yang tadinya seluas 12 rante kini terbelah menjadi dua tempat, masing-masing seluas 6 rante berada di atas dan 6 rante lagi berada di bawah karena amblas tergerus erosi.

Prayoto menambahkan, saat itu Pemkab Siamalungun berusaha membangun beronjong beton untuk menghempang air dan meninggikan permukaan tanah. Namun selalu sia-sia sebab tembok itu tetap jebol dihantam banjir. Ia mengatakan, musibah banjir dan longsor hampir setiap tahun terjadi. Terutama jika curah hujan tinggi dan berlangsung dalam durasi lama, maka Dusun II Purwodadi Nagori Bah Jambi III bisa punah dan tenggelam ditelan longsor.

Camat Tanah Jawa Halasan Silitonga, didampingi Pangulu Bah Jambi III  Rusman Nainggolan, ketika diwawancarai METRO di lokasi mengatakan, jauh sebelumnya Dinas Irigasi dan Bencana Alam sudah disurati oleh pangulu yang bertugas saat itu. Demikan juga pangulu yang bertugas saat ini sudah sering menyampaikan keluhan tersebut saat diadakan Rapat Harungguan (Musrembang, red).(metrosiantar.com)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.