}); Perumahan Karyawan PT Panja Surya Pargadagan Terbakar | BeritaSimalungun
Home » » Perumahan Karyawan PT Panja Surya Pargadagan Terbakar

Perumahan Karyawan PT Panja Surya Pargadagan Terbakar

Written By GKPS JAMBI on Tuesday, 17 July 2012 | 22:03


Pemadam Telat, 10 Rumah Jadi Abu
(FOTO: BILLI NASUTION) LUDES TERBAKAR- Sejumlah warga memadati lokasi kebakaran di perumahan karyawan PT Panja Surya Lingkungan B, Jalan Kuala Tanjung, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Simalungun, Senin (16/7). Dalam kejadian ini, sebanyak 10 rumah karyawan ludes terbakar.(FOTO: BILLI NASUTION) LUDES TERBAKAR- Sejumlah warga memadati lokasi kebakaran di perumahan karyawan PT Panja Surya Lingkungan B, Jalan Kuala Tanjung, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Simalungun, Senin (16/7). Dalam kejadian ini, sebanyak 10 rumah karyawan ludes terbakar.
PERDAGANGAN- Sebanyak 10 rumah karyawan PT Panja Surya di Lingkungan B, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, ludes dilalap api, Senin (16/7) pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari lilin anak-anak yang terjatuh ke tilam salahsatu rumah karyawan. Api sempat berkobar selama 15 menit.

Dari sepuluh rumah karyawan yang ludes terbakar ini, delapan ditempati karyawan dan dua lagi merupakan rumah kosong tak berpenghuni. Kedelapan rumah karyawan itu antara lain milik Sarnia, Suyoto, Samijan, Surya, Sunar, Sutini, Janji dan  Sumiadi. Selain membakar 10 rumah, dua sepedamotor milik karyawan juga ikut ludes terbakar. Adalah sepedamotor Suzuki Smass milik Surya dan sepedamotor Honda Cup 70 milik Samijan. Puluhan sepeda, tempat tidur, kompor gas dan tabungnya turut hangus dilalap api.

Sumini (43) warga sekitar ditemui METRO, usai kejadian menceritakan awal mula terjadinya kebakaran. Dia mengaku, awalnya api berasal dari rumah Sunardi yang berada di urutan keempat dari sepuluh rumah yang berbaris itu. Kemudian, api yang semula kecil mulai merambat ke rumah yang berada di sebelahnya hingga api kian membesar.
(FOTO: BILLI NASUTION) BAHU MEMBAHU- Sejumlah karyawan PT Panja Surya bahu membahu mengevakuasi barang-barang milik korban yang sempat terselamatkan, Senin (16/7). Dalam kejadian ini, sebanyak 10 rumah karyawan ludes terbakar.(FOTO: BILLI NASUTION) BAHU MEMBAHU- Sejumlah karyawan PT Panja Surya bahu membahu mengevakuasi barang-barang milik korban yang sempat terselamatkan, Senin (16/7). Dalam kejadian ini, sebanyak 10 rumah karyawan ludes terbakar.

Ironisnya, saat api merambat, situasi di lokasi kejadian diterpa angin kencang. Akibatnya api menjalar lebih cepat hingga membakar sepuluh rumah lainnya yang berdekatan. Saat api membesar, seluruh penghuni rumah langsung keluar dan hanya sempat mengevakuasi sebagian barang-barang miliknya. ”Tak sempat mereka selamatkan semua barang-barangnya. Apinya cepat merambat, bahkan rumah kami saja hampir terkena sambaran api,” kata warga yang rumahnya persis di depan barisan rumah para korban ini.

Empat Kali Suara Ledakan

Tini (35), karyawan PT Panja Surya, yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran mengaku, saat kebakaran dirinya dan sejumlah warga sekitar sempat  mendengar suara ledakan yang berasal dari tabung gas dari rumah karyawan yang terbakar. Pengakuannya, warga yang tinggal di sekitar lokasi sempat membantu menyirami api dengan air seadanya. “Api menyala kurang lebih selama lima belas menit. Api mulai padam setelah menghanguskan sebaris rumah karyawan itu,” jelas Tini.

Dikatakan Tini, sesudah api mengecil, tak lama kemudian mobil pemadam kebakaran milik PT Lonsum bersama mobil pemadam dari Kecamatan Bandar tiba di lokasi dan turut membantu memadamkan api. Hal ini pun membuat kesal warga hingga sempat emosi melihat mobil pemadam yang datang terlambat. “Pemadam itu datangnya terlambat, sudah kecil apinya baru mereka datang. Kalau dipikir mau kami lempar saja mereka, kami kesal sekali,” ungkapnya.

Dievakuasi ke Rumah Kosong

Humas PT Panja SuryaYahya ditemui di lokasi kebakaran mengaku, para karyawan yang menjadi korban kebakaran ini akan dievakuasi ke perumahan karyawan yang masih kosong. Sementara kerugian materi yang dialami karyawan akan dibicarakan lebih lanjut dengan manajemen perusahaan. “Saya belum bisa pastikan penyebab kebakaran ini. Mereka masih sulit ditanyai, mereka masih trauma,” ujarnya.

Kapolsek Perdagangan AKP Aron Siahaan mengaku belum mengetahui penyebab pasti kebakaran. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan mereka akan mencoba melakukan pemeriksaan pada sejumlah korban. ”Kasus ini masih dalam penyelidikan dan kita belum bisa pastikan penyebab pasti kebakaran ini,” katanya. (MSC)
Share this article :

Post a Comment