. APAKAH JATONGAM SARAGIH TERLIBAT REVSOS? | BeritaSimalungun
Home » » APAKAH JATONGAM SARAGIH TERLIBAT REVSOS?

APAKAH JATONGAM SARAGIH TERLIBAT REVSOS?

Written By GKPS JAMBI on Wednesday, 4 June 2014 | 10:04

Prisdar Sitio. Foto Simon Saragih

* Kisah Keluarga Jabanten Memberi Nuansa Lain
PERTAMA bertemu, Prisdar Sitio seperti enggan menatap saya setelah menjelaskan bahwa saya berniat menuliskan secuil kisah revsos. Mungkin, dan ini mungkin saja ini karena salah salah memperkenalkan diri sebagai wartawan. Prisdar berbicara dengan melulu menoleh ke arah Sultan Saragih II, yang ikut mendengar wawancara.

Apa kaitan dengan revsos dan Saragih Ras dan Jatongam, Komandan Lapangan Brigade Harimau Liar?
Diakui, bahwa adalah anak buah Jatongan turut melakukan aksi penyebab salah satu tragedi SImalungun di era revolusi sosial. Akan tetapi apakah Jatongan merestui semua itu? Tidak, tidak dan tidak!

Prisdar menegaskan, bapaknya tidak membenci raja-raja yang baik walau memang tidak suka dengan raja yang tidak melayani rakyatnya. Prisdar sebenarnya enggan bercerita karena tidak mau dituduh memberi pencitraan pada almarhum ayahnya.

Hanya saja menurut Prisdar, menurut penuturan almarhum ayahnya saat masih hidup, Jatongam sering tidak sepakat dalam banyak hal dengan Saragih Ras. Jatongam memang satu desa dengan Saragih Ras, sama-sama berasal dari Tiga Ras.

Julukan dari desa Tiga Ras berawal dari tiga marga yang menghuni desa itu, Saragih Turnip, Saragih Sitio, dan marga Silalahi.

Meski satu desa dan sama-sama berada dalam satu angkatan, Jatongam dan Saragih Ras berbeda dalam banyak hal. Jatongam sendiri pernah bercerita, betapa dia sedih hingga menangis ketika Tuan Sekuda (ayah almarhum Bupati Djabanten Damanik) dieksekusi. Sedih karena Tuan Sekuda, penguasa Sipolha, adalah bagian dari keluarga Jatongam.

Ketika tahu bahwa Tuan Sekuda dan anak-anaknya dalam ancaman, termasuk salah satu anak Tuan Sekuda, Japurba Damanik, Jatongam buru-buru memacu kudanya berlari kencang agar tiba di tempat eksekusi. Japurba ditemui disiksa dan akhirnya dilepas dan selamat karena kedatangan Jatongam.

Prisdar, putra Jatongam ini, lagi-lagi enggan kisahnya dituliskan berdasarkan versinya. Namun dia biarkan rakyat menilai dan dia biarkan orang lain menuliskan. "Saya hanya memberi semacam penjelasan dari apa yang saya ketahui."

Apa yang dia ketahui? Ketika masih muda, almarhum Djabanten adalah orang yang pernah menggendongnya. Djabanten adalah orang yang pernah memasukkan sebagai pegawai negeri di Pemda Kabupaten Simalungun. Djabanten sangat dekat dengan Jatongam dan pernah tinggal di rumah mereka di Irian Jaya dan di Jakarta saat Jabanten masih muda.

Ketika Djabanten menjabat Bupati Simalungun, ada kerinduan untuk menemukan dimana gerangan Tuan Sekuda dimakamkam setelah dieksekusi. Tahu Jatongam adalah komandan lapangan Brigade Harimau Liar dan berbekal persahabatan keluarga sejak lama.
To be continued..........(Simon Saragih)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.