. Ribuan Kilo Meter Jalan di Kabupaten Simalungun Masih Rusak Parah | BeritaSimalungun
Home » » Ribuan Kilo Meter Jalan di Kabupaten Simalungun Masih Rusak Parah

Ribuan Kilo Meter Jalan di Kabupaten Simalungun Masih Rusak Parah

Written By GKPS JAMBI on Tuesday, 24 June 2014 | 22:59

JALAN RUSAK DARI SIMPANG BEGE MENUJU DESA BAGE YANG RUSAK PARAH SUDAH PULUHAN TAHUN. FOTO-FOTO ASENK LEE SARAGIH
SIMALUNGUN –Bupati Simalungun, JR Saragih mengakui kalau sepanjang 1.900 kilometer dari 2.226 kilometer total panjang jalan di wilayah Kabupaten Simalungun hingga kini masih dalam kondisi rusak parah dan upaya perbaikan hanya bisa dilakukan secara bertahap.

“Sekitar 88 persen jalan di Simalungun rusak, dan 60 persen di antaranya rusak parah,” katanya. Kerusakan jalan yang telah berlangsung puluhan tahun ini, kata Bupati, menjadi tugas pemerintah kabupaten untuk memperbaiki guna menunjang perekonomian di desa-desa dalam upaya menyejahterakan masyarakat. 

Dana yang ditampung dalam APBD terbatas jumlahnya dibandingkan dengan luas wilayah Kabupaten Simalungun, sehingga perbaikan jalan itu dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan skala prioritas. “Saya sangat mengharapkan masyarakat memahami kondisi ini dan bersabar,” papar Bupati.

Begitupun Bupati menjanjikan perbaikan jalan rusak di Kecamatan Pematang Bandar sepanjang lima kilometer ini pada tahun 2014, dan menginstruksikan Dinas Bina Marga mengagendakan dalam nota dinas.

Masyarakat di kecamatan ini di antaranya Dahlan Saragih menyampaikan kerusakan jalan di daerah ini telah berlangsung delapan tahunan dan sangat menganggu kenyamanan perjalanan serta berdampak pada berkurangnya pendapatan.

“Ongkos angkutan untuk membawa hasil panen naik, sedangkan penjulanan tetap. Kalau dinaikkan khawatirnya tidak ada yang membeli karena di tempat lain tidak naik,” kata Dahlan yang berharap pemerintah memperbaiki jalan umum ke desa-desa.(net)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.