. Kopjaskum Radio Mora Sumut Ajak Petani Investasi Tanaman Pohon Jabon | BeritaSimalungun
Home » » Kopjaskum Radio Mora Sumut Ajak Petani Investasi Tanaman Pohon Jabon

Kopjaskum Radio Mora Sumut Ajak Petani Investasi Tanaman Pohon Jabon

Written By Beritasimalungun on Sunday, 10 August 2014 | 22:42

Sosialisasi juga telah dilakukan kepada Jemaat GKPS AGAVE Dolok Saribu Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.Foto Silver Silalahi
BERITASIMALUNGUN.COM, Siantar-Koperasi Jasa Hukum (Kopjaskum) Radio Mora Sumut 91.3 FM mengajak warga di Siantar dan Simalungun dan sekitarnya untuk berinvestasi  menanam pohon Jabon. Sosialisasi program ini sudah disosialisasikan. Hal ini disebutkan Silver Silalahi, Crew Mora Sumut. 
Sosialisasi juga telah dilakukan kepada Jemaat GKPS AGAVE Dolok Saribu Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.
"Ada yang menarik dari pernyataan Jemaat GKPS Agave Dolok Saribu yakni marga Nainggolan. Bahwa mereka sudah ditipu mentah2 oleh PT.TPL sektor Aek Nauli. Sekitar 9 tahun yang lalu, mereka didatangi salah seorang warga Panglong (masih Kecamatan Dolok Pardamean) yang meminta lahan mereka agar ditanami pohon eucalyptus untuk bahan produksi PT.TPL," ujar Silver Silalahi.
 
Bahkan warga saat itu dengan iming2 ratusan juta akan diterima masyarakat petani pada saat panen kelak tanpa ada surat perjanjian yang jelas. "Sekarang,masyarakat tidak dapat apa-apa. Padahal sudah masa panen. Lebih ironis lagi, masyarakat akan dituntut secara hukum oleh pihak PT.TPL apabila ketahuan menebang pohon eucalyptus tersebut. Padahal pohon tersebut berada di lahan petani," kata Silver.
 
Silver Silalahi menambahkan, diawal perkenalan kayu jabon, mereka sempat berat hati mengingat kejadian-kejadian dulu yang menipu mereka. Disuruh tanam eucalyptus, jati putih, sengon, jarak, namun tidak ada yg bertanggung jawab terhadap pemasaran hasil kayu tersebut. Setelah mereka mendengar Radio Mora, kita juga turun sosialisasi, dan kita terangkan bahwa Radio Mora bertanggung jawab terhadap pemasaran hasil kayu tersebut dengan perjanjian hitam di atas putih. Baru mereka percaya bahwa mereka tidak akan tertipu lagi," katanya. (Lee)
Sosialisasi di Hutabayu Pane Kecamatan Dolok Pardamean
Seksi Wanita GKPS Pariksabungan Kec.Dolok Pardamean.Foto-foto Silver Silalahi
 
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

10 August 2016 at 12:07

angtua saya memiliki tabungan sedikit di kopjaskum cabang siantar tetapi
orangtua saya sudah meninggal.kemaren saya datang kekantor siantar saya
ingin claim tabungan nya dengan memberikan buku tabungan dan surat
keterangan meninggal dunia atas nama PAIAN SIMANULLANG.
Tetapi sampai sekarang tidak ada kabar dari sana karena saya disuruh
meninggalkan buku tabungan dan surat keterangan meninggal dengan alasan
tidak ada pimpinan dan mengatakan nanti kan dikabari lewat telepon.tabungan
orangtua saya tidak banyak hanya 600rb saja tetapi rasa tanggung jawab dari
pihak kopjaskum siantar tidak jelas mohon dikabari dan jangan dipersulit
Terimakasih...

Post a comment