. KITA ADA KARENA ORANG LAIN ADA | BeritaSimalungun
Home » , » KITA ADA KARENA ORANG LAIN ADA

KITA ADA KARENA ORANG LAIN ADA

Written By Beritasimalungun on Friday, 26 June 2015 | 13:33

"You Are Here To Create The Word Around You That You Choose...
While You Allow The World As Others Choose To Exist Also". (Abraham-Hicks).

Bayangkan kalau Anda hidup di dunia ini sendiri!. Anda berkuasa sendiri, jadi rakyat sendiri, apa yang Anda bisa buat?

Dunia diciptakan Tuhan beragam suku bangsa, beragam budaya, beragam agama, beragam talenta dan pilihan hidup. Kekayaan ciptaan Tuhan yang sungguh indah kalau semua saling mendukung eksistensinya masing-masing, hidup harmonis dan saling bersinergi. Kita hidup karena ada orang lain. Kita eksis kalau orang lain dengan beragam suku bangsa, agama, talenta, pilihan hidup juga eksis.

Kita tidak mungkin eksis kalau orang lain di sekitar kita menderita, apalagi eksistensinya harus terbunuh. Membunuh eksistensi orang lain, sama saja kita mau membunuh eksistensi kita sendiri. Akhirnya akan hancur sendiri.

Hitler, penguasa Jerman di era 30-an hingga 40an sangat eksis di masa jayanya, tetapi salahnya dia ingin melenyapkan orang lain yang dia benci. Dia menebar kebencian, hingga membunuh eksistensi sebuah suku bangsa, bahkan hingga menghilangkan 6 juta nyawa.

Akhirnya, eksistensinya menurun, menurun, kekuasaannya dipreteli. Bahkan Hitler akhirnya frustrasi dan bunuh diri. Dunia tidak suka pembunuhan eksistensi ciptaan Tuhan!

Kita hidup di dunia ini sesuai dengan pilihan kita, tetapi juga harus menghargai pilihan orang lain. Sebaliknya, kita tidak bisa memaksakan pilihan kita yang membuat orang lain tidak eksis.
Jangan pernah bernafsu melenyapkan eksistensi agama, budaya, suku, dan segala ciptaan Tuhan lainnya yang berbeda dengan kita. Kita pasti akan hancur sendiri. Belajarlah mengenal mereka, hidup berdampingan, dan mencintai mereka yang berbeda dengan kita. 

Mereka ada dan berbeda dengan kita, karena Tuhan ingin mereka ada. Setiap orang yang melawan kehendak Tuhan, maka mereka akan berhadapan dengan Tuhan, bukan dengan manusia. Tuhan memiliki cara menghukum umatNya yang tidak mengasihi ciptaanNya.

Saling menghargai dan menghormati eksistensi yang lain adalah sikap hidup paling mujarab untuk menjaga eksistensi kita di dunia ini. Itulah kehendakNya yang sulit dimengerti manusia, hingga sekarang ini. Belajar, dan belajar saling mengasihi, itulah tugas utama, dan pekerjaan kita hingga kembali menghadap kepadaNya. (St Jannerson Girsang)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.