. Na ni Labar: Kuliner khas Simalungun | BeritaSimalungun
Home » » Na ni Labar: Kuliner khas Simalungun

Na ni Labar: Kuliner khas Simalungun

Written By Beritasimalungun on Friday, 19 June 2015 | 14:11

Na ni Labar: Kuliner khas Simalungun
Sebagian besar orang/halak Simalungun di Sumatera Utara tentunya mengenal dan pernah mencicipi nikmatnya sensasi rasa NA HINASUMBA sebagai kuliner khas Simalungun. Sebenarnya ada Kuliner lainnya yang khas Simalungun, yaitu LABAR. Makanan ini sering dijadikan sebagai konsumsi atau hidangan di sela sela latihan di Galanggang Dihar Tortor Elakelak Simalungun di Habungan Bagas, Sirpang Daligraya, Kecamatan Raya, Simalungun.

Labar adalah makanan khas Simalungun yang berbahan dasar Ubi Kayu dan Daging, khususnya daging yang mengandung tulang yang agak lunak - "garap garap" (bahasa Simalungun). Daging yang biasanya digunakan yaitu: Daging ayam bagian punggung (Tanggurung), Daging Tupai (Buyut: Simalungun), Puyuh (Leto), Kelelawar Buah (Lingkaboh). 


Bahan:
- Ubi Kayu (Ubi yang dipakai adalah ubi yang benar benar segar/baru dicabut dari batangnya)
- Daging yang mengandung tulang lunak


Bumbu:
- Cabe Merah
- Cabe Hijau (Lassina Lumat)
- Lada Hitam
- Lengkuas (Halawas)
- Sere (Sangge sangge)
- Boras Sinanggar (Beras di sangrai, kemudian di tumbuk dan diayak, bubuknya diambil)
- Kelapa Parut di Sangrai (Kalapa Sinaok)
- Singkam (sejenis kayu yang diambil kulit batang atau akarnya, diambil air perasannya).


Cara membuat:
- Ubi kayu diparut kasar (menggunakan sendok makan leboh baik). Diperas airnya, kemudian ubi parut itu dicincang lagi).
- Dagingnya dipanggang 1/2 matang. Nanti dagingya akan menjadi matang oleh bumbu terutama oleh Singkam. Daging dan tulang lunaknya di cincang (itok-toki) halus
- Bumbu berupa cabe merah, lengkuas dan serai dicincang halus (jangan di giling atau di blender).
- Lada hitam digiling halus
- Ubi kayu dan dan daging tadi dicampur sambil di remas remas. Kemudian dicampur dengan perasan air Singkam sambil tetap diaduk dengan cara diremas.
- Kemudian campurkan juga dengan bumbu (lada hitam, serai, lengkuas, kelapa sangrai, boras sinanggar)
- Labar siap di hidangkan
- Cabe rawit tadi digunakan sebagai lalapan/iatah untuk bagi penyuka rasa pedas.

Roh mantinni do daini Labar on anggo dong tuak tukasan hasomanni. (Net) 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.