. PENGALAMAN HARI PERTAMA BEKERJA PUTRI BONTOTKU, Devee Girsang | BeritaSimalungun
Home » , » PENGALAMAN HARI PERTAMA BEKERJA PUTRI BONTOTKU, Devee Girsang

PENGALAMAN HARI PERTAMA BEKERJA PUTRI BONTOTKU, Devee Girsang

Written By Beritasimalungun on Monday, 15 June 2015 | 21:26

Devee Girsang saat wisuda dari President University, 6 Juni 2015. Foto IST/FB St Jannerson Girsang
"Selamat sore Father!. Enak banget di kantor ini. Lawyernya ramah. Smua baik. Terus makan siang disediakan ternyata...he..he,".

Demikian bunyi sms dari putri bontotku, Devee Girsang, sore ini sesaat menjelang pulang kantor. Pengalaman hari pertama bontor saya bekerja di hari pertama di sebuah kantor Lawyer di bilangan CBD Kuningan, Jakarta, setelah wisuda dari President University, 6 Juni 2015 lalu. 

Sebagai orang tua, mendengar kesan pertama bekerja anak, memupus semua kekhawatiran, kesusahan dan penderitaan selama ini. Ibarat kata pepatah: "Kemarau setahun, pupus oleh hujan sehari".

Terharu, bangga dan bersyukur. Anak bontot yang kebanyakan manja ternyata tidak dengan putriku yang satu ini. Bontotku selalu ingin melakukan sesuatu sendiri. 

Mencari sekolahnya sendiri. Bahkan sebelum lulus SMA Methodis di Medan, dia sudah mengikuti testing di President University, sebuah sekolah mahal di bilangan Cikarang, Jakarta. Saya yang lulusan IPB Bogor tahun 80-an, tidak pernah tau dimana dan bagaimana itu President University. 

"Nanti kalau tidak lulus di UMPTN, saya sudah punya tempat kuliah," katanya tiga setengah tahun yang lalu.Anak-anak kita jauh lebih pintar dan lebih berani dari kita. Saya selalu yakin itu. Makanya tidak pernah meragukan pilihan mereka!

Memang, perkiraannya benar. Dia tidak lulus UMPTN, seperti kakak-kakak dan abangnya. Dia akhirnya kuliah di Presdient University, sebuah sekolah dengan pengantar bahasa Inggeris, padahal dia adalah BTL, Batak Tembak Langsung dari Medan!

Kampus yang tak pernah kuimpikan sebelumnya, bukan hanya karena ragu kemampuan bahasa Inggerisnya, tetapi karena mahalnya uang kuliah. Kalau saya jumlah: jumlah ketiga uang kuliah kakak-kakak dan abangnya, 2 kali lipat dari dia sendiri. 

Di saat tenaga sudah lemah, di saat persediaan makin menipis, saya tidak mungkin mampu membayar uang kuliahnya. Orang tuanya bukanlah yang berkecukupan. 

Hanya punya modal prinsip. Kuliah adalah investasi prioritas! Apapun dikorbankan demi kuliah anak-anak. Doa dan air mata, itulah senantiasa membuat kami bersemangat dalam keadaan yang sangat terbatas. 

Mencari pekerjaan juga begitu. Tidak pernah mau menggunakan dukungan orangtuanya. Padahal, saya punya banyak keluarga dan teman lawyer. 

"Tidak usah bapak yang mencari pekerjaanku, biarkan putrimu mandiri Pak. I love you Father. You are my hero," katanya suatu ketika, saat saya menawarkan bantuan untuk membantunya mencari pekerjaan. 

Seperti menabur benih, kami sebagai orang tua tidak pernah mengetahui bagaimana prosesnya putriku ini menjadi sarjana hukum, kapan dia akan memperoleh pekerjaan. 

Kami tidak pernah khawatir seorang gadis harus kos sendiri di tempat yang jauh. Dari jauh saya hanya berdoa, memberi arahan.
Tuhanlah yang menumbuhkan benih yang kutabur itu dan kini sudah mampu mandiri, dalam usianya 22 tahun. 

Terima kasih Tuhan, semua Engkau buat indah pada waktunya.
Buat putriku Devee: orang tuamu akan selalu mendoakanmu dari jauh sayang!

Kejujuran, ketekunan, kerendahan hati, kerja keras adalah kunci sukses. Semoga tetap berada di jalur yang selama ini kita tempuh!

Terima kasih buat bere kami Grace Sibarani, yang beberapa bulan terakhir membuat tulang yakin, karena tinggal dekat dengan bontotku! 

Teman sejati adalah teman yang hadir pada saat kita susah. Tuhan memberkati kalian ya nang: Grace; Kau baik sekali nang, Tuhan akan membalas kebaikanmu! (St Jannerson Girsang)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.