. Bangun Rumah Kios di Tolikara, Jokowi Sumbang Rp 1 Miliar | BeritaSimalungun
Home » , » Bangun Rumah Kios di Tolikara, Jokowi Sumbang Rp 1 Miliar

Bangun Rumah Kios di Tolikara, Jokowi Sumbang Rp 1 Miliar

Written By Beritasimalungun on Thursday, 23 July 2015 | 10:40

http://img1.beritasatu.com/data/media/images/medium/131437536356.jpg
Warga, aparat kepolisian, dan TNI, Rabu pagi melakukan gotong royong membersihkan puing-puing kebakaran di Tolikara. (Istimewa)
Jayapura - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan sebesar Rp 1 miliar kepada Kodam XVII Cenderawasih untuk pemulihan Tolikara menyusul terjadinya insiden di daerah tersebut yang terjadi pada Jumat (17/7) lalu atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1436 H.

Hal itu disampaikan Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen Siahaan, seusai mengunjungi para korban insiden Tolikara yang tengah menjalani perawatan di RSUD DOK II Jayapura, Rabu (22/7) malam.

Pangdam menjelaskan, sesuai dengan hasil pertemuan dengan Bupati Tolikara, pembangunan 60 Rumah Kios (Ruki) akan dibangun TNI dengan dibantu masyarakat. Namun, sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi, pembangunan ruki yang awalnya berjumlah 60 unit, akan ditambah 15 unit lagi. Sehingga, total ruki yang akan dibangun mencapai 75 unit.

"Jadi, 60 ruki nanti diperuntukkan bagi masyarakat yang mengalami kebakaran, sementara 15 ruki lainnya diperuntukkan bagi masyarakat asli setempat. Itu sesuai dengan permintaan presiden,’’ tegas Pangdam.

Menurut Pangdam, sampai saat ini, kurang lebih 100 anggota TNI sudah berada di Tolikara, dimana mereka akan membantu pemerintah untuk membangun ruki di halaman kantor bupati setempat.


Soal pembangunan musala, lanjut Pangdam, akan dibangun sementara di halaman Koramil Tolikara, sampai menunggu status tanah sudah jelas, apa milik pemerintah atau masyarakat adat, barulah bisa dibangun musala yang baru. (Beritasatu.com)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.