Info Terkini

10/recent/ticker-posts

BIN Sudah Informasikan Kondisi Tolikara Sebelum Kejadian

http://img1.beritasatu.com/data/media/images/medium/361435717312.jpg
Letjen TNI (Purn) Sutiyoso sebagai calon kepala BIN (Badan Inteligen Negara) tiba untuk mengikuti Uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test), di Ruang Komisi I DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, 30 Juni 2015. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)
Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan informasi intelijen soal insiden Tolikara sudah disampaikan pada 11 Juli, sekitar sepekan sebelum insiden yang terjadi pada saat Idul Fitri tersebut. Informasi itu kata Sutiyoso pula sudah direspons oleh aparat, muspida dan tokoh agama setempat.

"Tugasnya BIN memberikan informasi. Informasi sudah kita berikan tanggal 11," kata Sutiyoso di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7).

Oleh karena itu dia menepis anggapan BIN lambat bertindak mengenai kejadian itu. Informasi dari BIN menurut Sutiyoso yang membuat adanya penjagaan dilakukan pada tanggal 17 Juli ketika insiden itu terjadi.

"Kalau enggak ada informasi dari kita dari mana dia dapat informasi gitu dari kita, dia jaga," lanjutnya.

Sutiyoso melanjutkan melalui telaahan BIN maka insiden tersebut sengaja dilakukan untuk menyudutkan Presiden Joko Widodo dan pemerintahannya termasuk menyerang BIN dan pimpinan penegak hukum.

"Ya kalian cari aja. Bolak-balik kan nyalahin kita, itu aja," katanya soal dalang insiden Tolikara itu.
Penyelidikan, kata Sutiyoso, sedang berjalan. Menurutnya keterlibatan pihak asing juga dimungkinkan dalam insiden pembakaran musala hingga penembakan itu.

"Penyelidikan polisi masih panjang," katanya.(Beritasatu.com)

Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments