. Pengelolaan APDB Pemkab Simalungun Amburadul | BeritaSimalungun
Home » , » Pengelolaan APDB Pemkab Simalungun Amburadul

Pengelolaan APDB Pemkab Simalungun Amburadul

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 8 July 2015 | 12:42

Suasana sidang paripurna DPRD Simalungun, Senin (6/7/2015). (foto : manson)
Suasana sidang paripurna DPRD Simalungun, Senin (6/7/2015). (foto : Manson Purba)
BERITASIMALUNGUN.COM-DPRD Simalungun melalui panitia kerja (panja) menemukan banyak kelemahan dalam pengelolaan keuangan Pemkab Simalungun, sebagaimana ditemukan pada LHP BPK RI atas APBD 2014.

Dadang Pramono dari Fraksi Demokrat yang menjadi juru bicara Panja mengatakan, dasar hukum pembahasan hasil pemeriksaan BPK atas laporan keuangan Pemkab Simalungun 2014, antara lain UU Nomor 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dan Permendagri Nomor 13 tahun 2010 tentang pedoman pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap tindak lanjut hasil pemeriksan keuangan (BPK).

Serta BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara nomor 167.A/S//XVIII.MDN/05/2015 perihal hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Simalungun 2014.

“Maka dengan itu, kami selaku panitia kerja di samping melakukan pembahasan juga melakukan konsultasi ke BPK RI menanyakan beberapa hal, mengenai temuan BPK yang memerlukan penjelasan tambahan,” kata Dadang.

Dikatakan Dadang, pokok-pokok hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemkab Simalungun 2014 perlu mendapat perhatian. Karena BPK menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan antara lain, piutang PBB pedesaan dan perkotaaan (PBB P2) belum dikelola dengan tertib dan pendapatan retribusi daerah sebesar Rp 29.930.000, tak disetor ke kas daerah oleh bendahara penerima.

“Pencatatan dan penyajian aset tetap Pemkab tidak tertib, pengelolaan retribusi izin ganguan juga tidak tertib dan pengelolaan pendapatan retribusi pengendalian menara telekomunikasi pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika belum optimal,” kata Dadang.

Lanjutnya, BPK RI juga menemukan adanya ketakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan keuangan daerah antara lain, telah terdapat kelebihan pembayaran kegiatan penyediaan jasa jaminan pemeliharaan kesehatan DPRD Kabupaten Simalungun 2014 sebesar Rp 51.543.776.

Denda keterlambatan sebesar Rp 654.479.321,89, belum ditagih dan disetorkan ke kas daerah. Penganggaran belanja hibah senilai Rp 45.564.500.000,00, tak sesuai ketentuan dan di antaranya sebesar Rp 9.214.100.000.00, tak tepat sasaran dan penggangaran belanja bantuan sosial senilai Rp 6.800.000.000, tak sesuai dengan peruntukannya serta belanja hibah untuk sertifikasi tanah milik pemerintah Pemkab kepada BPN, sebagaimana tertuang dalam naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) nomor 900/0721-DPPKA/NPHD/2014 sebesar Rp 2.000.000.000, untuk pembuatan sertifikat sebanyak 1415 bidang umum, hanya terealisasi 11 bidang.

Berdasar temuan tersebut, kata Dadang, seluruh panitia kerja DPRD Simalungun, menyampaikan rekomendasi agar Bupati Simalungun JR Saragih memerintahkan Kepala DPPKA segera menyelesaikan inventarisasi dan verifikasi piutang PBB P2.

“Memerintahkan para kepala SKPD terkait supaya melakukan inventarisasi fisik terhadap aset-aset yang tercatat dalam KIB. Memerintahkan Kepala BP2TPM menelusuri selisih izin yang diterbitkan dengan SKPD dan memerintahkan pegawai yang menyalahgunakan pendapatan retribusi izin gangguan untuk menyetorkanya ke kas daerah,” tegas Dadang.

Pihaknya juga memerintahkan tim pengendaliaan menara telekomonikasi supaya melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan. Dan juga memerintahkan sekretaris dewan untuk memproses pengembalian kelebihan pembayaran premi asuransi senilai Rp 51.543.777 ke kas daerah.

Memerintahkan Kepala Dinas BPPTPM dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan supaya mengenakan denda keterlambatan kepada PT FU minimal sebesar Rp 474.444.000 dan kepada PT KPM sebesar Rp 180.035.321.

Memerintahkan kepada sekretaris dewan agar segera meyurati pengembalian kelebihan pembayaran biaya sertifikasi tanah yang tak sesuai dengan ketentuan. “Memerintahkan SKPD terkait supaya dalam menganggarkan, menetapkan dan menyetujui belanja hibah dan belanja bantuan sosial, mempedomani ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku,” tutupnya. (Penulis Manson Purba)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.