Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Wakil Pengantar Jemaat GKPS Maranatha Medan Meninggal dalam Lakalantas

Istri dan Anak-anak Korban. Foto Sudiarma Purba Siboro

BERITASIMALUNGUN.COM, Medan-St Ir Jalister Munthe, Wakil Pengantar (Wapeng) Jemaat GKPS Maranatha Resort Medan Selatan meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas Senin 13 Juli 2015 sekira 19.00 WIB.

Dini hari (14 Juli 2015). Baru saja kembali dari melayat St Ir Jalister Munthe (54), Wakil Pengantar Jemaat GKPS Maranatha, Resort Medan Selatan, di rumah duka daerah Jalan Luku, sekitar 50 meter dari persimpangan Jalan Abdul Haris Nasution, Medan. 

Pengurus GKPS Resort Medan Selatan, Pimpinan Majelis se Resort Medan Selatan, berserta jemaat mengadakan kebaktian penghiburan malam ini, yang dipimpin oleh Pdt Masniari Damanik, STh, dan hadir juga Pdt GKPS Resort Medan Selatan, Pdt Jawalden Sinaga, STh.

Kematian memang datang seperti "pencuri malam". Demikianlah yang terjadi pada teman kami, St Jalister Munthe, hari ini. 

Saya sangat terkejut membaca berita duka itu di FB beberapa teman. Seluruh jemaat terkejut!. Tidak ada yang menyangka kalau beliau akan menghadap Tuhan begitu tiba-tiba, hari ini. 

Beliau baru dilantik sebagai Wakil Pengantar Jemaat GKPS Maranatha (2015-2020), Pebruari 2015. Seluruh Jemaat GKPS Resort Medan Selatan berduka. 

St Jalister Munthe mengalami kecelakaan lalulintas, dan tewas akibat tertabrak sebuah mobil, saat berjalan kaki, bersama anaknya Christian Munthe, di Jalan Luku, sekitar 100 meter dari jalan besar Jenderal Abdul Haris Nasution, 13 Juli 2015, sore, sekitar pukul 17.00 WIB. 

Saat berjalan keduanya ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil dan sempat dilarikan ke rumah sakit Mitra Sejati, tidak jauh dari lokasi kejadian. 

Menurut informasi di rumah duka,pengemudi yang menabraknya membawanya ke rumah sakit. Kecelakaan ini sudah ditangani pihak Kepolisian.

Menurut keterangan beberapa anggota Majelis GKPS Maranatha, St Jalister Munthe meninggal, sesaat tiba di rumah sakit. Putranya Christian, hanya mengalami luka ringan,dan malam ini terlihat duduk sedih di samping peti jenazah ayahnya. 

Jalister Munthe meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak (dua putra dan satu putri). Yang tertua masih kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di Medan. 

Menurut rencana acara penghormatan jenazah akan dilaksanakan besok pagi pukul 08.00 WIB, dan kemudian jenazah akan diberangkatkan menuju kampung halamannya di Desa Partibi, Kabupaten Karo, pada pukul 14.00. Acara adat pemakaman akan dilaksanakan di Partibi, Hari Rabu, 15 Juli 2015.

Semoga Tuhan menguatkan seluruh keluarga yang ditinggalkan dan mereka mampu memaknai peristiwa ini sebagai sebuah rencana Tuhan di dalam hidup mereka.

"To live is to suffer, to survive is to find some meaning in the suffering" (Friedrich Nietzsche) Medan, dinihari 14 Juli 2015. (St Jannerson Girsang)


Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments