. BAGAIMANA KETAHANAN EKONOMI INDONESIA MENGHADAPI GEJOLAK NILAI TUKAR SAAT INI? | BeritaSimalungun
Home » » BAGAIMANA KETAHANAN EKONOMI INDONESIA MENGHADAPI GEJOLAK NILAI TUKAR SAAT INI?

BAGAIMANA KETAHANAN EKONOMI INDONESIA MENGHADAPI GEJOLAK NILAI TUKAR SAAT INI?

Written By Beritasimalungun on Friday, 28 August 2015 | 18:47

Infografis RDG Agustus 2015.jpg



Indonesia memiliki ketahanan dalam menghadapi perkembangan kondisi perekonomian, khususnya pergerakan nilai tukar Rupiah.
 
Pertama, Indonesia memiliki cadangan devisa yang cukup untuk menjaga stabilisasi nilai Rupiah. Cadangan devisa Indonesia pada Juli 2015 sebesar USD 107,6 miliar, cukup membiayai 7,0 bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Kedua, selain cadangan devisa, Indonesia memiliki second lines of defense yang digunakan berdasarkan tujuannya, antara lain:
 
a.       Bilateral Swap Arrangement (BSA), yang merupakan dana cadangan apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan. BSA digunakan untuk mendukung likuiditas, mencegah krisis, dan menyelesaikan krisis. Dana tersebut antara lain dari : Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM) agreement (dengan Negara ASEAN, Jepang, Tiongkok, dan Korea) sebesar USD 240 miliar, dan Japan sebesar USD 22,76 miliar.
 
b.      Kita juga memiliki Dana Siaga (deferred drawdown option/ DDO) yang merupakan kerjasama antar negara yang digunakan untuk membantu pelaksanaan pembangunan. Jumlahnya USD 5 miliar.

c.       Kita juga memiliki Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) yang digunakan untuk meningkatkan kerjasama perdagangan bilateral dan memperkuat kerjasama keuangan antara kedua negara serta mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan USD. Saat ini BI telah memiliki BCSA dengan Tiongkok dan Korea. Nilai kerja sama dengan Korea: KRW 10.7 triliun atau Rp 115 triliun (ekuivalen USD 10 miliar), sementara dengan Bank Sentral Tiongkok (PBoC): CNY 100 miliar/IDR 175 triliun.


2. APAKAH KONDISI PELEMAHAN RUPIAH SAAT INI SUDAH SEPERTI KONDISI TAHUN 1997/98, YANG MENUJU KRISIS?

Kondisi saat ini berbeda dengan tahun 1997/98. Kondisi pelemahan nilai tukar pada tahun 1997/98 berbeda dengan kondisi pelemahan yang terjadi saat ini. Kondisi fundamental perekonomian di tahun 2015 berbeda jika dibandingkan dengan kondisi menjelang krisis tahun 1997/98.

Secara fundamental, Indonesia saat ini lebih baik. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa indikator perekonomian.

Pada tahun 1998 pertumbuhan ekonomi tumbuh negatif sebesar -13,13%, sementara saat ini diperkirakan tumbuh positif 4,9%.

Sementara itu, cadangan devisa pada tahun 1997/98 sekitar USD 23miliar, sedangkan sampai dengan Juli 2015 cadangan devisa Indonesia sebesar USD107,6 miliar.

Inflasi tahun 1998 mencapai 77,63%, sementara saat ini mengarah pada inflasi yang rendah dan stabil (4+1% di tahun 2015 dan 2016). Rasio Utang Luar Negeri pada tahun 1998, sekitar 120% dari GDP, sementara saat ini hanya sekitar 33% dari GDP.


Dari sisi stabilitas sistem keuangan, pada tahun 1998 ketahanan permodalan cenderung kurang dan rasio kredit bermasalah relatif besar, sementara pada posisi Juni 2015 CAR perbankan sebesar 20,1% dan NPL 2,6% (gross). (BI)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.