Info Terkini

10/recent/ticker-posts

INSPIRATIVE JURNALISM

FOTO GOOGLE
Inspirative Jurnalism: mengungkap berita-berita yang positif, berita yang baik dan memberi pelajaran bagi pembaca. Melihat gelas setengah kosong, setengah berisi, maka dia akan mengatakan "Setengah Berisi", bukan Setengah Kosong--yang berkonotasi negatif. Itu prinsipnya. 

Orang tidak sadar, bahwa semua orang, termasuk saya yang menulis ini, banyak salahnya. Kalau salah saya terus yang diungkapkan, maka kapan saya bisa berkarya. Semua orang pada takut.

Dalam inspiratve Jurnalism, seorang wartawan mampu mengangkat dari sebuah peristiwa menyedihkan ada sisi yang membuat orang belajar sesuatu yang baik, membuat bersemangat.

Bukan melulu memaparkan kesalahan, tanpa memberikan solusi yang menginspirasi, solusi yang memnyejukkan hati.  Media kita sudah cenderung menghakimi, memihak, dan tidak lagi independen. 

Mengangkat seseorang pahlawan, yang lain pecundang. Tidak mampu membuat semua pahlawan, semua bangkit, dan orang yang paling berkontribusi itulah menjadi teladan.

Media sudah menjadi milik orang berduit. Suara yang tak tersuarakan makin hilang. Kita sudah lebih suka berita yang membuat gaduh, dari pada suara rakyat yang tak tersuarakan.

Saatnya kita membuat media sendiri. Jurnalisme komunitas, jurnalisme inspirative, Mudah-mudahan sedikit banyak merubah selera "baca" kita.

Saat ini pembaca lebih suka berita yang heboh, sensasi, walau akhirnya capek, dan tidak mendapat apa-apa. Enak dilihat mata, lembuat didengar telinga, tetapi tak terdengar, terlihat dan terasa oleh hati. (FB: Jannerson Girsang)

Post a Comment

0 Comments