Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Beradar Video Siswi Tampar Teman Hingga Tak Berdaya di Jejaring Sosial Facebook

TAMPAR SISWA
BERITASIMALUNGUN.COM, Sebuah Video yang diposting Sudana Kelvin, Siswa SMPN 4 Binjai membuat nitizen geram. Video yang berdurasi hingga 5, 46 menit yang sudah dilihat 251.143 akun fb hingga Senin (7/9) pukul 08.00 WIB itu menggambarkan seorang siswi perempuan yang diduga kuat SMP N 4 Binjai, Sumatera Utara tega menampar dan menendang dan menjambak temannya tanpa perlawanan. (KLIK Videonya di FB Ini)

Bahkan adegan kriminal yang dilakukan siswi berjilbab ini bagaikan siswa tak bermoral. “Ayo chi tampar lagi biar malu, nanti kita masukan ke Facebook,” ujar pemegang handphon yang merekam adegan penamparan itu. Dia juga menghasut sipelaku untuk berulang-ulang menampar siswi yang tak berkutik itu. Bahkan siswa yang jadi korban itu dibuat hingga menangis minta ampun. 

Orang disekitarnya yang diduga kuat juga mengenal korban dan pelaku justru melakukan pembiaran aksi siswa tersebut. Bahkan bahasa -bahasa kotor (maaf) " Kontol, Anjing" keluar dari mulut pelaku sembari menampar korban.

Tak hanya sebatas itu, pelaku juga menjambak korban hingga tersungkur. Korban tak melawan dan hanya pasrah. Semoga pelaku segera ditangkap dan orang-orang disekitar lokasi kejadian yang membiarkan kejadian ini juga harus diberi sanksi berat. (Asenk Lee Saragih). 



Pelaku Penamparan Riski Kurnia Ramadhan pemilik Akun FB Neng Ichy Part II

Pelaku Penamparan Riski Kurnia Ramadhan pemilik Akun FB Neng Ichy Part II
KOMPAS.COM



JANGAN CUMA MAKI MAKI DI SINI AJA!!!!
AYO BANTU CARI IDENTIAS INI ORANG...

NI SAYA DAPAT SEDIKIT GAMBARAN NY...
AYO BANTU CARI INFO LAGI!!!!!


Pelaku yang Diketahui Bernama Riski Kurnia Ramadhan

BINJAI- Aksi kekerasan terhadap sisiwi SMPN 4 Binjai hebohkan media sosial Facebook (FB). Video yang di share oleh akun bernama Sudana Kelvin berdurasi 5 menit 46 detik dan di share 138 pengguna FB ini mempertontonkan adegan kekerasan yang dialami siswi SMPN 4 Binjai.

Kekerasan tampak berlangsung di lapangan dan disaksikan beberapa rekan siswi tersebut. Pelaku yang diketahui bernama Riski Kurnia Ramadhan, atau pemilik akun FB Neng Ichy ini bahkan meminta maaf kepada pengguna FB dan mengaku khilaf atas kejadian tersebut.

“Bagii Yang Melihatt Viidio Itu Saya Dan Tuh Kan Mayang JiDatt Miinta Maaf Karna Telah Lancang Membuat Vidio Itu.Dan Vidio Tersebut Hanya Lah Rekeasa/Main” Dan Bukan Beneran”.

Hanya saja pernyataan maaf yang disampaikan lewat akunnya itu mendapat kecaman dari sejumlah pengguna akun lainnya. “Lain kali jangan buat yang enggak-enggak lagi jadi orang gak marah-marah, karna ini dunia maya semua satu dunia ini bisa melihatnya. semua manusia juga punya kesalahan kali abangabang dan tuhan aja memaafkan kenapa kita enggak,” salah satu komentar kecaman dari pengguna FB bernama Nanda Lubis.

Dalam video tersebut tampak bentuk kekerasan yang dilakukan pelaku yang saat itu mengenakan seragam Pramuka, yakni pemukulan, tamparan, tendangan, hingga jambakan yang membuat korban menangis tersedu.

Sebelumnya pelaku sempat berhenti melakukan aksinya. Hanya saja kekerasan kembali terulang saat rekan pelaku yang merekam kejadian memaksa pelaku untuk terus memukuli korban.

“Ayo chi tampar lagi biar malu, nanti kita masukan ke Facebook,” kutipan kalimat yang disampaikan perekam video. Dalam tayangan tersebut juga tampak pelaku dan temannya yang merekam kejadian kerap menggunakan bahasa yang tidak pantas untuk pelajar. 

Kondisi ini semakin membuat korban merasa ketakutan. Aksi tersebut berhenti saat seorang guru menghampiri mereka. (http://medansatu.com)

**

Sadis, Gara-gara Cowok Remaja Berjilbab Bully Rekan Satu Sekolahnya

(Video youtube.com)
BINJAI - Satu video amatir yang diunggah ke laman Facebook, Sabtu (5/9/2015) petang, tersebar secara cepat dan memunculkan beragam kehebohan. Video ini berisi rekaman adegan pem-bully-an yang dilakukan oleh seorang remaja perempuan berjilbab terhadap remaja lain yang besar kemungkinan merupakan rekan satu sekolahnya.

Diduga, aksi bullying ini dilakukan di areal sekolah. Kedua remaja ini sendiri masih mengenakan seragam sekolah (pramuka). Ditengarai pula, remaja pem-bully tidak melakukan aksinya seorang diri. Sebab dalam rekaman tersebut, terdengar suara-suara lain yang seluruhnya terindikasi berpihak pada pem-bully.

Selain kekerasan fisik (berupa pukulan, tendangan, dan tamparan, yang beberapa di antaranya cukup sadis), di dalam video berdurasi 5 menit 46 detik ini juga bertaburan kata-kata makian yang sungguh kasar dan tak pantas.

Ironis, karena selain mengenakan jilbab, pelaku masih berusia sangat belia, dan dari percakapan yang mengemuka di sana, diduga pem-bully-an sekadar disebabkan oleh masalah terkaitpaut pergaulan dengan remaja laki-laki (cowok).

"Chi tampar lagi biar malu, nanti kita masukkan ke Facebook," kata seseorang yang kemungkinan merupakan si perekam.

Video ini kemudian memang beredar di Facebook. Namun entah kemudian tersadar bahwa tindakan tersebut justru membahayakan diri mereka sendiri, video itu dihapus dan seorang pemilik akun Facebook bernama Ichy Ichy (Ayangbebkenjiktl), menyampaikan permohonan maaf.

Ia, yang diduga merupakan salah satu pelaku bully, menyebut bahwa video ini cuma rekayasa mereka. Cuma video main-main yang dibuat untuk lucu-lucuan.

"Bagii Yang Melihatt Viidio Itu Saya Dan Tuh Kan Mayang JiDatt Miinta Maaf Karna Telah Lancang Membuat Vidio Itu.Dan Vidio Tersebut Hanya Lah Rekeasa/Main" Dan Bukan Beneran".

Akan tetapi, banyak netizen yang tidak memercayai kalimat maaf ini. Karena pada bagian lain di halaman Facebook-nya, Ichy Ichy (Ayangbebkenjiktl), justru menulis status yang selaras dengan aksi pem-bully-an yang diduga ia lakukan.

"Ini Akiibattnya Kalau Bermain Api Dengan Saya. 1 Keluarga Aku Runtuhkan. Lain Kalii Sayang Liat" Dulu Kau Nyarik Imbang Sama Siapa."

Juga kalimat," 1 Kalii kaupermalukan Aku. Liiat Pembalasan Saya."

Sejauh ini belum diketahui secara pasti di mana aksi pem-bully-an dilakukan dan dari sekolah mana kedua siswi ini berasal. Selentingan yang beredar di Facebook dan Twitter, seluruh siswi yang terlibat berasal dari SMP Negeri 4 Binjai.


Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Dwi Anang Wibowo, belum berhasil dikonfirmasi. Saat dihubungi Tribun, telepon selularnya tidak aktif. (TRIBUN-MEDAN.com)

Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments