. Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Kunjungi Suku Anak Dalam, Ini Suasananya | BeritaSimalungun
Home » » Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Kunjungi Suku Anak Dalam, Ini Suasananya

Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Kunjungi Suku Anak Dalam, Ini Suasananya

Written By Beritasimalungun on Saturday, 31 October 2015 | 00:07

Jambi - Presiden Jokowi mengunjungi masyarakat Suku Anak Dalam di Jambi. Jokowi ingin mengetahui secara langsung apa keinginan masyarakat Suku Anak Dalam. Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana bertolak menggunakan Helikopter dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Desa Bukti Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Jumat (30/10/2015). Heli Super Puma, Puma dan Bell membawa rombongan dengan perjalanan ditempuh sekitar 45 menit.
Foto: dok Tim Komunikasi Presiden
Jokowi yang mengenakan kemeja putih khasnya sempat berbincang secara 'khusus' dengan para tetua suku. Jokowi bicara di bawah naungan tenda sederhana dan duduk di atas tanah.

Jokowi sempat bertanya soal apakah mau Suku Anak Dalam tinggal di rumah dan tidak hidup nomaden lagi.

"Mau, tapi dengan syarat-syarat rumahnya jaraknya agak jauh, lalu ada lahan. Sudah nanti disiapin, Bu Menhut sudah nyiapin, Pak Bupati, Pak Gubernur. Nanti yang mengenai rumahnya diurus Mensos," papar Jokowi.
Foto: dok Tim Komunikasi Presiden
Ketika disinggung soal dirinya Presiden yang pertama kali mendatangi Suku Anak Dalam, Jokowi hanya menjawab diplomatis. "Semuanya itu rakyat kita. Semuanya saja, tidak hanya kamu yang di Jakarta," kata Jokowi berseloroh.
Foto: dok Tim Komunikasi Presiden
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga membagikan sembako kepada masyarakat Suku Anak Dalam. Selain itu Jokowi juga membagikan Kartu Indonesia Sehat.

"Yang minta mereka biar kalau sakit bisa berobat ke puskesmas, rumah sakit, lalu juga dibuatkan sumur," kata Jokowi.

Anggota kabinet yang mendampingi diantaranya Seskab Pramono Anung, Menko PMK Puan Maharani, Menkes Nila Moeloek, Menteri LHK Siti Nurbaya dan Mensos Khofifah Indar Parawansa.
Foto: dok Tim Komunikasi Presiden
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.